Indra Sjafri Tanggapi Kritik Publik, Fokus Pertandingan Kedua Myanmar

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 09 Desember 2025 | 16:33 WIB
Indra Sjafri Tanggapi Kritik Publik, Fokus Pertandingan Kedua Myanmar
Indra Sjafri (PSSI)
baca 10 detik
  • Timnas U-22 kalah 0-1 dari Filipina, mengecewakan di laga pembuka SEA Games.

  • Indonesia wajib menang lawan Myanmar dan berharap hasil pertandingan lain.

  • Indra Sjafri tetap fokus bertanggung jawab, mengabaikan segala kritik publik.

Suara.com - Timnas Indonesia U-22 mengalami awal yang sangat mengecewakan dalam perjuangan mereka di SEA Games 2025.

Muhammad Ferarri dan kawan-kawan yang menyandang status juara bertahan secara mengejutkan harus mengakui keunggulan Filipina.

Kekalahan tipis 0-1 pada pertandingan pembuka turnamen tersebut menjadi pukulan telak bagi skuad Garuda Muda.

Hasil yang jauh dari harapan ini sontak memicu gelombang kekecewaan besar dari para penggemar sepak bola nasional.

Pelatih kepala Timnas U-22, Indra Sjafri, sadar bahwa performa timnya belum optimal dan mengecewakan ekspektasi publik.

Meski tekanan kritik datang bertubi-tubi dari berbagai pihak, Indra Sjafri menegaskan fokusnya tidak goyah.

Kepala pelatih asal Sumatera Barat tersebut memilih untuk mengabaikan segala komentar negatif yang diarahkan dari luar.

Konsentrasi penuh tim saat ini telah dialihkan total untuk persiapan menghadapi laga penentuan berikutnya.

Indra Sjafri menyatakan bahwa ia tetap bertanggung jawab penuh atas tugasnya di turnamen ini.

baca juga

Ia menekankan pentingnya mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk pertandingan yang akan datang.

Indra Sjafri memberikan pernyataan resmi pasca kekalahan melawan Filipina.

"Iya, pihak luar tentu bebas ya untuk berkomentar. Yang penting saya masih punya tanggung jawab untuk bisa di pertandingan kedua nanti," kata Indra Sjafri usai laga melawan Filipina.

Posisi Indonesia di klasemen sementara Grup C saat ini berada di peringkat kedua.

Kekalahan di laga pertama secara otomatis telah menutup peluang Garuda Muda untuk menjadi juara grup.

Satu-satunya kesempatan untuk melaju ke fase semifinal adalah melalui skema runner-up terbaik di turnamen ini.

Jalur runner-up terbaik merupakan skenario yang sangat bergantung pada berbagai hasil pertandingan di grup lain.

Syarat utama bagi Indonesia adalah mereka harus meraih kemenangan mutlak saat berhadapan dengan Myanmar.

Namun, kemenangan atas Myanmar saja belum menjamin kepastian lolosnya Indonesia ke babak selanjutnya.

Nasib tim juga akan sangat dipengaruhi oleh hasil krusial dari pertandingan lain, yakni duel antara Vietnam melawan Malaysia.

Hasil akhir dari pertandingan Vietnam vs Malaysia akan sangat menentukan penempatan posisi runner-up di klasemen mini.

Indra Sjafri menguraikan situasi sulit yang dihadapi timnya terkait faktor penentu kelolosan.

“Kami bisa memenangkan pertandingan dan hasil tim lain yang bermain juga bisa memberikan hal baik untuk kami,” jelasnya.

Namun, ia menegaskan kembali bahwa fokus utama timnya tidak boleh bergeser dari pertandingan terdekat.

“Tapi saya tetap fokus bagaimana kita melawan Myanmar, kita harus bisa memenangkan pertandingan,” tutupnya.

Pertandingan krusial yang menentukan nasib Timnas Indonesia U-22 akan tersaji sebagai laga hidup-mati.

Duel penting antara Indonesia melawan Myanmar tersebut akan dilaksanakan di 700th Anniversary Stadium, Chiang Mai, Thailand.

Jadwal kick-off untuk pertandingan wajib menang ini telah ditetapkan pada hari Jumat, 12 Desember 2025.

Tim Garuda Muda tidak memiliki opsi lain selain meraih tiga poin penuh dari Myanmar.

Selain kemenangan, mereka juga harus menaruh harapan besar pada keajaiban dari hasil pertandingan tim lain.

Ini adalah momen pembuktian bagi Muhammad Ferarri dan rekan-rekan untuk tetap menjaga asa melaju ke babak empat besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tepis Tudingan 'Main Mata', Vietnam Janjikan Perang Habis-habisan Lawan Malaysia

Tepis Tudingan 'Main Mata', Vietnam Janjikan Perang Habis-habisan Lawan Malaysia

Bola | Selasa, 09 Desember 2025 | 15:14 WIB

Awas Skandal 'Doping Digital' di Cabang Esports SEA Games 2025, Kejadian 2023 Bisa Terulang

Awas Skandal 'Doping Digital' di Cabang Esports SEA Games 2025, Kejadian 2023 Bisa Terulang

Sport | Selasa, 09 Desember 2025 | 14:45 WIB

Timnas Indonesia Gigit Jari, Peluang Pertahankan Medali Emas Makin Tipis

Timnas Indonesia Gigit Jari, Peluang Pertahankan Medali Emas Makin Tipis

Your Say | Selasa, 09 Desember 2025 | 15:45 WIB

Terkini

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:22 WIB

Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga

Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga

Jogja | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:12 WIB

Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden

Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden

Jakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:12 WIB

Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!

Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!

Surakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:05 WIB

Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh

Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:00 WIB

Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah

Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:00 WIB

×