Rapor Kevin Diks Blunder Dibikin Malu St Pauli

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 03 Desember 2025 | 10:18 WIB
Rapor Kevin Diks Blunder Dibikin Malu St Pauli
Kevin Diks (Borussia Moenchengladbach)
baca 10 detik
  • Gladbach tersingkir dari DFB Pokal usai kalah 1-2.

  • Kevin Diks melakukan blunder, ratingnya terendah kedua.

  • Jackson Irvine (St Pauli) bersinar dengan rating 7,8.

Suara.com - Kevin Diks dan timnya, Borussia Moenchengladbach, harus menerima pil pahit setelah langkah mereka di ajang DFB Pokal 2025-2026 terhenti.

Hasil minor ini terjadi setelah Die Fohlen takluk di markas sendiri dengan skor tipis 1-2 saat menjamu St Pauli.

Laga yang berlangsung pada Rabu (3/12/2025) dini hari WIB tersebut menjadi mimpi buruk bagi pendukung tuan rumah.

Sejak peluit awal dibunyikan, Gladbach sebetulnya sudah menerapkan permainan menyerang dan penuh tekanan.

Bahkan kesempatan emas sempat hadir pada menit ke-16, namun tandukan Shuto Machino sayangnya masih melenceng di sisi kanan gawang lawan.

Meski dominan dalam permainan, Gladbach justru kecolongan lebih dulu sebelum jeda babak pertama.

Gawang Gladbach bergetar setelah Martijn Kaars sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-43.

Memasuki paruh kedua, tuan rumah berupaya keras untuk menyamakan kedudukan dan akhirnya berhasil.

Haris Tabakovic menjadi penyelamat sementara bagi Gladbach setelah sundulannya berhasil menembus jaring gawang St Pauli di menit ke-56.

baca juga

Ketika pertandingan diprediksi kuat akan berakhir dengan hasil imbang dan berlanjut ke babak tambahan.

St Pauli kembali unggul dan berhasil mencetak gol kemenangan vital pada menit ke-83 melalui Louis Oppie.

Gol penentu kekalahan Gladbach ini bermula dari umpan cerdik Kaars yang sebelumnya mampu melewati hadangan Kevin Diks.

Momen blunder fatal Diks ini lantas berujung pada penarikan dirinya dari lapangan di menit ke-86.

Usai laga, performa Diks pun langsung mendapat penilaian yang sangat rendah dari berbagai media.

Dalam laga tersebut, bek keturunan Ambon berusia 29 tahun itu dipercaya sebagai starter pada posisi bek tengah kiri.

Ia ditempatkan dalam skema formasi 3-5-2 yang menjadi andalan Borussia Moenchengladbach.

Data dari Fotmob menunjukkan Diks sangat aktif terlibat dalam alur serangan dan pertahanan timnya.

Secara keseluruhan, Diks tercatat melakukan sentuhan bola sebanyak 105 kali sepanjang 86 menit waktu bermainnya.

Efektivitas umpannya juga tinggi, dengan mencatatkan 87 operan sukses dari total 95 percobaan yang dilakukannya.

Diks juga proaktif dalam membangun serangan dengan melepaskan 9 kali operan ke area pertahanan lawan.

Dari sisi bertahan, penampilannya pun terlihat solid dengan membukukan 2 tekel bersih dan 2 kali sapuan.

Bahkan ia menunjukkan dominasi dalam duel, sukses memenangkan 4 dari 5 duel yang terjadi di lapangan.

Sayangnya, seluruh statistik positif tersebut menjadi tidak berarti akibat kesalahan krusial yang ia lakukan.

Kesalahan tersebut secara langsung berbuah gol penentu kemenangan bagi tim tamu St Pauli.

Performa eks bek FC Copenhagen tersebut harus tercoreng parah karena insiden gol Louis Oppie.

Akibatnya, Diks hanya bisa pasrah menerima rating 5,9 dari Fotmob, sebuah angka yang sangat rendah.

Angka tersebut menempatkannya sebagai pemain dengan rating terendah kedua di skuat Gladbach.

Ia hanya unggul sedikit di atas kiper Gladbach, Moritz Nicolas, yang hanya mendapat rating 5,8 dari Fotmob.

Situasi Diks berbanding terbalik dengan rivalnya di Asia, Jackson Irvine, yang bermain gemilang untuk St Pauli.

Pemain berkebangsaan Australia tersebut sukses membawa timnya meraih kemenangan dan diganjar rating 7,8 dari Fotmob.

Irvine dinilai efektif setelah sukses menciptakan dua peluang emas bagi rekan setimnya di sepanjang pertandingan.

Ia bahkan sempat hampir membobol gawang Gladbach dengan upayanya sendiri yang mengancam pertahanan lawan.

Kontras performa kedua pemain ini semakin mempertegas kekecewaan yang dirasakan oleh Kevin Diks dan pendukung Gladbach.

Keputusan pelatih menarik Diks keluar lapangan setelah gol kedua lawan menunjukkan adanya konsekuensi langsung dari blunder tersebut.

Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Gladbach dan tentunya bagi Kevin Diks secara pribadi.

DFB Pokal kini hanya menyisakan penyesalan bagi tim yang berjuluk Die Fohlen tersebut.

Mereka harus segera bangkit dan fokus kembali ke kompetisi liga setelah terdepak dari ajang piala.

Ke depan, konsistensi performa tanpa kesalahan fatal akan menjadi kunci bagi Diks dan timnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Borussia Monchengladbach Tumbang, Kevin Diks Dikeluarkan di Menit-menit Akhir

Borussia Monchengladbach Tumbang, Kevin Diks Dikeluarkan di Menit-menit Akhir

Bola | Rabu, 03 Desember 2025 | 07:10 WIB

Bek Timnas Indonesia Kevin Diks Masuk Tim Terbaik Eropa Edisi November, Sejajar Kylian Mbappe

Bek Timnas Indonesia Kevin Diks Masuk Tim Terbaik Eropa Edisi November, Sejajar Kylian Mbappe

Bola | Selasa, 02 Desember 2025 | 17:05 WIB

Kevin Diks Hadirkan Dampak Ganda di Bundesliga Jerman

Kevin Diks Hadirkan Dampak Ganda di Bundesliga Jerman

Bola | Senin, 01 Desember 2025 | 16:57 WIB

Terkini

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:22 WIB

×