Skandal Sepak Bola Malaysia Makin Runyam, FIFA Galak Banget

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 17 Desember 2025 | 18:52 WIB
Skandal Sepak Bola Malaysia Makin Runyam, FIFA Galak Banget
Sepak bola Malaysia (FAM)
baca 10 detik
  • Malaysia dihukum kalah 0-3 dalam tiga laga internasional akibat penggunaan pemain ilegal.

  • FAM wajib membayar denda tambahan senilai Rp209 juta berdasarkan aturan FIFA terbaru.

  • Tujuh pemain naturalisasi dilarang bermain selama satu tahun karena melanggar syarat keturunan.

Suara.com - Kabar buruk kembali menghantam dunia sepak bola Malaysia setelah otoritas tertinggi FIFA menjatuhkan hukuman tambahan.

Federasi Sepak Bola Malaysia atau FAM baru saja menerima surat resmi terkait keputusan Komite Disiplin FIFA.

Pertemuan krusial yang berlangsung pada Jumat lalu tersebut mengungkap adanya pelanggaran serius dalam skuad nasional.

Otoritas sepak bola dunia tersebut menyoroti penggunaan tujuh pemain naturalisasi yang statusnya dianggap tidak sah.

Sanksi ini menjadi pukulan telak kedua bagi FAM setelah sebelumnya sempat mendapatkan teguran serupa.

Pelanggaran Kode Disiplin FIFA 2025

Berdasarkan hasil investigasi, FAM terbukti melanggar Pasal 19 Kode Disiplin FIFA edisi terbaru tahun 2025.

Pelanggaran ini berfokus pada pengerahan penggawa yang tidak memenuhi kriteria kelayakan untuk membela sebuah negara.

Akibat dari kelalaian administratif tersebut, FIFA mewajibkan FAM membayar denda tambahan sebesar 10 ribu franc Swiss.

baca juga

Jika dikonversi ke dalam mata uang Indonesia, nilai denda tersebut mencapai angka sekitar Rp209 juta.

Keputusan ini menambah beban finansial federasi yang sebelumnya sudah terkena sanksi administratif dalam jumlah besar.

Pernyataan Resmi Komite Disiplin

FIFA memberikan ketegasan bahwa setiap pelanggaran status pemain akan berdampak langsung pada hasil pertandingan tim.

"Dalam hal ini, Komite Disiplin FIFA telah memutuskan bahwa Malaysia dinyatakan kalah 3-0 dalam ketiga pertandingan. Selain itu, FAM juga didenda CHF 10.000," tulis pernyataan FIFA dikutip dari Berita Harian.

Hukuman kalah telak tersebut secara otomatis membatalkan seluruh catatan kemenangan yang sebelumnya telah diraih di lapangan.

Poin-poin yang dikumpulkan oleh skuad Harimau Malaya dalam tiga laga tertentu kini dinyatakan hangus sepenuhnya.

FAM kini harus menghadapi kenyataan pahit bahwa posisi mereka di ranking dunia berpotensi mengalami penurunan drastis.

Tiga Laga Yang Dinyatakan Kalah

Adapun pertandingan yang menjadi objek hukuman meliputi laga uji coba internasional melawan tim nasional Tanjung Verde.

Pertandingan tersebut sebelumnya berlangsung pada tanggal 29 Mei 2025 dengan hasil kemenangan bagi kubu Malaysia.

Laga kedua yang dianulir adalah duel panas bertajuk derbi melayu melawan Singapura pada 4 September 2025.

Terakhir adalah pertandingan melawan Palestina yang diselenggarakan pada tanggal 8 September 2025 silam oleh FAM.

Ketiga partai tersebut kini resmi tercatat sebagai kekalahan 0-3 bagi Malaysia dalam statistik resmi organisasi FIFA.

Riwayat Sanksi Dan Denda Miliaran

Sebelum hukuman terbaru ini muncul, Komite Disiplin FIFA sebenarnya sudah memberikan sanksi pada September 2025.

Kala itu, Malaysia diwajibkan membayar denda fantastis sebesar 350 ribu franc Swiss atau sekitar Rp7,3 miliar.

Besaran denda tersebut diberikan karena federasi dianggap lalai dalam memverifikasi dokumen kewarganegaraan para pemain naturalisasi.

Tujuh pemain yang bersangkutan terbukti tidak memiliki kakek atau nenek yang lahir di wilayah Malaysia.

Syarat garis keturunan ini merupakan poin krusial dalam aturan kelayakan pemain yang ditetapkan secara ketat.

Hukuman Individu Bagi Pemain Terkait

Selain federasi, ketujuh pemain naturalisasi yang bermasalah tersebut juga tidak luput dari jerat hukuman FIFA.

Masing-masing dari mereka dijatuhi skorsing atau larangan bertanding selama 12 bulan dari seluruh aktivitas sepak bola.

Tidak hanya larangan bermain, para pemain tersebut juga diwajibkan membayar denda pribadi kepada otoritas FIFA.

Setiap pemain harus menyetor uang sebesar 2.000 franc Swiss atau setara dengan nilai Rp41 juta rupiah.

Situasi ini memaksa Malaysia untuk segera melakukan perombakan besar-besaran dalam susunan pemain nasional mereka ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malaysia Disanksi FIFA Kalah WO, Pengurus FAM Dirumorkan Mundur Berjamaah

Malaysia Disanksi FIFA Kalah WO, Pengurus FAM Dirumorkan Mundur Berjamaah

Bola | Rabu, 17 Desember 2025 | 18:20 WIB

Timnas Indonesia Diuntungkan Usai FIFA Hukum Malaysia Kalah WO di 3 Pertandingan

Timnas Indonesia Diuntungkan Usai FIFA Hukum Malaysia Kalah WO di 3 Pertandingan

Bola | Rabu, 17 Desember 2025 | 14:27 WIB

FIFA Resmi Hukum Timnas Malaysia Kalah WO di 3 Laga Akibat Skandal Naturalisasi

FIFA Resmi Hukum Timnas Malaysia Kalah WO di 3 Laga Akibat Skandal Naturalisasi

Bola | Rabu, 17 Desember 2025 | 13:39 WIB

Terkini

5 Retinol Serum untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Atasi Kerutan dan Flek Hitam

5 Retinol Serum untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Atasi Kerutan dan Flek Hitam

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 16:21 WIB

Mengungkap Asal-usul Teror Boneka Terkutuk dalam Film The Doll Ghawiah

Mengungkap Asal-usul Teror Boneka Terkutuk dalam Film The Doll Ghawiah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 16:15 WIB

Viva Face Tonic Boleh Dipakai Umur Berapa? Simak Hal yang Perlu Diketahui

Viva Face Tonic Boleh Dipakai Umur Berapa? Simak Hal yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 16:13 WIB

Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?

Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 16:12 WIB

Jejak Kontroversi Willie Salim: dari Rendang Hilang, Giveaway Settingan hingga Viral di Bundaran HI

Jejak Kontroversi Willie Salim: dari Rendang Hilang, Giveaway Settingan hingga Viral di Bundaran HI

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 16:05 WIB

Super Gemas! 5 Lip Scrub Kemasan Jar Mungil untuk Bibir Halus dan Lembap

Super Gemas! 5 Lip Scrub Kemasan Jar Mungil untuk Bibir Halus dan Lembap

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 16:00 WIB

Kiky Saputri Ngenyek Rakyat Jelata dari Jet Pribadi Viral Lagi, Windah Basudara Serukan Rumbling

Kiky Saputri Ngenyek Rakyat Jelata dari Jet Pribadi Viral Lagi, Windah Basudara Serukan Rumbling

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 16:00 WIB

Tak Semua Pasien Kanker Payudara Harus Jalani Mastektomi, Ada Pilihan Operasi Lain

Tak Semua Pasien Kanker Payudara Harus Jalani Mastektomi, Ada Pilihan Operasi Lain

Health | Minggu, 01 November 2026 | 15:57 WIB

Lautan Manusia Padati Monas, Dubes Palestina Terharu: Dukungan Rakyat Indonesia Sangat Luar Biasa!

Lautan Manusia Padati Monas, Dubes Palestina Terharu: Dukungan Rakyat Indonesia Sangat Luar Biasa!

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:55 WIB

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:45 WIB

×