Dipecat Klub Korea, Shin Tae-yong Masih Laku Keras di Asia

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 17 Desember 2025 | 22:05 WIB
Dipecat Klub Korea, Shin Tae-yong Masih Laku Keras di Asia
Shin Tae-yong (PSSI)
baca 10 detik
  • Shin Tae-yong resmi berstatus tanpa klub setelah meninggalkan posisi pelatih di Ulsan HD.

  • Meskipun performa di klub menurun, keberhasilan bersama Timnas Indonesia menjaga reputasi Shin Tae-yong.

  • STY kini sedang mengevaluasi berbagai tawaran dari tim nasional maupun klub profesional internasional.

Suara.com - Sosok Shin Tae-yong kembali menjadi perbincangan hangat dalam bursa perpindahan pelatih di kancah sepak bola internasional.

Juru taktik yang berasal dari Korea Selatan ini sekarang tidak terikat kontrak dengan tim mana pun.

Kepastian ini muncul setelah dirinya resmi mengakhiri masa pengabdian bersama klub ternama Korea, Ulsan HD.

Meskipun perjalanan karirnya di Ulsan berakhir lebih cepat, pesona kepelatihan pria yang akrab disapa STY ini tetap memikat.

Kini banyak pihak menanti keputusan strategis apa yang akan diambil oleh mantan pelatih tim nasional Korea Selatan tersebut.

Catatan statistik menunjukkan bahwa periode kepemimpinan STY di Ulsan HD memang tidak berjalan sesuai ekspektasi.

Dalam sepuluh pertandingan terakhir yang dijalani, ia hanya mampu mengamankan dua kali kemenangan saja.

Sisa laga lainnya berakhir dengan empat hasil imbang serta menelan empat kali kekalahan pahit.

Walau demikian, kegagalan di level klub tersebut tidak serta-merta melunturkan reputasi besarnya di mata dunia.

baca juga

Banyak analis menilai bahwa kemampuan adaptasi dan visinya masih sangat dibutuhkan oleh banyak tim.

Daya tarik utama Shin Tae-yong saat ini terletak pada keberhasilannya mentransformasi kekuatan Timnas Indonesia secara signifikan.

Ia mencatatkan sejarah dengan membawa skuad Garuda menembus putaran final Piala Asia melalui perjuangan keras.

Bahkan di bawah arahannya, Indonesia kini memiliki peluang nyata untuk bersaing memperebutkan tiket Piala Dunia 2026.

Prestasi fenomenal di level Asia inilah yang membuat namanya tetap masuk dalam daftar elit pelatih incaran.

Keberhasilannya membangun fondasi pemain muda di Indonesia menjadi nilai tambah yang sangat dihargai kolega internasional.

Dalam sebuah kesempatan, Shin Tae-yong secara terbuka mengakui bahwa dirinya sudah mulai dihubungi banyak pihak.

Ia menjelaskan bahwa sudah ada beberapa tawaran serius yang masuk ke meja kerjanya belakangan ini.

"Belum lama ini, Shin Tae-yong mengakui sudah menerima sejumlah tawaran," ungkapnya memberikan kepastian tentang situasi terkini.

Kendati demikian, pelatih berusia 54 tahun ini masih menutup rapat identitas tim yang mencoba meminangnya.

Sikap hati-hati ini menunjukkan bahwa ia tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan besar berikutnya.

Saat ini ia lebih memilih untuk melakukan refleksi mendalam mengenai apa yang terjadi selama di Ulsan HD.

Evaluasi mandiri menjadi prioritas utama STY agar tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa mendatang.

"STY memilih melakukan evaluasi menyeluruh atas kegagalannya bersama Ulsan HD," tulis laporan terkait langkah profesionalnya.

Salah satu kabar yang sempat menggemparkan publik adalah ketertarikan dari Federasi Sepak Bola China.

China dikabarkan sangat terkesan dengan progres yang ditunjukkan oleh Timnas Indonesia sejak ditangani oleh pria Korsel ini.

Namun kabar burung mengenai posisi pelatih Timnas China akhirnya menghilang setelah mereka menunjuk Jiayi Shao.

Di sisi lain, publik teringat dengan komitmen emosional yang pernah diucapkan oleh pelatih bertangan dingin ini.

"Menariknya, STY pernah menyatakan enggan melatih timnas lain selain Indonesia," sebuah pernyataan yang selalu diingat penggemar Garuda.

Kini opsi yang paling masuk akal bagi kelanjutan karirnya adalah kembali melatih klub profesional di liga kompetitif.

Kompetisi Super League disebut-sebut menjadi destinasi yang realistis bagi Shin Tae-yong untuk membuktikan kembali tajinya.

Dunia sepak bola kini sedang memantau dengan cermat ke mana arah langkah kaki STY selanjutnya.

Apakah ia akan kembali ke lapangan hijau sebagai pelatih klub atau justru menunggu momentum tim nasional lainnya.

Kualitas kepemimpinannya diprediksi akan tetap menjadi komoditas panas dalam bursa transfer pelatih musim ini.

Pengalaman internasional yang luas menjadi jaminan mutu bagi setiap tim yang berhasil mendapatkan tanda tangannya.

Mari kita tunggu kabar resmi mengenai pelabuhan baru bagi sang arsitek lapangan hijau asal Korea Selatan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia Diuntungkan Usai FIFA Hukum Malaysia Kalah WO di 3 Pertandingan

Timnas Indonesia Diuntungkan Usai FIFA Hukum Malaysia Kalah WO di 3 Pertandingan

Bola | Rabu, 17 Desember 2025 | 14:27 WIB

4 Kriteria Wajib Pelatih Baru Timnas Indonesia Dibongkar PSSI

4 Kriteria Wajib Pelatih Baru Timnas Indonesia Dibongkar PSSI

Bola | Rabu, 17 Desember 2025 | 14:14 WIB

Ditolak John Heitinga, PSSI Janji Umumkan Pelatih Baru dalam Waktu Dekat

Ditolak John Heitinga, PSSI Janji Umumkan Pelatih Baru dalam Waktu Dekat

Your Say | Rabu, 17 Desember 2025 | 14:35 WIB

Terkini

Koperasi Desa Merah Putih Kini Pasok Lele untuk Program MBG

Koperasi Desa Merah Putih Kini Pasok Lele untuk Program MBG

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Minyak Dunia Semakin Murah, Harga BBM Gimana?

Minyak Dunia Semakin Murah, Harga BBM Gimana?

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Analisis Timnas Indonesia vs Vietnam: Lini Tengah Kunci Garuda Raih 3 Poin

Analisis Timnas Indonesia vs Vietnam: Lini Tengah Kunci Garuda Raih 3 Poin

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Transisi Ekonomi Hijau Dinilai Mustahil Tanpa Kolaborasi Lintas Sektor

Transisi Ekonomi Hijau Dinilai Mustahil Tanpa Kolaborasi Lintas Sektor

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:33 WIB

5 Lipstik Wardah yang Cocok untuk Ombre, Bibir Lebih Pink dan Tahan Lama

5 Lipstik Wardah yang Cocok untuk Ombre, Bibir Lebih Pink dan Tahan Lama

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:32 WIB

Tahan Beli, Emas Antam Harganya Naik Lagi Jadi Rp2,61 juta/Gram

Tahan Beli, Emas Antam Harganya Naik Lagi Jadi Rp2,61 juta/Gram

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:23 WIB

CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!

CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Dua Aksi Demo Warnai Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 597 Personel

Dua Aksi Demo Warnai Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 597 Personel

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut

Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:18 WIB

7 Perbedaan Parfum EDT, EDP, dan Extrait de Parfum: Daya Tahan hingga Karakter Aroma

7 Perbedaan Parfum EDT, EDP, dan Extrait de Parfum: Daya Tahan hingga Karakter Aroma

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:15 WIB

×