- PSSI menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, menarik perhatian media asing dan Korea.
- Media Korea menjuluki Herdman "Guus Hiddink Kanada" karena komitmen tinggal di Indonesia.
- Herdman sebelumnya sukses membawa timnas Kanada lolos Piala Dunia 2022 setelah 36 tahun.
Suara.com - John Herdman resmi ditunjuk oleh PSSI menjadi pelatih Timnas Indonesia. Penunjukkan Herdman jadi sorotan media asing.
Bahkan salah satu media asing memberikan julukan khusus kepada pelatih asal Inggris tersebut.
Media asal Korea menyebut John Herdman sebagai Guus Hiddink Kanada.
“Hiddink Kanada” itu dinilai memiliki pendekatan yang sangat berbeda dibanding pendahulunya, Patrick Kluivert," ulas salah satu media Korea, Daum.
Media Korea Selatan itu menyoroti keputusan PSSI ini sebagai langkah strategis jangka panjang.
Salah satu faktor utama yang membuat Herdman dipilih adalah komitmennya untuk tinggal di Indonesia bersama keluarga selama masa kontrak.
"Pendekatan ini dianggap selaras dengan visi PSSI untuk membangun sepak bola nasional secara berkelanjutan, sekaligus memberikan transfer ilmu kepada pelatih dalam negeri," tulis media Korea itu.
Keputusan Herdman ini menjadi kontras tajam dengan era Patrick Kluivert.
Saat ditunjuk pada awal 2025, Kluivert membawa banyak staf asing dari Eropa. Namun, hasil di lapangan tak sesuai ekspektasi.
Baca Juga: John Herdman Buka Pintu untuk Asisten Pelatih Lokal, PSSI Siapkan Banyak Nama
Timnas Indonesia mengalami kekalahan telak, termasuk kalah 1-5 dari Australia dan 0-6 dari Jepang di babak kualifikasi Piala Dunia.
Timnas Indonesia pun gagal melaju ke putaran final, baik melalui babak ketiga maupun keempat, sehingga PSSI memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Kluivert pada Oktober lalu.
John Herdman bukan nama sembarangan. Pelatih kelahiran 1975 itu dikenal sebagai pelatih non-eks pemain profesional yang sukses besar di sepak bola internasional, baik di sektor putri maupun putra.
Ia membawa Timnas Putri Selandia Baru lolos ke Piala Dunia Wanita 2011, lalu mengantar Timnas Putri Kanada meraih medali perunggu Olimpiade London 2012, prestasi bersejarah bagi Kanada.
Keberhasilannya berlanjut saat menangani Timnas Putra Kanada. Dengan gaya permainan agresif, pressing tinggi, serta pemanfaatan sayap yang intens, Herdman sukses membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar setelah penantian 36 tahun.
Kontributor: M.Faqih