-
Persita fokus pemulihan fisik pemain hadapi Bhayangkara FC untuk intensitas.
-
Persita incar kemenangan guna pertahankan posisi keempat klasemen Super League.
-
Bhayangkara FC datang dengan modal dua kemenangan beruntun, tantangan berat Persita.
Suara.com - Skuad Persita Tangerang mengambil langkah strategis dengan menitikberatkan pada program pemulihan kebugaran fisik menjelang pertandingan penting melawan Bhayangkara FC.
Laga Super League tersebut akan diselenggarakan di markas Bhayangkara, Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada hari Sabtu mendatang.
Keputusan ini diambil untuk menjamin setiap anggota tim dapat mempertahankan kualitas dan ritme permainan mereka secara optimal di lapangan.
Setelah hanya mampu bermain imbang di pekan sebelumnya saat berhadapan dengan Bali United, Persita bertekad kuat untuk kembali meraup hasil penuh.
Saat ini, skuad berjuluk Pendekar Cisadane itu berada di posisi yang cukup memuaskan, menduduki peringkat keempat di papan atas klasemen Super League.
Luis Gutierrez, pelatih fisik asal Spanyol yang menangani Persita, menjelaskan bahwa fokus utama sesi latihan saat ini adalah mengembalikan kondisi fisik pemain.
Guttierrez menilai bahwa aspek ini merupakan elemen vital yang dibutuhkan untuk menjaga performa dan daya juang tim selama pertandingan.
Ia menegaskan bahwa timnya tidak menjalani latihan yang menuntut fisik secara berlebihan.
"Kami berlatih tidak terlalu berat, sekarang kita hanya fokus untuk pemulihan, aktivasi dan bersiap untuk laga berikutnya," ujar Gutierrez, mengutip pernyataan resmi di laman Persita pada hari Jumat.
Hal ini mengindikasikan bahwa manajemen beban latihan menjadi prioritas untuk menghindari kelelahan dan cedera.
Persita Tangerang telah mengumpulkan total 17 poin dari sembilan laga yang sudah mereka jalani di kompetisi teratas liga.
Kemenangan dalam duel kali ini sangat krusial bagi Persita untuk memperkokoh posisi mereka di jajaran elite klasemen sementara Super League.
Gutierrez turut menaruh harapan besar agar para pemain dapat terus menjaga kebugaran tubuhnya secara mandiri dan profesional.
"Ini penting untuk menjaga intensitas permainan dalam skuad," imbuh pelatih fisik tersebut, menekankan peran pemulihan dalam hasil pertandingan.
"Jadi ketika mereka bermain, mereka siap dan memberikan yang terbaik dalam bertanding."
Misi Persita untuk mengamankan tiga poin tidak akan mudah, mengingat lawan mereka, Bhayangkara FC, sedang berada dalam tren positif.
Tim lawan datang ke pertandingan dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan dua kemenangan beruntun yang impresif.
Korban keganasan Bhayangkara FC adalah Semen Padang dan Persijap, dua tim yang berhasil mereka taklukkan di laga sebelumnya.
Tren positif ini menjadi sinyal bahaya yang harus diwaspadai oleh Persita saat bertandang ke Bandar Lampung.
Dengan persiapan yang berfokus pada kebugaran optimal, Persita berupaya keras untuk mengatasi momentum positif dari Bhayangkara FC dan mencapai target kemenangan mereka.
Pertandingan tersebut diprediksi akan berjalan ketat, mempertarungkan ambisi Persita untuk bertahan di papan atas dengan performa menanjak dari Bhayangkara.
Poin penuh dari laga ini akan menjadi penentu penting dalam perjalanan kedua tim di Super League musim ini.