- FC Twente menunjuk Erik ten Hag sebagai direktur teknik baru terhitung mulai 1 Februari 2026.
- Ten Hag menandatangani kontrak hingga musim panas 2028, menggantikan Jan Streuer yang akan pensiun.
- Penunjukan ini berpotensi memengaruhi nasib bek FC Twente, Mees Hilgers, yang sebelumnya bermasalah.
Suara.com - FC Twente resmi menunjuk Erik ten Hag sebagai direktur teknik baru klub mulai Februari 2026. Pengumuman ini disampaikan klub Eredivisie tersebut pada Selasa waktu setempat.
Pelatih asal Belanda itu menandatangani kontrak hingga musim panas 2028 dan akan menggantikan Jan Streuer yang pensiun pada akhir musim.
Eks pelatih Manchester United itu akan mulai bekerja pada pada 1 Februari 2026.
Penunjukan ini menjadi momen spesial bagi Ten Hag yang kembali ke kampung halaman. Ia mengawali karier sepak bola di Twente sebagai pemain, kemudian melanjutkan perjalanan sebagai pelatih akademi, asisten hingga staf teknis.
"Sangat luar biasa bisa kembali ke FC Twente," kata Ten Hag dalam pernyataan resmi klub.
"Saya tumbuh sebagai suporter Twente sejak kecil di Het Diekman. Karier bermain dan melatih saya dimulai di sini. Dengan pengalaman dalam pengembangan pemain muda dan membangun budaya tim, saya ingin memperkuat fondasi teknis klub agar bisa tumbuh berkelanjutan."
Ten Hag menganggur sejak meninggalkan Bayer Leverkusen pada September 2025, hanya tiga pertandingan setelah ditunjuk sebagai pelatih musim panas itu.
Sebelumnya, ia menghabiskan dua musim penuh di Manchester United dan mempersembahkan dua trofi FA Cup dan League Cup, tetapi didepak pada 2024 menyusul performa buruk di Liga Inggris.
Datangnya Ten Hag ke FC Twente tentu bakal berdampak pada nasib bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers.
Baca Juga: Ada Orang Islam, Daftar Calon Pelatih Manchester United Pengganti Ruben Amorim
Seperti diketahui saat ini, Mees Hilgers tengah fokus pada penyembuhan cedera yang ia alami. Kabar terbaru menyebut bahwa Hilgers resmi bergabung dengan agensi ternama LIAN Sports Group.
Di masa dirtek Jan Streuer, nasib Hilgers di FC Twente terbilang tak menentu.
Hubungan antara Hilgers dan FC Twente memanas sejak bursa transfer musim panas lalu.
Pemicunya adalah kegagalan transfer sang pemain ke klub Prancis, Stade Brest, yang kemudian berbuntut pada masalah kontrak.
"Mees Hilgers mengalami tahun yang benar-benar buruk. Pemain internasional Indonesia empat kali itu sempat berpeluang pindah ke Stade Brest pada musim panas lalu. Namun transfer tersebut batal karena keterbatasan waktu," tulis laporan media Belanda, VoetbalPrimeur.