Percuma! Elkan Baggott Mungkin Tak Bisa Kembali Jika STY Jadi Pelatih Timnas Indonesia Lagi

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 Oktober 2025 | 09:07 WIB
Percuma! Elkan Baggott Mungkin Tak Bisa Kembali Jika STY Jadi Pelatih Timnas Indonesia Lagi
Elkan Baggott (Antara)
baca 10 detik
  • Elkan Baggott dicoret Timnas Indonesia karena kurangnya nasionalisme.

  • Jeje ungkap Baggott tolak panggilan Shin Tae-yong saat playoff Guinea.

  • Pelatih tegas singkirkan pemain hebat yang tidak punya hati ke Timnas.

Suara.com - Teka-teki nasib salah satu Pemain Timnas paling disorot, Elkan Baggott, kini mulai menemui titik terang di tengah perbincangan suporter Timnas Indonesia saat era kepemimpinan Shin Tae-yong.

Sosok yang akrab disapa Jeje, yaitu Jeong Seok-seo, mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai absennya bek jangkung tersebut dari setiap pemanggilan Timnas Indonesia.

Dalam sebuah sesi bincang-bincang di podcast "Ruang Publik," Jeje secara blak-blakan membeberkan alasan fundamental di balik hilangnya nama Elkan Baggott dari daftar skuad asuhan Shin Tae-yong.

Keputusan strategis ini disebut-sebut bukan karena masalah teknis, melainkan terkait erat dengan isu fundamental yaitu kadar Nasionalisme sang Pemain Timnas dalam membela Merah Putih.

Meskipun tongkat kepelatihan kini beralih dari Shin Tae-yong ke tangan Patrick Kluivert, situasinya bagi Elkan Baggott di tubuh Timnas Indonesia sama sekali belum berubah.

Jeje memastikan bahwa penyingkiran Elkan Baggott dari jajaran Pemain Timnas merupakan konsekuensi langsung dari kurangnya komitmen atau Nasionalisme yang ditunjukkannya.

"Itu rahasia umum ya, tapi nggak ada yang ngomong secara valid. Jadi, sesuai dugaan, sudah dipanggil (Elkan Baggott) nggak datang, jadi coach Shin melihat tidak ada nasionalisme dari dia," ujar Jeje dalam podcast tersebut.

Insiden krusial yang menjadi biang keladi pemanggilan itu terjadi saat Timnas Indonesia U-23 menghadapi agenda penting playoff menuju Olimpiade Paris 2024.

Saat itu, Pemain Timnas asuhan Shin Tae-yong tengah berjuang mati-matian untuk meraih satu tiket prestisius ke ajang olahraga terbesar dunia, sebuah ujian nyata bagi Nasionalisme mereka.

baca juga

Sayangnya, menjelang laga penentuan melawan tim kuat Afrika, Guinea U-23, pada Mei 2024, Elkan Baggott mengambil keputusan yang mengejutkan banyak pihak.

Bek berusia 22 tahun yang merumput di Liga Inggris itu menolak secara eksplisit panggilan dari pelatih kepala Shin Tae-yong untuk bergabung bersama Timnas Indonesia.

Penolakan ini menjadi pukulan telak, sebab kehadiran Elkan Baggott sebagai Pemain Timnas bertahan sangat vital untuk memperkuat lini belakang Garuda Muda di laga yang penuh tekanan.

Tanpa pilar pertahanan berdarah Inggris-Indonesia ini, Timnas Indonesia harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Guinea, sehingga impian lolos ke Olimpiade Paris pun pupus.

Kekalahan menyakitkan tersebut bukan hanya mengakhiri harapan Timnas Indonesia di kualifikasi Olimpiade, namun juga menjadi titik balik suram bagi karir Elkan Baggott sebagai Pemain Timnas.

Sejak momen penolakan panggilan oleh Shin Tae-yong itu, nama Elkan Baggott praktis tidak pernah lagi menghiasi daftar pemain yang dipanggil untuk memperkuat Skuad Garuda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Pelatih Jepang Paling Cocok Gantikan Patrick Kluivert, Bukan dari Belanda Lagi

Alasan Pelatih Jepang Paling Cocok Gantikan Patrick Kluivert, Bukan dari Belanda Lagi

Bola | Senin, 20 Oktober 2025 | 08:39 WIB

Marselino Ferdinan Tunjukkan Naluri Menyerang dalam Debut 45 Menit di AS Trencin

Marselino Ferdinan Tunjukkan Naluri Menyerang dalam Debut 45 Menit di AS Trencin

Bola | Senin, 20 Oktober 2025 | 09:05 WIB

Lupakan Louis van Gaal, Akira Nishino Calon Kuat Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Lupakan Louis van Gaal, Akira Nishino Calon Kuat Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Bola | Senin, 20 Oktober 2025 | 08:15 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×