-
Gempa kembar Venezuela merenggut 6.125 korban jiwa dan melukai puluhan ribu warga.
-
Tim gabungan telah membersihkan 346.755 ton puing bangunan di area terdampak bencana.
-
Ribuan relawan dan personel asing dikerahkan dalam penanganan status darurat bencana ini.
Suara.com - Korban jiwa gempa bumi kembar Venezuela menembus 6.125 orang di tengah pembersihan ratusan ribu ton puing bangunan. Penanganan darurat bencana ini terus meluas dengan melibatkan puluhan ribu relawan serta tim penyelamat internasional.
Skala kerusakan akibat guncangan dahsyat akhir Juni lalu memaksa fasilitas kesehatan bekerja melampaui kapasitas normal. Sebanyak 60.992 pasien telah mendapatkan perawatan medis intensif di berbagai rumah sakit sejak hari pertama bencana.
Fase pemulihan pascabencana kini berfokus pada pembongkaran reruntuhan yang menimbun area permukiman warga. Petugas pembersih meratakan 346.755 ton puing untuk membuka akses pertolongan di wilayah terdampak.

Capaian pembersihan tersebut melingkupi 16,51 persen dari total perkiraan volume reruntuhan bangunan yang hancur. Kerja keras tim gabungan terus berlanjut guna mempercepat evakuasi serta pemulihan infrastruktur vital.
"Sejumlah rumah sakit telah merawat 60.992 pasien sejak terjadi gempa," kata Rodriguez melalui aplikasi Telegram, Senin (3/8).
Mobilisasi Relawan dan Bantuan Luar Negeri
Pemerintah merespons situasi kritis ini dengan mengarahkan puluhan ribu personel ke zona bencana secara serentak. Sebanyak 30.989 petugas layanan darurat diterjunkan langsung untuk mengamankan wilayah terdampak.
Dukungan masyarakat lokal juga mengalir deras melalui keterlibatan puluhan ribu tenaga sukarela. Sebanyak 31.745 relawan bekerja bahu-membahu menuntaskan misi kemanusiaan di lapangan.
Solidaritas dunia internasional memperkuat operasi penyelamatan di wilayah terdampak gempa kembar tersebut. Sebanyak 2.278 anggota tim penyelamat asing bergabung bersama personel domestik.
Sinergi lintas negara ini menjadi kunci utama dalam mempercepat penanganan darurat bagi para korban. Berbagai komunitas global terus mengirimkan logistik dan bantuan medis ke Venezuela.
Jumlah korban tewas akibat gempa kembar dahsyat yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni 2026, terus bertambah menjadi 6.125 orang, kata Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez.
Rekam Jeda Bencana Gempa Kembar Venezuela
Bencana mengerikan ini bermula dari dua guncangan hebat berkekuatan Magnitudo 7,2 dan 7,5 pada akhir Juni lalu. Kedua gempa bumi tersebut menghantam bumi Venezuela dalam rentang waktu yang sangat singkat, yakni 39 detik.
Dampak kerusakan yang sangat masif memicu pemerintah menetapkan status darurat nasional secara cepat. Penetapan status tersebut membuka jalan bagi masuknya bantuan kemanusiaan global hingga saat ini.