Pelatih Keturunan Belitung Terancam Dipecat, Bisa Jadi Pengganti Patrick Kluivert?

Ronald Seger Prabowo

Kamis, 16 Oktober 2025 | 21:58 WIB
Pelatih Keturunan Belitung Terancam Dipecat, Bisa Jadi Pengganti Patrick Kluivert?
Tekanan besar tengah mengarah ke pelatih Ajax Amsterdam, John Heitinga, setelah performa tim yang belum juga stabil di Eredivisie musim ini. (Instagram John Heitinga)
baca 10 detik
  • Dalam wawancara dengan Ajax Life, Kroes menegaskan bahwa klub saat ini butuh ketenangan, bukan keputusan tergesa-gesa.
  • Kondisi pelatih keturunan Belitung di Ajax yang dalam tekanan tentu bisa jadi pertimbangan buat PSSI.
  • Keputusan ini datang tak lama setelah kegagalan skuad Garuda menembus babak lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Suara.com - Tekanan besar tengah mengarah ke pelatih Ajax Amsterdam, John Heitinga, setelah performa tim yang belum juga stabil di Eredivisie musim ini.

Namun, dukungan penuh datang dari Direktur Teknik Ajax, Alex Kroes, yang menegaskan tak pernah berpikir untuk memecat sang pelatih.

Dalam wawancara dengan Ajax Life, Kroes menegaskan bahwa klub saat ini butuh ketenangan, bukan keputusan tergesa-gesa.

“Yang pertama harus kami lakukan adalah menciptakan ketenangan. Orang-orang berharap kami bisa langsung seperti 2019 lagi, tapi kenyataannya sepak bola sudah berubah dan Belanda tertinggal dalam beberapa hal,” ujar Kroes dilansir dari Voetbalzone.

Kroes menegaskan bahwa ia mengikat nasibnya bersama Heitinga.

“Saya sepenuhnya mendukung John. Tahun lalu saya pernah bilang, kalau pelatih mau dipecat, pecat saya dulu. Sekarang pun saya punya pandangan yang sama,” tegasnya.

Meski begitu, Kroes tak menutup mata terhadap tekanan publik.

“Kalau satu stadion mulai menentang, itu tanda bahaya. Tapi saat kami menang dengan susah payah dan penonton bersiul kecewa, justru itu kabar baik — artinya ekspektasi terhadap Ajax masih tinggi,” tambahnya.

Kondisi pelatih keturunan Belitung di Ajax yang dalam tekanan tentu bisa jadi pertimbangan buat PSSI.

baca juga

Seperti diketahui, PSSI resmi mengumumkan pemutusan kerja sama dengan pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, pada Kamis (16/10/2025).

Keputusan ini datang tak lama setelah kegagalan skuad Garuda menembus babak lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Dalam pernyataan resminya di media sosial, PSSI menyebut perpisahan ini terjadi “secara baik-baik dan penuh rasa hormat”.

“Kami berterima kasih atas dedikasi dan kontribusi Patrick Kluivert selama 12 bulan terakhir. Ia membawa semangat dan profesionalisme yang tinggi untuk sepak bola Indonesia,” tulis PSSI.

Bisa saja PSSI mempertimbangkan John Heitinga jadi penganti Kluivert. Apalagi ia sempat menjadi asisten Arne Slot di Liverpool.

Kontributor: Adam Ali 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Pelatih Thom Haye Yakin Mantan Tim Besutan Kluivert Bakal ke Piala Dunia 2026

Eks Pelatih Thom Haye Yakin Mantan Tim Besutan Kluivert Bakal ke Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 16 Oktober 2025 | 21:39 WIB

Era Patrick Kluivert Resmi Berakhir, Suara dari Parlemen Ingin Shin Tae-yong Kembali

Era Patrick Kluivert Resmi Berakhir, Suara dari Parlemen Ingin Shin Tae-yong Kembali

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 20:28 WIB

Reaksi Mengejutkan Patrick Kluivert Setelah Didepak PSSI dari Kursi Pelatih Timnas Indonesia

Reaksi Mengejutkan Patrick Kluivert Setelah Didepak PSSI dari Kursi Pelatih Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 16 Oktober 2025 | 21:05 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×