Liga indonesia 29 November 2025
Liga indonesia 29 November 2025
Liga indonesia 29 November 2025
Liga indonesia 28 November 2025
Liga indonesia 28 November 2025
Liga indonesia 27 November 2025
Liga indonesia 27 November 2025
Liga indonesia 23 November 2025
Liga indonesia 23 November 2025

Bedah Kekuatan Timnas Indonesia U-22, Thailand, Malaysia: Siapa Raih Emas SEA Games 2025?

Minggu, 30 November 2025 | 20:06 WIB
Bedah Kekuatan Timnas Indonesia U-22, Thailand, Malaysia: Siapa Raih Emas SEA Games 2025?
Pesepak bola Timnas Indonesia U-22 Rafael Struick (tengah) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Mali U-23 pada laga persahabatan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/11/2025). Pertandíngan tersebut berakhir imbang dengan skor 2-2. [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc]
Baca 10 detik
  • SEA Games 2025 sepak bola dimulai 3 Desember di Thailand, walau tuan rumah dilanda banjir, dengan Indonesia menargetkan final.
  • Timnas Indonesia U-22 memiliki kekuatan skuad merata dengan striker tajam, namun rentan terhadap serangan balik umpan panjang.
  • Thailand U-22 kuat di lini tengah namun lemah di lini depan karena absennya beberapa pemain kunci Eropa dan minimnya jam terbang.

SEA Games bukan lagi prioritas utama Thailand, terlebih turnamen ini tidak masuk kalender FIFA.

Akibatnya, pelatih Thawatchai Damrong-Ongtrakul tak bisa memanggil pemain yang berkarier di luar Asia Tenggara. Bahkan beberapa pemain lokal di level tinggi pun tak mendapat izin klub.

Dua bintang yang absen ialah Jude Soonsup-Bell (Grimsby Town, Inggris) dan Erawan Garnier (RC Lens, Prancis).

Timnas Thailand U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. (Dok. Changsuek)
Timnas Thailand U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. (Dok. Changsuek)

Kekuatan Thailand

Thailand tetap berbahaya berkat lini tengah mereka:

Seksan Ratree (kapten), pemain serbaguna yang telah membela timnas senior sejak 2024 dan mencetak gol di 3 dari 4 laga terakhir Thailand.

Sittha Boonlha, gelandang bertahan yang tampil konsisten di U-23 Asia dan membantu Thailand lolos ke Piala Asia U-23 2026.

Taktik mereka banyak bertumpu pada serangan dari sisi kiri, memanfaatkan kombinasi Ratree dan full-back Phon-Ek Jensen yang cepat dan eksplosif.

Kelemahan Thailand

Baca Juga: Bursa Pelatih Timnas: Timur Kapadze Kandidat Kuat, STY Tak Masuk Kriteria?

Masalah utama justru ada di lini depan:

Para striker minim jam bermain di Thai League.

Yotsakon Burapha yang diproyeksikan menjadi penyerang utama hanya pemain rata-rata di liga Singapura dan cadangan di PT Prachuap FC.

Malaysia U-22: Minim Pengalaman, Bergantung pada Bintang

Malaysia tergabung di Grup B bersama Vietnam dan satu tim lainnya. Hanya juara grup yang lolos otomatis, sehingga setiap laga akan terasa seperti final.

Namun analisis awal menunjukkan skuad Malaysia kalah dari sisi kedalaman:

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI