-
Emil Audero tampil gemilang dengan tujuh penyelamatan kunci dan satu assist gol.
-
Cremonese mengalahkan Bologna 3-1 berkat performa heroik kiper Indonesia itu.
-
Data Sofascore memvalidasi kontribusi besar Audero di Liga Italia pekan ke-13.
Suara.com - Penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, menunjukkan performa luar biasa dalam kemenangan mengejutkan Cremonese atas Bologna dengan skor akhir 3-1.
Ia tidak hanya berperan sebagai benteng terakhir yang kokoh, tetapi juga secara aktif berkontribusi dalam skema serangan tim tamu.
Kontribusi vital Audero terwujud melalui tujuh penyelamatan krusial sepanjang pertandingan melawan skuad tuan rumah Bologna.
Kiper dengan nomor punggung satu itu juga tercatat memberikan umpan jarak jauh yang menjadi awal terciptanya gol kedua Cremonese.
Kemenangan impresif ini membawa Cremonese memutus rentetan hasil negatif sebelumnya di kompetisi Serie A.
Momen penting terjadi pada menit ke-35, ketika Jamie Vardy berhasil mencatatkan namanya di papan skor untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Gol ini bermula dari umpan panjang yang dilepaskan Audero langsung dari area pertahanan I Grigio Rossi.
Umpan akurat dari kiper tersebut gagal diantisipasi dengan baik oleh salah satu bek tengah Bologna, sehingga bola menjadi liar di lini depan.
Gelandang Cremonese, Federico Bonazzoli, dengan sigap menguasai bola hasil kesalahan antisipasi pertahanan lawan tersebut.
Bonazzoli kemudian mengirimkan umpan terukur kepada Vardy yang bergerak cepat, dan penyerang veteran itu dengan tenang menuntaskannya menjadi gol.
Gol pembuka Cremonese sendiri dicetak lebih dulu oleh Martin Payero, sebelum insiden assist Audero ini terjadi.
Audero memang tampil sangat cemerlang di sepanjang laga, dengan menunjukkan ketenangan serta penempatan posisi yang sangat baik.
Refleks cepat yang ia tunjukkan membuat para pemain depan Bologna harus gigit jari karena peluang mereka berkali-kali digagalkan.
Satu-satunya gol yang bersarang ke gawangnya lahir dari eksekusi tendangan penalti oleh bintang Bologna, Riccardo Orsolini, tepat di masa injury time babak pertama.
Mengacu pada data statistik akurat yang dicatat oleh Sofascore, Audero sukses membukukan total tujuh penyelamatan sepanjang 90 menit pertandingan.
Tiga dari total penyelamatan tersebut berhasil ia lakukan di babak pertama, sebelum gawangnya kebobolan dari tendangan penalti lawan.
Penampilan gemilang yang ditunjukkan di babak pertama terus dipertahankan Audero di paruh kedua, di mana ia mencatatkan empat saves tambahan.
Statistik lebih lanjut menunjukkan bahwa dari total tujuh penyelamatan, empat di antaranya berhasil menggagalkan peluang emas Bologna yang didapatkan dari dalam kotak 16 pas.
Selain dari dalam kotak penalti, Audero juga tercatat berhasil menepis dua tembakan berbahaya yang dilepaskan dari luar kotak penalti.
Ketenangan dan penampilan prima Audero di bawah mistar gawang ini membuatnya menjadi salah satu pemain kunci kemenangan Cremonese.
Jamie Vardy menambah satu gol lagi di babak kedua, menegaskan kemenangan 3-1 Cremonese di markas Bologna, Stadion Renato Dall'Ara.
Performa apiknya tidak hanya mengamankan tiga poin, tetapi juga menunjukkan kualitas Audero sebagai salah satu kiper terbaik di Liga Italia.
Kemenangan ini membawa I Grigio Rossi naik ke posisi 11 klasemen sementara Serie A, mengoleksi 17 poin dari 13 pertandingan.
Sebaliknya, kekalahan ini membuat Bologna, yang sebelumnya berada di posisi enam, gagal memangkas jarak poin ke zona Eropa.
Cremonese membuktikan bahwa mereka mampu bersaing, terutama ketika sang kiper, Emil Audero, berada di puncak performanya.
Audero menjadi pahlawan ganda, yang tak hanya menjaga gawang, tetapi juga menjadi inisiator serangan cepat timnya.