Dituding Tak Kasih Taktik ke Pemain Timnas Indonesia, Apa Lisensi Patrick Kluivert?

Arief Apriadi

Kamis, 16 Oktober 2025 | 13:22 WIB
Dituding Tak Kasih Taktik ke Pemain Timnas Indonesia, Apa Lisensi Patrick Kluivert?
Patrick Kluivert. (kitagaruda.id)
baca 10 detik
  • Patrick Kluivert dituding tak membekali pemain dengan taktik saat lawan Arab Saudi dan Irak.
  • Meski punya lisensi tertinggi UEFA Pro, performa Timnas justru jeblok total.
  • PSSI resmi memutus kontrak Kluivert usai Indonesia gagal di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

 

Suara.com - Kegagalan Timnas Indonesia di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 berbuntut panjang. Tak hanya berujung pada pemecatan Patrick Kluivert oleh PSSI, tetapi juga memunculkan tudingan tajam terhadap sang pelatih asal Belanda.

Salah satu tudingan paling mencolok datang dari Andre Rosiade, penasihat klub Semen Padang. Dalam pernyataannya di Kompas TV, Andre mengungkap bahwa Kluivert disebut tak memberi instruksi taktik apa pun selama Timnas berada di Arab Saudi.

“Saya dapat informasi dari ordal. Bahwa selama di Arab Saudi, selama ronde 4, bisa ditanyakan nanti kepada pemain, itu tidak ada simulasi taktik yang akan diterapkan oleh pelatih,” ujar Andre.

Ia menambahkan bahwa biasanya pelatih akan menyiapkan strategi, mempelajari lawan, dan melakukan simulasi di lapangan. Namun yang terjadi, menurut Andre, justru jauh dari itu.

“Technical meeting itu sebatas 15 menit sebelum masuk ke lapangan. Latihan yang dilakukan cuma pemanasan saja,” jelasnya.

PSSI dan Kluivert Bungkam

Hingga kini, baik Patrick Kluivert maupun pihak PSSI belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan tersebut. Namun publik sepak bola Indonesia sudah terlanjur geger, mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi di balik layar.

Tudingan ini semakin menarik ketika dikaitkan dengan kredensial Kluivert sebagai pelatih. Berdasarkan data dari Transfermarkt, Kluivert tercatat memiliki UEFA Pro Licence — lisensi pelatih tertinggi di bawah naungan UEFA.

Apa Itu UEFA Pro Licence?

baca juga

Lisensi ini adalah level tertinggi yang memungkinkan seorang pelatih menangani klub elite Eropa atau tim nasional. Prosesnya memakan waktu 12 hingga 18 bulan dan meliputi beragam materi, mulai dari strategi lanjutan, analisis lawan, manajemen tim, hingga psikologi pemain.

Berikut jenjang lisensi pelatih UEFA:

  • UEFA C Licence – untuk melatih anak-anak dan remaja.
  • UEFA B Licence – bisa menangani tim junior dan semi-profesional.
  • UEFA A Licence – berlaku untuk pelatih di level profesional menengah.
  • UEFA Pro Licence – wajib untuk pelatih klub papan atas atau tim nasional.

Dengan lisensi sekelas itu, wajar publik bertanya: bagaimana mungkin pelatih berlisensi tertinggi justru dituding tak menyiapkan taktik?

Hasil Buruk yang Tak Terbantahkan

Kluivert mulai menangani Timnas Indonesia sejak Januari 2025 dengan kontrak dua tahun. Namun hasilnya jauh dari harapan. Dari enam laga di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, skuad Garuda hanya mencatat dua kemenangan — melawan China dan Bahrain.

Empat laga lainnya berakhir dengan kekalahan, termasuk saat dibantai Jepang dan Australia, lalu kalah dari Arab Saudi (2–3) dan Irak (0–1).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Level Timnas Indonesia Tanpa Pelatih Setelah Patrick Kluivert Out!

3 Level Timnas Indonesia Tanpa Pelatih Setelah Patrick Kluivert Out!

Bola | Kamis, 16 Oktober 2025 | 13:20 WIB

Bukan Soal Gagal ke Piala Dunia, Ini Alasan PSSI Hentikan Kerja Sama dengan Patrick Kluivert

Bukan Soal Gagal ke Piala Dunia, Ini Alasan PSSI Hentikan Kerja Sama dengan Patrick Kluivert

Bola | Kamis, 16 Oktober 2025 | 13:01 WIB

Pelatih Persija Merasa Rizky Ridho Tak Perlu Dihibur Usai Gagal ke Piala Dunia 2026

Pelatih Persija Merasa Rizky Ridho Tak Perlu Dihibur Usai Gagal ke Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 16 Oktober 2025 | 12:56 WIB

Terkini

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:45 WIB

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

×