Erick Thohir Beberkan Alasan Gantung Cari Pelatih Baru Timnas, Fokus Utama PSSI Mengejutkan!

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 26 Oktober 2025 | 13:54 WIB
Erick Thohir Beberkan Alasan Gantung Cari Pelatih Baru Timnas, Fokus Utama PSSI Mengejutkan!
Erick Thohir (IG Erick Thohir)
baca 10 detik
  • PSSI tunda cari pelatih, fokus pulihkan citra sepak bola.

  • Ancaman netizen picu diskriminasi, jadi masalah utama PSSI.

  • Erick Thohir tegaskan PSSI ingin 'move on' dari masa lalu.

Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa hingga saat ini PSSI belum memulai proses pencarian untuk menunjuk pelatih kepala baru Timnas Indonesia.

Fokus utama PSSI saat ini beralih ke upaya krusial untuk memperbaiki reputasi dan citra Indonesia di mata industri sepak bola global.

Erick Thohir mengungkapkan bahwa dunia sepak bola sedang menyoroti Indonesia, khususnya karena maraknya tindakan diskriminatif dan ancaman yang bertebaran di media sosial.

Peristiwa ini menjadi sorotan tajam setelah kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026.

Momen tersebut diwarnai dengan perundungan daring, bahkan ancaman serius, yang ditujukan kepada jajaran kepelatihan, termasuk Patrick Kluivert, dan beberapa pemain.

Inilah alasan mendasar mengapa PSSI belum mengambil langkah konkret untuk mencari figur pengganti Patrick Kluivert.

Prioritas saat ini adalah menjaga persepsi positif dalam industri sepak bola internasional.

"Kalau ditanya, kami sudah mengontak calon pelatih? Ya, belum," kata Erick Thohir di Stadion GBK, Jakarta, Jumat (25/10/2025).

Erick menjelaskan bahwa PSSI sedang berjuang untuk membuktikan bahwa bangsa Indonesia tidak tercermin dari sikap negatif yang terlihat belakangan ini.

baca juga

Meskipun belum melakukan kontak dengan calon pelatih manapun, PSSI memastikan bahwa mereka bertekad untuk sepenuhnya "move on" dari masa lalu.

Jajaran pelatih terdahulu, seperti Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong, dianggap sebagai bagian yang sudah terlewati dalam perjalanan PSSI.

"Sekarang kami lagi menjaga persepsi di industri sepak bola dunia bahwa kita bukan bangsa yang tercerminkan hari ini," jelasnya.

PSSI sedang berupaya keras mengedukasi semua pihak, termasuk para pemain, terkait kasus diskriminasi dan ancaman tersebut.

"Dengan beberapa diskriminasi dan ancaman-ancaman. Itu yang kita coba sosialisasi termasuk ke pemain. Kami belum mencari siapapun, tapi kita mau move on," jelas Erick.

Fokus PSSI dalam seminggu terakhir adalah merajut kembali kesatuan seluruh elemen sepak bola Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSSI Incar Pelatih Berkarakter Kuat, Siap Pimpin Timnas Indonesia Bersaing di Piala Asia 2027

PSSI Incar Pelatih Berkarakter Kuat, Siap Pimpin Timnas Indonesia Bersaing di Piala Asia 2027

Bola | Minggu, 26 Oktober 2025 | 13:11 WIB

Dafar 21 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2025

Dafar 21 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2025

Bola | Minggu, 26 Oktober 2025 | 13:35 WIB

3 Kriteria Sakral Indra Sjafri Pilih Pemain Timnas Indonesia U-23 Jelang SEA Games 2025

3 Kriteria Sakral Indra Sjafri Pilih Pemain Timnas Indonesia U-23 Jelang SEA Games 2025

Bola | Minggu, 26 Oktober 2025 | 12:33 WIB

Terkini

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 19:21 WIB

×