Tangan Dingin Kim Sang-sik, Baru 1,5 Tahun Jadi Pelatih Vietnam Langsung Kasih Medali Emas

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:49 WIB
Tangan Dingin Kim Sang-sik, Baru 1,5 Tahun Jadi Pelatih Vietnam Langsung Kasih Medali Emas
Kim Sang-sik (vff.org.vn)
baca 10 detik
  • Kim Sang-sik berhasil membawa Vietnam meraih medali emas sepak bola pada SEA Games 2025.

  • Vietnam sukses melakukan comeback dramatis dengan mengalahkan Thailand 3-2 di partai final tersebut.

  • Pelatih asal Korea Selatan tersebut telah mengoleksi tiga trofi internasional selama menukangi Timnas Vietnam.

Suara.com - Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Federasi Sepakbola Vietnam (VFF) melalui tangan dingin pelatih asal Korea Selatan, Kim Sang-sik.

Keberhasilan Kim Sang-sik memimpin armada The Golden Star selama satu setengah tahun terakhir membuahkan hasil luar biasa di SEA Games 2025.

Tiga trofi bergengsi di kawasan Asia Tenggara kini telah resmi masuk ke dalam lemari prestasi mereka.

Pencapaian terbaru terjadi saat Vietnam memastikan diri sebagai peraih medali emas pada ajang sepak bola SEA Games 2025.

Pasukan Khuat Van Khang berhasil menumbangkan perlawanan sengit Thailand pada partai puncak yang digelar Kamis malam.

Pertandingan perebutan tempat tertinggi tersebut menyuguhkan tensi yang sangat tinggi bagi kedua tim yang bertanding.

Vietnam sempat berada dalam posisi tertekan setelah tertinggal dua gol tanpa balas pada paruh pertama laga.

Situasi sulit di babak pertama tidak membuat semangat juang para pemain Vietnam luntur begitu saja di lapangan.

Memasuki babak kedua, momentum pertandingan mulai beralih sepenuhnya ke tangan anak asuh Kim Sang-sik yang tampil agresif.

baca juga

Nguyen Dinh Bac menjadi aktor utama yang memperkecil kedudukan lewat gol pembukanya yang membangkitkan asa rekan setimnya.

Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan Vietnam akhirnya membuahkan hasil manis ketika laga memasuki menit ke-60 jalannya pertandingan.

Pham Ly Duc berhasil menyamakan kedudukan menjadi imbang dan memaksa pertandingan berlanjut hingga ke babak perpanjangan waktu.

Drama sesungguhnya terjadi pada masa tambahan waktu ketika intensitas permainan meningkat drastis di antara kedua belah pihak.

Pham Minh Duc muncul sebagai pahlawan kemenangan lewat gol krusialnya yang tercipta tepat pada menit ke-96 laga tersebut.

Skor akhir 3-2 mengunci kemenangan dramatis Vietnam sekaligus memastikan raihan medali emas di hadapan pendukung lawan mereka.

Keberhasilan di SEA Games 2025 ini menjadi bukti validitas keputusan VFF saat merekrut Kim Sang-sik tahun lalu.

Pelatih berpengalaman ini telah bertransformasi menjadi penguasa baru di kancah sepak bola Asia Tenggara sejak menjabat.

Tercatat sejak resmi menahkodai tim pada Mei 2024, ia sudah mempersembahkan tiga gelar juara internasional yang berbeda.

Sebelum meraih emas SEA Games, mantan pelatih Jeonbuk Hyundai ini telah mengamankan trofi bergengsi Piala AFF 2024.

Koleksi prestasinya semakin lengkap dengan raihan juara pada turnamen kelompok umur Piala AFF U-23 tahun 2025.

Meskipun telah merajai ASEAN, tantangan yang lebih besar sudah menanti di depan mata pelatih berusia 49 tahun tersebut.

VFF menaruh harapan besar agar Kim Sang-sik mampu meloloskan tim nasional mereka ke putaran final Piala Asia 2027.

Target ini menjadi prioritas utama untuk membuktikan bahwa level sepak bola Vietnam sudah melampaui persaingan regional semata.

Saat ini fokus manajemen beralih pada situasi kontrak kerja sang pelatih yang akan segera menemui titik akhir.

Kontrak profesional yang ditandatangani Kim Sang-sik diketahui akan berakhir secara resmi pada tanggal 31 Maret 2026 mendatang.

Tersisa waktu empat bulan bagi federasi untuk menentukan kelanjutan kerja sama dengan arsitek lapangan hijau asal Korea ini.

Memperpanjang durasi kontrak dianggap sebagai langkah paling masuk akal bagi VFF melihat stabilitas performa tim saat ini.

Kehadiran Kim Sang-sik dinilai publik sepak bola setempat mampu mengembalikan memori indah pada masa kejayaan Park Hang-seo.

Era Park Hang-seo sebelumnya sukses membawa Vietnam mendominasi dengan gelar Piala AFF dan dua medali emas SEA Games.

Kini Kim Sang-sik berpeluang melampaui catatan tersebut jika terus diberikan kepercayaan penuh oleh federasi sepak bola mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panaskan Laga Final SEA Games 2025, Atlet Thailand Lempar Psywar ke Timnas Voli Indonesia

Panaskan Laga Final SEA Games 2025, Atlet Thailand Lempar Psywar ke Timnas Voli Indonesia

Sport | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:47 WIB

Timnas Indonesia U-22 Tidak Gagal Sendiri di SEA Games 2025, Daftar Cabor Tak Bawa Medali

Timnas Indonesia U-22 Tidak Gagal Sendiri di SEA Games 2025, Daftar Cabor Tak Bawa Medali

Bola | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:35 WIB

Greg Nwokolo Kritik Tajam Timnas Indonesia Gagal Total di SEA Games 2025: Maju 10 Langkah, Lalu...

Greg Nwokolo Kritik Tajam Timnas Indonesia Gagal Total di SEA Games 2025: Maju 10 Langkah, Lalu...

Bola | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:17 WIB

Terkini

Skema Dua Gelandang Brasil Rapuh, Carlo AncelottI: Saya Punya Pengalaman, Gak Usah Panik

Skema Dua Gelandang Brasil Rapuh, Carlo AncelottI: Saya Punya Pengalaman, Gak Usah Panik

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:57 WIB

Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, Respons Berkelas YouTuber Korea inoCat

Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, Respons Berkelas YouTuber Korea inoCat

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:55 WIB

Bintang Timnas Maroko Achraf Hakimi Akan Diadili dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan

Bintang Timnas Maroko Achraf Hakimi Akan Diadili dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:30 WIB

Shin Tae-yong Pasang Target Juara untuk Persija, Minta Pemain Berkorban Habis-habisan

Shin Tae-yong Pasang Target Juara untuk Persija, Minta Pemain Berkorban Habis-habisan

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:02 WIB

Permintaan Khusus John Herdman! PSSI Ngebut Naturalisasi 2 Pemain Ini Demi Juara Piala AFF 2026

Permintaan Khusus John Herdman! PSSI Ngebut Naturalisasi 2 Pemain Ini Demi Juara Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:56 WIB

Saat Ivana Knoll Tiba dengan Korset Transparan, Suporter Abaikan Harry Kane Cs

Saat Ivana Knoll Tiba dengan Korset Transparan, Suporter Abaikan Harry Kane Cs

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:36 WIB

Ogah Kehilangan Permata Timnas Indonesia, Persija Resmi Ikat Jangka Panjang Rayhan Hannan

Ogah Kehilangan Permata Timnas Indonesia, Persija Resmi Ikat Jangka Panjang Rayhan Hannan

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:36 WIB

Ibu Saya Harus Milih Dia atau Kami yang Kelaparan! Kisah Pilu Striker Haiti di Piala Dunia 2026

Ibu Saya Harus Milih Dia atau Kami yang Kelaparan! Kisah Pilu Striker Haiti di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:25 WIB

Eks Top Skor Serie A Igor Protti Meninggal Dunia, Pesan Perpisahannya Menggetarkan

Eks Top Skor Serie A Igor Protti Meninggal Dunia, Pesan Perpisahannya Menggetarkan

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:14 WIB

Mengenal Jimat Keberuntungan Argentina Diego Iacovone, Dari Intelijen ke Dapur Tim Tango

Mengenal Jimat Keberuntungan Argentina Diego Iacovone, Dari Intelijen ke Dapur Tim Tango

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:05 WIB