Kata-kata Pelatih Persija Usai Rizky Ridho Gagal Menangi FIFA Puskas Award

Ronald Seger Prabowo, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 19 Desember 2025 | 07:02 WIB
Kata-kata Pelatih Persija Usai Rizky Ridho Gagal Menangi FIFA Puskas Award
Bek Persija Jakarta sekaligus Timnas Indonesia, Rizky Ridho. [pssi.org]
baca 10 detik
  • Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyatakan tidak masalah atas kegagalan Rizky Ridho meraih FIFA Puskas Award 2025.
  • Rizky Ridho dinominasikan berkat gol spektakuler dari tengah lapangan saat Persija melawan Arema FC musim lalu.
  • Santiago Montiel dari Independiente memenangkan penghargaan tersebut dengan gol salto spektakuler pada Mei 2025.

Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menanggapi kegagalan anak asuhannya Rizky Ridho memenangi FIFA Puskas Award 2025. Ia tidak masalah karena dalam persaingan pasti ada menang dan kalah.

Seperti diketahui, Ridho masuk nominasi gol terbaik 2025 saat membela Persija ketika berhadapan dengan Arema FC di Liga 1 musim lalu. Gol eks Persebaya Surabaya itu dicetak dari tengah lapangan yang pastinya jarang terjadi.

Tetapi, gol tersebut belum membuat Ridho memang. Ia kalah dari Santiago Montiel ketika membela Independiente melalui golnya ke gawang Independiente Rivadavia pada Mei 2025 di Liga Argentina.

Pemain berposisi bek kanan itu menyambar bola liar di depan kotak penalti dengan sepakan salto kaki kiri dan meluncur deras ke gawang lawan.

Gol ini bisa dibilang spektakuler lantaran tingkat kesulitan yang begitu tinggi.

Souza menyebut memang dirinya mengharapkan Ridho menang. Tetapi, kalah pun tidak masalah karena gol bek Timnas Indonesia juga keren.

"Kami tentu berharap dia bisa menang, tapi itu adalah kompetisi gol-gol terbaik. Sayangnya dia tidak menang, namun itu tidak mengubah apa pun dalam hidupnya," kata Souza di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, Kamis (18/12/2025).

"Minggu sebelumnya dia sempat berada di posisi teratas, lalu berubah, dan itu hal yang wajar," jelasnya.

Sekadar informasi, proses penentuan Puskas Award dinilai oleh dua kelompok pemilih, yakni penggemar dan panel FIFA Legends.

baca juga

Setiap pilihan diberi poin sesuai peringkatnya. Sementara suara dari kedua kelompok memiliki bobot yang sama, yakni 50 persen dari total penilaian.

Puskas Award diberikan kepada pemain yang mengumpulkan poin terbanyak, setelah melewati seluruh proses pemungutan suara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelatih Persija Soal Rizky Ridho Gagal Menang FIFA Puskas Award: Nggak Ngaruh

Pelatih Persija Soal Rizky Ridho Gagal Menang FIFA Puskas Award: Nggak Ngaruh

Bola | Kamis, 18 Desember 2025 | 20:29 WIB

Persija Lagi Gacor di Super League, Pelatih Persija Belum Kepikiran Datangkan Ivar Jenner

Persija Lagi Gacor di Super League, Pelatih Persija Belum Kepikiran Datangkan Ivar Jenner

Bola | Kamis, 18 Desember 2025 | 20:25 WIB

Sumatra Barat Dihantam Bencana, Operator Super League Minta Semen Padang vs Persija Tetap Digelar

Sumatra Barat Dihantam Bencana, Operator Super League Minta Semen Padang vs Persija Tetap Digelar

Bola | Rabu, 17 Desember 2025 | 14:31 WIB

Terkini

MBG 2.0 Harus Buktikan Nol Korupsi dan Keracunan, Bukan Sekadar Ganti Sistem

MBG 2.0 Harus Buktikan Nol Korupsi dan Keracunan, Bukan Sekadar Ganti Sistem

News | Senin, 02 November 2026 | 16:35 WIB

Periklindo Ingatkan Risiko Lonjakan Kendaraan Listrik di Indonesia

Periklindo Ingatkan Risiko Lonjakan Kendaraan Listrik di Indonesia

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 16:35 WIB

Viral TOA Masjid Al Falaah Ciputat Ditembak-tembak, Begini Kata Polisi

Viral TOA Masjid Al Falaah Ciputat Ditembak-tembak, Begini Kata Polisi

News | Senin, 02 November 2026 | 16:33 WIB

The Boy and the Heron: Dunia Tak Harus Sempurna untuk Tetap Layak Ditinggali

The Boy and the Heron: Dunia Tak Harus Sempurna untuk Tetap Layak Ditinggali

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:30 WIB

Urutan Hair Care untuk Rambut Rontok Parah dan Mulai Beruban di Usia Menjelang Menopause

Urutan Hair Care untuk Rambut Rontok Parah dan Mulai Beruban di Usia Menjelang Menopause

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:25 WIB

3 Pilihan Karier di Bidang Customer Experience untuk Kamu yang Menguasai Bahasa Asing

3 Pilihan Karier di Bidang Customer Experience untuk Kamu yang Menguasai Bahasa Asing

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:23 WIB

Cara Mengatasi Memori HP Penuh Padahal Aplikasi Sedikit, Ini Solusinya

Cara Mengatasi Memori HP Penuh Padahal Aplikasi Sedikit, Ini Solusinya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 16:23 WIB

Jaga Independensi Komisi Nasional Disabilitas, Kemensos Pastikan Seleksi Bebas Intervensi

Jaga Independensi Komisi Nasional Disabilitas, Kemensos Pastikan Seleksi Bebas Intervensi

News | Senin, 02 November 2026 | 16:20 WIB

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:17 WIB

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:15 WIB

×