-
Pelatih Malut United Hendri Susilo mewaspadai Semen Padang yang ingin bangkit.
-
Malut United tak terkalahkan saat unggul lebih dulu, Chechu absen cedera panjang.
-
Laga di Ternate ini penting bagi Malut jaga posisi papan atas klasemen.
Data statistik menarik dari pekan ke-9 menunjukkan bahwa Laskar Kie Raha memiliki mental pemenang yang kuat.
Skuad arahan Hendri Susilo tercatat tidak pernah kalah jika mereka berhasil membuka skor terlebih dahulu dalam pertandingan.
Rekor impresif tersebut dirangkum dari empat kali kemenangan dan satu hasil imbang yang telah mereka torehkan.
Kemenangan terjadi saat mereka menundukkan Dewa United (3-1), Madura United (4-1), dan Bhayangkara Presisi Lampung FC (1-0).
Satu hasil imbang didapatkan ketika Laskar Kie Raha bertemu dengan Persija Jakarta (1-1) dan kemenangan lain atas Persis Solo (3-1).
Situasi kontras dialami oleh tim tamu, Semen Padang, yang sedang berada dalam periode hasil yang sangat buruk.
Tim berjuluk Kabau Sirah ini harus menelan pil pahit berupa lima kekalahan beruntun dalam beberapa laga terakhir.
Hingga pekan kesembilan, gawang Semen Padang sudah kebobolan total dua belas gol, menunjukkan rapuhnya lini belakang mereka.
Buruknya lagi, lima dari total kebobolan tersebut terjadi ketika Leo Guntara dkk. menjalani pertandingan tandang.
Lini belakang Semen Padang wajib bekerja keras untuk menghindari terciptanya gol cepat dari Malut United.
Rekor tandang Semen Padang musim ini benar-benar mengkhawatirkan karena mereka selalu kalah dalam tiga lawatan sebelumnya.
Kekalahan di laga away tersebut terjadi saat mereka bertamu ke markas Persib Bandung dengan skor akhir 0-2.
Selain itu, mereka juga tunduk 0-1 di hadapan Persebaya Surabaya, menunjukkan kesulitan mereka menembus pertahanan lawan.
Semen Padang juga kalah 0-2 ketika menghadapi Persita Tangerang, menegaskan tren negatif di luar kandang.
Meski demikian, riwayat pertemuan head-to-head (H2H) kedua tim justru menunjukkan keseimbangan statistik yang sempurna.
Dari empat kali pertemuan sebelumnya, Malut United dan Semen Padang masing-masing mengantongi satu kemenangan.
Dua pertandingan sisanya dari empat kali duel tersebut berakhir dengan skor imbang, menegaskan rivalitas seimbang mereka.
Hendri Susilo menyatakan bahwa staf pelatih telah merampungkan analisis mendalam terhadap kekuatan Semen Padang.
Analisis ini penting untuk meminimalisir risiko kebangkitan tim tamu yang memiliki sejarah H2H yang seimbang.
Pujian diberikan Hendri atas kinerja timnya yang berhasil menjaga tren positif sejauh ini.
“Kami sudah menganalisis kekuatan Semen Padang. Semoga tren positif Malut United terus berlanjut demi menjaga posisi tim agar tetap bersaing di papan atas klasemen.”
Senada dengan sang pelatih, perwakilan pemain Malut United, Ridho Syuhada, menyoroti aspek kebersamaan tim.
Menurut Ridho, kunci keberhasilan tim meraih hasil positif terletak pada kekompakan, baik di dalam maupun di luar lapangan hijau.
Pemain tersebut menegaskan kesiapannya dan rekan setimnya untuk tampil all-out demi meraih poin penuh.
Persiapan matang ini diyakini akan membantu tim menjaga konsistensi performa di pertandingan mendatang.
“Persiapan saya dan para pemain lain berjalan baik. Kami harus menjaga konsistensi supaya dapat meraih kemenangan lagi pada pertandingan besok.”
Pertarungan antara Malut United dan Semen Padang ini diprediksi akan menjadi salah satu laga paling menegangkan pekan ini.
Pertandingan krusial ini akan dihelat di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada hari Minggu, 26 Oktober 2025.
Kick-off dijadwalkan pada pukul 19.00 WIB atau setara dengan pukul 21.00 WIT.
Seluruh pecinta sepak bola dapat menyaksikan jalannya laga ini secara langsung melalui siaran televisi Indosiar.
Perhatian besar akan tertuju pada Malut United yang berusaha mempertahankan rekor tidak terkalahkan saat mencetak gol pembuka.