AFC Ingatkan Pemerintah Malaysia, Jangan Campuri Urusan FAM atau Terancam Sanksi FIFA

Irwan Febri

Kamis, 20 November 2025 | 07:11 WIB
AFC Ingatkan Pemerintah Malaysia, Jangan Campuri Urusan FAM atau Terancam Sanksi FIFA
Sekjen AFC Datuk Seri Windsor Paul John buka suara soal potensi Iran dicoret dari Piala Dunia 2026. (the-afc.com)
baca 10 detik

AFC memperingatkan pemerintah Malaysia agar tidak mencampuri urusan FAM karena berisiko terkena sanksi FIFA.

Pemerintah tidak berwenang meminta pengurus FAM mundur karena semua ditentukan lewat kongres.

Kasus Brunei jadi contoh bahwa intervensi bisa berujung komite normalisasi dari FIFA–AFC.

Suara.com - Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John, mengingatkan bahwa pemerintah Malaysia tidak boleh ikut campur dalam urusan internal Football Association of Malaysia (FAM).

Ia menegaskan bahwa setiap langkah yang dianggap sebagai intervensi bisa membuat Malaysia terkena sanksi dari FIFA.

Isu ini kembali mencuat setelah FAM terjerat skandal pemalsuan dokumen tujuh pemain heritage yang memicu denda besar dari FIFA dan pengawasan ketat terhadap administrasi federasi.

Windsor juga sejalan dengan pandangan pengamat olahraga Datuk Christopher Raj, yang menilai Kementerian Belia dan Sukan (KBS) harus berhati-hati agar tidak melewati batas yang dapat ditafsirkan sebagai intervensi politik.

Pemerintah Tidak Bisa Memaksa Pengurus FAM Mundur

Windsor menegaskan bahwa meskipun FAM sedang menghadapi krisis, pemerintah tidak memiliki kewenangan untuk meminta pejabat FAM mengundurkan diri.

“Meskipun FAM sedang dalam krisis, kementerian atau menterinya tidak bisa menginstruksikan pejabat FAM untuk mengundurkan diri. Mereka tidak bisa, karena mereka dipilih oleh anggota afiliasi,” katanya, dilansir dari New Straits Times.

Ia menambahkan bahwa struktur organisasi FAM ditentukan melalui kongres dan bukan oleh pemerintah. Karena itu, segala bentuk tekanan atau instruksi dari pihak luar dapat dianggap melanggar aturan FIFA terkait independensi federasi sepak bola.

Pemerintah Harus Mendukung, Bukan Mengatur

baca juga

Windsor menegaskan bahwa peran pemerintah hanyalah sebagai pendukung perkembangan sepak bola nasional, bukan mengelola atau mengarahkan administrasi internal FAM.

“Saat membuat pernyataan, Anda harus berhati-hati agar tidak melanggar independensi FAM,” ujarnya, mengingatkan bahwa bahkan pernyataan publik pun dapat dianggap sebagai bentuk intervensi jika salah ditafsirkan.

Ia kembali menegaskan posisi FIFA bahwa:

“Mereka tidak bisa campur tangan, tidak bisa memberi instruksi, tidak bisa memengaruhi.”

Kasus Brunei Jadi Peringatan Serius

Ketika ditanya mengenai contoh terbaru mengenai intervensi pemerintah yang berujung sanksi, Windsor menyebut kasus dari negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

“Baru-baru ini, itu terjadi di Brunei. Ada intervensi pihak ketiga dalam proses pemilihan... FIFA dan AFC sudah membentuk komite normalisasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa campur tangan pihak lain dalam pemilihan kepengurusan dianggap merusak tata kelola sepak bola nasional, sehingga FIFA dan AFC harus turun tangan untuk menstabilkan struktur administrasi.

Windsor menegaskan bahwa kasus Brunei harus menjadi peringatan keras bagi Malaysia bahwa tindakan di luar aturan bisa berdampak pada seluruh ekosistem sepak bola, mulai dari liga lokal, pemain, hingga peluang tampil di turnamen internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Faisal Halim Mulai Siapkan Mental jika Malaysia Didiskualifikasi dari Kualifikasi Piala Asia 2027

Faisal Halim Mulai Siapkan Mental jika Malaysia Didiskualifikasi dari Kualifikasi Piala Asia 2027

Bola | Kamis, 20 November 2025 | 07:04 WIB

Sudah Naturalisasi Jor-joran, Timnas Indonesia Malah Ketinggalan Malaysia di Ranking FIFA Teranyar

Sudah Naturalisasi Jor-joran, Timnas Indonesia Malah Ketinggalan Malaysia di Ranking FIFA Teranyar

Bola | Rabu, 19 November 2025 | 17:59 WIB

Ancaman Sanksi Tambahan Kasus Dokumen Palsu 7 Pemain Naturalisasi, FAM Dibekukan?

Ancaman Sanksi Tambahan Kasus Dokumen Palsu 7 Pemain Naturalisasi, FAM Dibekukan?

Bola | Rabu, 19 November 2025 | 16:07 WIB

Kronologi Indonesia Kehilangan Investor Semikonduktor Gegara Kebijakan 'Nyeleneh'

Kronologi Indonesia Kehilangan Investor Semikonduktor Gegara Kebijakan 'Nyeleneh'

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 11:55 WIB

Malaysia Lebarkan Jarak dari Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Malaysia Lebarkan Jarak dari Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Bola | Rabu, 19 November 2025 | 08:21 WIB

Kupas Tuntas Misteri Honda BeAT Versi Malaysia: Harga Tembus Rp25 Juta, Apa Istimewanya?

Kupas Tuntas Misteri Honda BeAT Versi Malaysia: Harga Tembus Rp25 Juta, Apa Istimewanya?

Otomotif | Rabu, 19 November 2025 | 09:44 WIB

Terkini

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Fungsi Mode Dry AC untuk Apa? Kenali Manfaat dan Waktu Tepat Menggunakannya

Fungsi Mode Dry AC untuk Apa? Kenali Manfaat dan Waktu Tepat Menggunakannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

×