Gabriel Palmero Disanksi Klub, Media Spanyol: Malaysia Biang Masalah

Ronald Seger Prabowo

Senin, 29 September 2025 | 14:29 WIB
Gabriel Palmero Disanksi Klub, Media Spanyol: Malaysia Biang Masalah
Karier pemain asal Kepulauan Canary, Gabriel Palmero terhenti setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan bermain selama satu tahun. [instagram / @gabriel.frch]
baca 10 detik
  • Sanksi berat dari FIFA menimpa pemain Kepulauan Canary, Gabriel Palmero
  • Efek langsung terhadap klub dan aktivitas Gabriel Palmero
  • Sanksi ini berkaitan dengan dugaan penggunaan dokumen palsu agar ia dan enam pemain lainnya dapat tampil membela Timnas Malaysia

Suara.com - Karier pemain asal Kepulauan Canary, Gabriel Palmero terhenti setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan bermain selama satu tahun.

Sanksi ini berkaitan dengan dugaan penggunaan dokumen palsu agar ia dan enam pemain lainnya dapat tampil membela Timnas Malaysia pada kualifikasi Piala Asia 2027.

Gabriel, 23 tahun, yang bermain sebagai bek kiri dan sempat membela Unionistas de Salamanca dengan status pinjaman dari CD Tenerife, kini harus menepi dari segala aktivitas sepak bola.

Klub Unionistas menyatakan tengah mengumpulkan informasi terkait kasus ini untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Sementara itu, pemain akan berada di luar aktivitas olahraga klub hingga ada pengumuman resmi," ujar pihak klub.

Sanksi FIFA ini bukan hanya menghentikan karier Palmero secara mendadak, tetapi juga memberikan dampak besar bagi tim Unionistas yang kehilangan salah satu pemain pentingnya selama satu musim penuh.

Selain Gabriel, pemain lain yang terkena imbas termasuk Facundo Garcés (Alavés) dan Rodrigo Holgado (América de Cali).

Menurut laporan media Spanyol, Mundo Deportivo, kasus ini jelas bersumber dari kesalahan yang dilakukan federasi sepak bola Malaysia (FAM).

"Masalah bermula dari Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), yang diketahui mengajukan dokumen kelayakan pemain dengan data yang dimanipulasi untuk bisa memainkan tujuh pemain pada laga kualifikasi," ungkap media Spanyol itu.

baca juga

Setelah menerima pengaduan, FIFA menemukan pelanggaran Artikel 22 dari Kode Disiplin FIFA.

Hukuman yang dijatuhkan bersifat global: para pemain dilarang beraktivitas terkait sepak bola selama 12 bulan, disertai denda 2.000 franc Swiss per pemain. Sementara FAM sendiri didenda 350.000 franc Swiss.

Meski sanksi sudah dijatuhkan, FAM menegaskan akan menempuh jalur hukum dan banding ke FIFA.

Federasi Malaysia mengklaim bahwa dokumen pemain sebelumnya telah diperiksa dan disahkan oleh FIFA, sehingga kesalahan ini bukan sepenuhnya kesalahan pemain.

"FAM akan menggunakan semua prosedur hukum yang tersedia untuk melindungi kepentingan para pemain dan tim nasional," tegas pernyataan resmi federasi.

Namun, selama proses banding berlangsung, status Palmero tetap berada di bawah bayang-bayang larangan bermain.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Buah PM Anwar Ibrahim Sebut Ada Negara yang Iri dengan Timnas Malaysia, Indonesia?

Anak Buah PM Anwar Ibrahim Sebut Ada Negara yang Iri dengan Timnas Malaysia, Indonesia?

Bola | Senin, 29 September 2025 | 14:20 WIB

Pelatih Argentina Buka Suara Soal Sanksi Facundo Garces: Sindir FAM

Pelatih Argentina Buka Suara Soal Sanksi Facundo Garces: Sindir FAM

Bola | Senin, 29 September 2025 | 13:30 WIB

Pelatih Alaves Komentari Kasus Dokumen Palsu Facundo Garces

Pelatih Alaves Komentari Kasus Dokumen Palsu Facundo Garces

Bola | Senin, 29 September 2025 | 14:00 WIB

Terkini

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:55 WIB

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 16:40 WIB

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:25 WIB

Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati

Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 16:15 WIB

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 16:05 WIB

Apakah Membersihkan Noda Lem di Bodi Mobil Pakai Aseton Aman?

Apakah Membersihkan Noda Lem di Bodi Mobil Pakai Aseton Aman?

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 16:04 WIB

Wakil Rektor ITB Indonesia Tewas di Rumah, Mobil Dilaporkan Hilang

Wakil Rektor ITB Indonesia Tewas di Rumah, Mobil Dilaporkan Hilang

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 16:04 WIB

×