Pemain Naturalisasi Ini Kritik Indra Sjafri, Kenapa?

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 12 Desember 2025 | 11:27 WIB
Pemain Naturalisasi Ini Kritik Indra Sjafri, Kenapa?
Pemain Madura United Greg Nwokolo saat sedang berlatih (dok. Madura United).
baca 10 detik
  • Kekalahan Timnas U-22 di SEA Games menuai kritik Greg Nwokolo.

  • Indra Sjafri disorot karena peran ganda Pelatih dan Dirtek PSSI.

  • Greg Nwokolo menuntut PSSI mencari pelatih berkualitas baru.

Suara.com - Kekalahan Timnas Indonesia U-22 dari Filipina pada ajang SEA Games 2025 kembali memicu kritik tajam terhadap Indra Sjafri.

Salah satu suara lantang datang dari mantan pemain naturalisasi, Greg Nwokolo, yang menilai peran ganda Indra tidak lagi efektif untuk perkembangan Garuda Muda.

Pada laga Grup C yang digelar di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Senin (8/12/2025), Timnas U-22 Indonesia harus menerima hasil pahit setelah kalah 0-1 dari Filipina.

Gol tunggal Banatao Otu Abang lewat sundulan, yang berawal dari lemparan ke dalam, menjadi penentu sekaligus menampilkan kegagalan pertahanan Indonesia dalam mengantisipasi situasi tersebut.

Pada pertandingan, Indra Sjafri menyoroti para pemain yang menurutnya tidak menjalankan instruksi latihan.

Komentar itu langsung mendapat tanggapan dari Greg, yang sebelumnya juga sudah diberitahu bahwa tidak seharusnya satu momen dijadikan kambing hitam karena pertandingan berlangsung 90 menit.

Kali ini, Greg kembali menyuarakan kritik yang lebih tajam. Ia menyimpulkan keseriusan Indra dalam menjalankan pekerjaannya.

Dua bulan sebelum SEA Games 2025, Indra ditunjuk sebagai pelatih Timnas U-22 setelah sebelumnya menjabat Direktur Teknik PSSI—posisi yang ia emban cukup lama di grup usia muda.

"Pelatih Indra harus jelas mau jadi apa? Pelatih atau direktur teknik? Kalau jadi dirtyk, berhentilah jadi pelatih dadakan. Kalau pelatih, ya harus siap bertanggung jawab pelatih seperti lain saat gagal," kata Greg Nwokolo dikutip dari Instagram Greg On A Talk.

baca juga

Greg juga menegaskan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki banyak pelatih berkualitas yang mampu menangani Timnas U-22.

Ia menilai pemilihan pelatih tidak boleh hanya berkutat pada nama-nama yang sama.

"PSSI masih punya banyak nama bagus yang layak untuk posisi itu. Sepak bola bukan tempat untuk berkumpul keluarga," tegasnya.

Kritik Greg mempertegas bahwa kegagalan di SEA Games 2025 bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga mencakup manajemen, konsistensi peran, dan arah pelatihan sepak bola Indonesia ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menanti Keajaiban Indra Sjafri, Mampukah Indonesia U-22 Cetak Tiga Gol Tanpa Balas Lawan Myanmar?

Menanti Keajaiban Indra Sjafri, Mampukah Indonesia U-22 Cetak Tiga Gol Tanpa Balas Lawan Myanmar?

Bola | Jum'at, 12 Desember 2025 | 11:20 WIB

Peluang Timnas Indonesia U-22 Lolos ke Semifinal SEA Games 2025 Tetap Berat, Kenapa?

Peluang Timnas Indonesia U-22 Lolos ke Semifinal SEA Games 2025 Tetap Berat, Kenapa?

Bola | Jum'at, 12 Desember 2025 | 11:10 WIB

Dion Markx Lupakan Tampil Bapuk Lawan Filipina, Kini Fokus Lawan Myanmar Malam Ini

Dion Markx Lupakan Tampil Bapuk Lawan Filipina, Kini Fokus Lawan Myanmar Malam Ini

Bola | Jum'at, 12 Desember 2025 | 11:02 WIB

Terkini

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 19:26 WIB

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:25 WIB

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 19:20 WIB

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:19 WIB

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:14 WIB

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:08 WIB

×