Pelatih Portugal: Semua Orang Bicarakan Kluivert, Dia Memang Tidak Bagus!

Arief Apriadi

Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:10 WIB
Pelatih Portugal: Semua Orang Bicarakan Kluivert, Dia Memang Tidak Bagus!
Pelatih Lyon, Paulo Fonseca. [VINCENZO PINTO / AFP]
baca 10 detik
  • Ruben Kluivert dikritik usai performa buruk bersama Lyon lawan OGC Nice.
  • Pelatih Paulo Fonseca akui sang pemain tampil buruk, tapi tetap membela dan percaya pada potensinya.
  • Fonseca menilai kritik publik berlebihan karena Ruben masih dalam proses berkembang.

Suara.com - Usai Timnas Indonesia gagal melaju ke Piala Dunia 2026, PSSI memutuskan untuk memecat Patrick Kluivert dan koleganya dari Belanda.

Pemecatan Patrick Kluivert dan kolega disambut dengan cukup positif oleh suporter Indonesia.

Patrick Kluivert dan kolega pun panen kritik pedas dan cibiran dari suporter Indonesia.

Kluivert dianggap tidak memiliki kecakapan bagus sebagai seorang pelatih tim nasional.

Lucunya, tak hanya Patrick Kluivert yang saat ini panen cibiran dan kritik. Sang anak, Ruben Kluivert pun belakangan banyak mendapat kritik.

Ruben Kluivert dianggap bermain buruk bersama Lyon saat OGC Nice akhir pekan lalu dalam lanjutan Ligue 1.

Dalam laga yang berlangsung Sabtu (18/10/2025) malam waktu Prancis, Ruben Kluivert tampil sejak menit awal namun kesulitan menghadapi tekanan dari lini depan Nice.

Beberapa kali kesalahan posisioning dan intersep yang terlambat membuat Lyon harus membayar mahal.

Pelatih Olympique Lyon, Paulo Fonseca pun mengakui Ruben Kluivert bermain buruk meski ia pasang badan membela anak asuhnya itu.

baca juga

“Ya, benar Kluivert tidak bermain baik melawan Nice,” ujar Fonseca dalam konferensi pers jelang laga Liga Europa melawan FC Basel dilansir dari Voetbalzone.

“Tapi saya juga tahu dia pernah tampil luar biasa di pertandingan-pertandingan yang jauh lebih sulit. Dia punya kemampuan dan mentalitas yang baik, hanya saja perlu meningkatkan agresivitasnya dalam duel.”

Menurut Fonseca, kritik tajam terhadap Ruben Kluivert terlalu berlebihan. Sang pelatih asal Portugal menilai publik seharusnya melihat gambaran besar dari perkembangan pemain muda tersebut.

“Semua orang membicarakan Kluivert, tapi mereka lupa bahwa dia masih dalam proses berkembang,” ujar Fonseca.

“Setiap pemain muda pasti melalui fase sulit. Yang penting adalah bagaimana mereka belajar dari kesalahan dan bangkit lebih kuat.” sambungnya.

Fonseca menegaskan bahwa kepercayaannya terhadap Kluivert tidak berubah.

Ia memastikan sang bek tetap masuk dalam rencana utama tim untuk musim ini, termasuk dalam laga penting melawan FC Basel di Liga Europa.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Wonderkid Paling Berbahaya di SEA Games 2025, Rafael Struick Siap Buktikan Kelasnya!

5 Wonderkid Paling Berbahaya di SEA Games 2025, Rafael Struick Siap Buktikan Kelasnya!

Bola | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:29 WIB

Profil Jaden Montnor, Pemain Keturunan Medan yang Berpeluang Mentas di Piala Dunia 2026

Profil Jaden Montnor, Pemain Keturunan Medan yang Berpeluang Mentas di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:27 WIB

5 Tahun Tak Mampu Berikan Gelar, Mengapa Pendukung Timnas Indonesia Inginkan STY Kembali?

5 Tahun Tak Mampu Berikan Gelar, Mengapa Pendukung Timnas Indonesia Inginkan STY Kembali?

Your Say | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:45 WIB

Terkini

Soroti Pengamanan Demo 28 Oktober Bundaran HI, Legislator PDIP Ingatkan Prosedur Pelibatan TNI

Soroti Pengamanan Demo 28 Oktober Bundaran HI, Legislator PDIP Ingatkan Prosedur Pelibatan TNI

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat

Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026

Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Kuliah S3 Dibayari Bawahan, Jaksa Bongkar Silmy Karim Minta Rp50 Juta Buat Keperluan Studi di UB

Kuliah S3 Dibayari Bawahan, Jaksa Bongkar Silmy Karim Minta Rp50 Juta Buat Keperluan Studi di UB

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:27 WIB

Konten Kena Shadow Ban? Komdigi Minta Platform Buka Mekanisme Banding

Konten Kena Shadow Ban? Komdigi Minta Platform Buka Mekanisme Banding

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion

Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:22 WIB

GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11

GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:16 WIB

×