Terbongkar, Ada Faktor X yang Bikin Korban Dugaan Kekerasan Shin Tae-yong Tutup Mulut

Galih Prasetyo

Rabu, 03 Desember 2025 | 13:49 WIB
Terbongkar, Ada Faktor X yang Bikin Korban Dugaan Kekerasan Shin Tae-yong Tutup Mulut
Eks pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong diincar oleh China. (Instagram/@shintaeyong7777)
baca 10 detik
  • Eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menghadapi dugaan kekerasan saat melatih klub Korea Selatan, Ulsan HD.
  • Klub Ulsan HD dan sebagian besar pemain sepakat untuk tidak memberikan pernyataan lebih lanjut mengenai tuduhan tersebut.
  • Shin Tae-yong dipecat dua bulan setelah menjabat dan menolak keras tuduhan melakukan kekerasan fisik maupun verbal sebelumnya.

Suara.com - Eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tengah mengalami situasi sulit seiringi dengan kasus dugaan kekerasan yang ia lakukan.

Kasus itu diduga terjadi saat ia melatih klub K League, Ulsan HD. Sayangnya, setelah berbulan-bulan penuh tudingan dan kontroversi, klub dan sebagian besar pemain memilih untuk bungkam.

Ulsan HD menyatakan bahwa tidak akan memberi pernyataan tambahan terkait tuduhan terhadap Shin Tae-yong, setidaknya untuk saat ini.

Langkah ini diambil atas kesepakatan para pemain senior bersama manajemen klub.

Kasus ini bermula beberapa waktu lalu ketika sejumlah pemain senior Ulsan menuding Shin Tae-yong melakukan kekerasan termasuk pemukulan terhadap pemain selama ia menjabat sebagai pelatih.

Tuduhan ini makin memanas setelah pemain veteran Lee Chung-yong melakukan selebrasi provokatif bergaya “ayunan golf” seusai mencetak gol, dianggap sebagai sindiran terhadap mantan pelatih.

Shin Tae-yong dan Nova Arianto  (Instagram/Nova Arianto)
Shin Tae-yong dan Nova Arianto (Instagram/Nova Arianto)

Shin Tae-yong sendiri telah dipecat oleh klub hanya dua bulan setelah namanya diangkat.

Ketika memberikan klarifikasi publik, ia menolak keras tuduhan melakukan kekerasan fisik atau verbal.

“Kalau benar saya melakukan itu, saya tidak akan melatih lagi,” bebernya dilansir dari starnewskorea

baca juga

Keputusan pihak Ulsan HD dan pemain untuk bongkam memunculkan banyak spekulasi.

Padahal sebelumnya, sejumlah pemain senior sempat berjanji akan berbicara jujur setelah musim rampung. Namun selesai kompetisi, mereka memilih diam.

Bahkan ketika klub sudah lolos dari ancaman degradasi secara dramatis di akhir musim, tak ada satupun nama yang maju memberi klarifikasi.

Banyak pihak menduga bahwa ketakutan terhadap dampak buruk baik reputasi, hukuman, maupun karier membuat pemain dan klub menahan diri.

Dalam dunia sepak bola di Korea Selatan, tuduhan terhadap mantan pelatih bisa berujung panjang, tetapi memilih diam pun memunculkan reputasi negatif sebagai tak bertanggung jawab.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SEA Games 2025: Indonesia U-22 Disebut Lebih Berbahaya dari Thailand, Malaysia Dinilai Krisis

SEA Games 2025: Indonesia U-22 Disebut Lebih Berbahaya dari Thailand, Malaysia Dinilai Krisis

Bola | Rabu, 03 Desember 2025 | 13:35 WIB

Pelatih Vietnam Kesampingkan Malaysia, Sebut Timnas Indoensia U-22 Rival Kuat di SEA Games 2025

Pelatih Vietnam Kesampingkan Malaysia, Sebut Timnas Indoensia U-22 Rival Kuat di SEA Games 2025

Bola | Rabu, 03 Desember 2025 | 13:29 WIB

Sudah Berniat Belajar Bahasa Indonesia, Timur Kapadze Justru Batal Latih Skuad Garuda

Sudah Berniat Belajar Bahasa Indonesia, Timur Kapadze Justru Batal Latih Skuad Garuda

Bola | Rabu, 03 Desember 2025 | 12:29 WIB

PSSI Kerucutkan Kandidat Pelatih Timnas Indonesia Jadi Dua Nama

PSSI Kerucutkan Kandidat Pelatih Timnas Indonesia Jadi Dua Nama

Bola | Rabu, 03 Desember 2025 | 11:30 WIB

Erick Thohir Umumkan Pelatih Baru Timnas Indonesia, PSSI Sudah Rampungkan Wawancara 5 Juru Taktik

Erick Thohir Umumkan Pelatih Baru Timnas Indonesia, PSSI Sudah Rampungkan Wawancara 5 Juru Taktik

Bola | Rabu, 03 Desember 2025 | 11:22 WIB

Timnas Indonesia U-22 Pecahkan Rekor Jelang SEA Games 2025, Apa Itu?

Timnas Indonesia U-22 Pecahkan Rekor Jelang SEA Games 2025, Apa Itu?

Bola | Rabu, 03 Desember 2025 | 10:31 WIB

Terkini

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

×