Legenda Persib dan Persija Kompak Soal Kriteria Calon Pelatih Timnas Indonesia

Ronald Seger Prabowo

Kamis, 23 Oktober 2025 | 18:42 WIB
Legenda Persib dan Persija Kompak Soal Kriteria Calon Pelatih Timnas Indonesia
Kursi pelatih kepala Timnas Indonesia tengah lowong usai ditinggal Patrick Kluivert. (instagram.com/@pssi)
baca 10 detik
  • Kini, siapa sosok yang layak mengisi posisi pelatih kepala skuad Garuda terus menjadi perbincangan di masyarakat.
  • Dua legenda hidup sepak bola Indonesia Atep Rizal dan Ismed Sofyan menyebut kriteria utama yang harus dimiliki pelatih baru Timnas Indonesia.
  • Atep menyoroti pentingnya pelatih berkarakter kuat untuk menjaga harmonisasi di ruang ganti tim.

Suara.com - Kursi pelatih kepala Timnas Indonesia tengah lowong usai ditinggal Patrick Kluivert.

Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, Indonesia telah dilatih oleh dua pelatih yang berasal dari benua berbeda, dengan Shin Tae-yong dari Asia (Korea Selatan) dan Kluivert dari Eropa (Belanda).

Kedua pelatih ini membersamai perjalanan Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 sebelum tim Garuda gagal melaju ke putaran final yang dimainkan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, setelah dikalahkan Arab Saudi dan Irak pada babak kualifikasi putaran keempat.

Kini, siapa sosok yang layak mengisi posisi pelatih kepala skuad Garuda terus menjadi perbincangan di masyarakat.

Dua legenda hidup sepak bola Indonesia Atep Rizal dan Ismed Sofyan menyebut kriteria utama yang harus dimiliki pelatih baru Timnas Indonesia.

Frank de Boer saat menangani Timnas Belanda. (Dok. KNVB)
Frank de Boer disebut menjadi salah satu calon pelatih Timnas Indonesia. (Dok. KNVB)

Kedua mantan pemain Persib dan Persija ini menyebut kriteria utama yang harus dimiliki pelatih baru timnas Indonesia adalah mempunyai karakter yang kuat dan juga paham kualitas pemain yang dimiliki tim Garuda.

"Pelatih itu kan semua itu harus punya karakter ya memang benar kita di Asia, kita butuh pelatih juga yang tahu karakter, kultur, budaya kita, tapi sekarang masalahnya kan era sudah berubah kita pemain diaspora berapa, pemain lokal kita berapa," kata Ismed melansir ANTARA, Kamis (23/10/2025).

"Jadi saya pikir siapa pun yang menjadi pelatih yang punya role model yang benar-benar bisa jadi contoh lah dari negara mana pun," tambah dia.

Atep menyoroti pentingnya pelatih berkarakter kuat untuk menjaga harmonisasi di ruang ganti tim.

baca juga

Legenda hidup Persib Bandung itu, hanya menyebut mungkin pelatih dari Eropa yang bisa memenuhi kriteria tersebut, dengan harapannya bahwa dari benua biru itu bisa membawa kesuksesan Indonesia menuju Piala Dunia.

"Itu tadi yang katakan benar role model, yang penting bisa menjaga suasana ruang ganti, lalu juga bisa berkomunikasi dengan baik," kata Atep, yang pernah membela timnas Indonesia tersebut.

Pria yang kini berusia 40 tahun itu lalu menyebut bahwa pelatih baru timnas nanti harus paham dengan kualitas pemain yang dimiliki tim Garuda.

Kata dia, siapa pun pelatihnya, sekali pun mempunyai nama besar, kalau tak paham dengan kualitas pemain yang dimiliki, maka itu hanya akan menemui kegagalan.

"Ya iya dong kalau nggak paham (kualitas pemain timnas Indonesia), kita lawannya mau si A terus kita mainnya menyerang contohnya, kalah. Berarti kan si pelatih itu tidak paham bahwa kualitas pemain kita, kualitas pemain lawan seperti apa. Harus paham dulu kualitas pemain kita," kata Atep.

Ismed kemudian menambahkan apa yang dikatakan Atep. Menurut dia, seorang pelatih yang mengenal kualitas setiap pemainnya dengan baik, akan memudahkan pelatih itu menjalankan strategi yang dipilih untuk mengalahkan setiap lawan yang dihadapi.

"Ini saya menambahkan jadi seorang pelatih itu harus bisa tahu per individu pemain karakter seperti apa. Saya karakter A, Atep karakter B. Jadi yang game plan yang akan dimainkan ketemu dengan tim ini, 'Oh saya butuh pemain yang seperti tipe A, oh saya ketemu sama tim negara ini saya butuh pemain yang tipenya B'," jelas Ismed, pemilik 53 caps untuk timnas Indonesia menurut Transfermarkt.

"Jadi per individu itu seorang pelatih harus mengenal pemainnya seperti apa. Jadi di saat dia memainkan game plannya dia nggak butuh sulit," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Persib Bandung Ungkap Kriteria Ideal Pengganti Kluivert di Timnas Indonesia

Eks Persib Bandung Ungkap Kriteria Ideal Pengganti Kluivert di Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 23 Oktober 2025 | 18:34 WIB

Legenda Persija Beberkan Kriteria Pelatih Ideal untuk Timnas Indonesia

Legenda Persija Beberkan Kriteria Pelatih Ideal untuk Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 23 Oktober 2025 | 18:24 WIB

Emil Audero Kirim Sinyal Comeback Akhir Pekan Ini: Perasaannya Positif

Emil Audero Kirim Sinyal Comeback Akhir Pekan Ini: Perasaannya Positif

Bola | Kamis, 23 Oktober 2025 | 18:19 WIB

Terkini

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:20 WIB

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:05 WIB

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:01 WIB

×