Siapa Saja 5 Pelatih Tolak Melatih Timnas Indonesia?

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 06 November 2025 | 18:16 WIB
Siapa Saja 5 Pelatih Tolak Melatih Timnas Indonesia?
Timnas Indonesia (PSSI)
baca 10 detik
  • PSSI ditolak lima pelatih top saat mencari pengganti Shin Tae-yong.

  • Erick Thohir mengantongi lima nama calon pelatih Timnas Indonesia saat ini.

  • PSSI berhati-hati agar tak ulangi kesalahan penunjukan Patrick Kluivert.

“Sebenarnya sebelum-sebelumnya ada 10 nama dan lima di antaranya tidak avalaible,” lanjut Erick Thohir.

PSSI menunjukkan sikap kehati-hatian maksimal agar kesalahan fatal penunjukan Patrick Kluivert tidak terulang.

Keputusan PSSI menunjuk Patrick Kluivert sebagai pengganti Shin Tae-yong kala itu dianggap sebagai langkah yang sangat tergesa-gesa.

Penunjukan tergesa-gesa itu terjadi pada Januari 2025, padahal Timnas Indonesia berada di jalur yang tepat menuju putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Di bawah asuhan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia menduduki posisi ketiga Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan perolehan enam poin.

Skuad Garuda hanya terpaut satu angka dari posisi kedua yang ditempati oleh Australia, batas akhir untuk lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2026.

Namun, pemecatan Shin Tae-yong dan penunjukan Patrick Kluivert berujung kegagalan total bagi target lolos Piala Dunia.

Di bawah Patrick Kluivert, Timnas Indonesia hanya mampu finis di posisi keempat klasemen akhir Grup C.

Bahkan pada babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia selalu menelan kekalahan di setiap pertandingan.

baca juga

Oleh karena itu, PSSI kini berupaya keras memastikan juru taktik yang terpilih adalah sosok yang paling tepat dan berkomitmen untuk membangun masa depan Timnas.

Proses seleksi pelatih ini harus memastikan bahwa sosok yang dipilih dapat membawa perbaikan signifikan dan konsisten.

Keputusan strategis ini bertujuan untuk menghindari kegagalan yang sama dan mengembalikan performa terbaik Timnas Indonesia.

PSSI bertekad untuk memastikan bahwa pelatih baru dapat membangun fondasi yang kuat untuk skuad Garuda di ajang internasional mendatang.

Langkah kehati-hatian ini penting untuk memastikan keberlanjutan dan prestasi jangka panjang bagi sepak bola Indonesia.

Dengan lima nama yang sudah dikantongi, PSSI akan melakukan telaah mendalam untuk menghindari polemik.

Federasi ingin pelatih baru memiliki visi yang sejalan dengan target ambisius Timnas Indonesia di masa depan.

Pencarian pelatih ini merupakan komitmen PSSI untuk memberikan yang terbaik bagi Timnas Indonesia.

PSSI berharap penantian ini akan menghasilkan pilihan pelatih terbaik yang dapat membawa Timnas kembali bersaing di level tertinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FIFA Matchday November 2025 Tak Pengaruhi Ranking FIFA Timnas Indonesia, Lho Kenapa?

FIFA Matchday November 2025 Tak Pengaruhi Ranking FIFA Timnas Indonesia, Lho Kenapa?

Bola | Kamis, 06 November 2025 | 16:51 WIB

Siapa Siegert Baartman? Rekan Setim Nathan Tjoe-A-On yang Punya Darah Keturunan Bandung

Siapa Siegert Baartman? Rekan Setim Nathan Tjoe-A-On yang Punya Darah Keturunan Bandung

Bola | Kamis, 06 November 2025 | 17:30 WIB

Jelang Hadapi Brasil, Inilah Kelemahan Dudu Patetuci yang Bisa Dimanfaatkan Nova Arianto

Jelang Hadapi Brasil, Inilah Kelemahan Dudu Patetuci yang Bisa Dimanfaatkan Nova Arianto

Bola | Kamis, 06 November 2025 | 18:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×