- Manchester City imbang melawan Nottingham Forest, menyebabkan mereka tertinggal tujuh poin dari Arsenal di klasemen.
- City telah kehilangan total 13 poin musim ini akibat gagal mempertahankan keunggulan skor di beberapa pertandingan.
- Pep Guardiola menekankan perlunya timnya mengantisipasi serangan balik dan bola panjang lawan dengan lebih baik.
Suara.com - Langkah Pep Guardiola bersama Manchester City dalam perburuan gelar Premier League mulai mendapat tekanan serius.
City gagal meraih kemenangan setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Nottingham Forest dalam laga terbaru. Hasil ini membuat mereka tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen, Mikel Arteta bersama Arsenal.
Meski masih memiliki satu laga tunda melawan Crystal Palace, hasil imbang ini berpotensi mengubah momentum persaingan gelar ke kubu Arsenal.
Secara statistik, City tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 70 persen dan melepaskan 21 tembakan.
Akan tetapi, kegagalan menjaga keunggulan kembali menjadi persoalan utama. Sepanjang musim ini, mereka sudah kehilangan total 13 poin dari posisi unggul.
Guardiola mengakui jumlah tersebut cukup besar, tetapi ia tetap menilai timnya bermain baik secara keseluruhan.
“Memang itu angka yang besar. Ada beberapa pertandingan di mana mungkin kami tidak pantas kehilangan poin, tetapi hari ini secara umum kami bermain bagus selama 90 menit,” ujar Guardiola, dilansir dari BBC Sports.
Ia juga menyoroti pentingnya mengantisipasi serangan balik dan bola-bola panjang lawan.
“Kami harus bisa menghentikan transisi dan mengantisipasi bola panjang dengan lebih baik. Namun ini bukan hanya soal satu atau dua momen. Secara keseluruhan permainan kami sudah berjalan dengan baik,” katanya.
Guardiola menambahkan bahwa timnya mampu menciptakan banyak peluang meski menghadapi lawan yang bertahan sangat rapat dan bermain dinamis.
“Kami menciptakan banyak peluang melawan tim yang sangat defensif dan terorganisasi dengan baik. Mereka juga bermain dengan energi tinggi,” tuturnya.
Dengan persaingan yang semakin ketat, setiap kehilangan poin kini menjadi sangat krusial dalam menentukan arah perburuan gelar hingga akhir musim.