-
Fulham bermain imbang 1-1 melawan Crystal Palace dalam lanjutan Liga Inggris di Selhurst Park.
-
Marco Silva mengkritik keputusan medis terhadap Jorge Cuenca yang memicu gol pembuka bagi lawan.
-
Tom Cairney menjadi penyelamat lewat gol penyeimbang di menit ke-80 untuk mengamankan poin.
Manfaat dari keunggulan jumlah pemain ini langsung dikonversi dengan sangat baik oleh lini depan The Eagles.
Jean Philippe-Mateta berhasil mengoyak jala gawang Fulham melalui sundulan akurat yang tercipta tepat pada menit ke-39.
Silva menilai bahwa situasi tersebut seharusnya bisa diantisipasi jika seluruh pemainnya masih berada di dalam area permainan.
"Oke, kalau itu gegar otak, kita bisa merasakannya, itu bisa berbahaya dan memang perlu memanggil staf medis. Namun tidak setiap kejadian seperti itu harus begitu. Sama sekali tidak ada alasan bagi Cuenca untuk berada di luar lapangan pada momen tersebut," kata juru taktik asal Portugal itu.
Kekosongan posisi yang ditinggalkan Cuenca terbukti menjadi titik lemah yang dimanfaatkan secara maksimal oleh kubu tuan rumah.
Memasuki paruh kedua, Fulham mencoba meningkatkan intensitas serangan guna mengejar ketertinggalan skor di papan digital.
Emile Smith Rowe dan rekan setimnya terus menekan pertahanan lawan meski sering membentur tembok kokoh Crystal Palace.
Kesabaran tim tamu akhirnya membuahkan hasil manis ketika pertandingan memasuki sepuluh menit terakhir waktu normal babak kedua.
Gelandang senior Tom Cairney muncul sebagai pahlawan bagi Fulham melalui gol penyeimbang yang ia cetak pada menit ke-80.
Baca Juga: Arsenal Tantang Chelsea di Semifinal Carabao Cup, Merino Kirim Peringatan ke The Blues
Gol tersebut menyelamatkan wajah Fulham dari kekalahan memalukan di laga tandang Liga Inggris musim 2025/2026 ini.
Tambahan satu poin dari London Selatan ini belum mampu mengangkat posisi Fulham secara signifikan di tabel klasemen.
Skuad asuhan Marco Silva saat ini masih tertahan di peringkat ke-11 dengan koleksi total 27 poin dari 19 laga.
Mereka memiliki jumlah poin yang identik dengan Crystal Palace, namun kalah dalam perhitungan produktivitas selisih gol.
Fulham mencatatkan selisih gol minus satu, sementara Palace tetap unggul tipis dengan selisih gol plus satu di klasemen.
Kedua tim kini harus bersiap menatap jadwal padat berikutnya guna memperbaiki posisi mereka di papan tengah Liga Inggris.