Bos Operator Super League Sampai Geleng-geleng Melihat Tendangan Kungfu Hilmi Gimnastiar

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 07 Januari 2026 | 14:46 WIB
Bos Operator Super League Sampai Geleng-geleng Melihat Tendangan Kungfu Hilmi Gimnastiar
Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)
baca 10 detik
  • Pemain PS Putra Jaya Muhammad Hilmi Gimnastiar resmi dipecat akibat tendangan kungfu brutal.

  • Direktur I.League dan Komdis PSSI mengecam keras tindakan kekerasan pada laga Liga 4.

  • Federasi menekankan keselamatan atlet adalah prioritas utama sesuai dengan Undang-Undang Keolahragaan Nasional.

Suara.com - Direktur Utama I.League, operator Super League, Ferry Paulus menyayangkan tindakan tendangan kungfu yang dilakukan pemain PS Putra Jaya, Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar kepada pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha.

Aksi tidak sportif itu dilakukan saat babak 32 besar Liga 4 PSSI Jawa Timur di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Senin (5/1/2026).

“Ini tindakan yang jauh dari nilai-nilai sportivitas. Jelas dalam tayangan televisi maupun media sosial terlihat tendangan itu disengaja untuk mencederai lawan," kata Ferry Paulis dalam keterangannya.

"Hukuman berat layak dijatuhkan kepada Hilmi. Ini juga menjadi pelajaran bagi semua pemain untuk lebih berhati-hati ketika bermain karena ini juga menyangkut periuk nasi pemain. Jadi bermain sewajarnya saja," jelasnya.

Klub PS Putra Jaya juga bergerak cepat. Mereka memastikan Muhammad Hilmi Gimnastiar dipecat dari klub itu. 

Hal itu diumumkan melalui akun media sosial klub Putra Jaya, Senin (5/1/2026) malam WIB. 

Dalam pernyataan pemecatan itu, Putra Jaya menilai bahwa tindakan yang dilakukan Hilmi tidak sesuai dengan asas sepak bola fair play, serta menyalahi koridor aturan sepak bola.

”Kami selaku pengurus PS Putra Jaya Sumurwaru meminta maaf kepada semua pihak atas perbuatan pemain kami khususnya kepada tim Perseta 1970,” tulis pernyataan surat pengumuman pemecatan yang ditanda tangani Ketua Harian PS Putra Jaya Sumurwaru, Gaung Andaka Ranggi P.

Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI Umar Husin, menilai pelanggaran itu sangat serius sehingga layak dihukum berat.

baca juga

“Ya, isu tentang keselamatan atlet ini tidak hanya monopoli keluarga sepak bola. Semua olahraga itu harus menjamin keselamatan atletnya. Jadi pertandingan bisa ditunda, bisa dibatalkan, bisa ditutup kalau mengancam keselamatan atlet dan pihak-pihak yang terlibat," ujar Umar. 

"Itu diatur di Undang-Undang Olahraga, Undang-Undang Keolahragaan Nasional, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022. Itu banyak sekali pasal-pasal yang mengatur tentang keutamaan menyangkut keselamatan atlet. Misalkan atlet sakit dipaksa main, itu enggak boleh gitu.”

“Memang untuk mencegah berulangnya tindakan-tindakan brutal,harus ditegakkan secara tegas. Pada prinsipnya kita itu ingin mengembangkan dunia sepak bola, membantu federasi mengembangkan sebuah kondisi yang kondusif untuk perkembangan sepak bola."

"Artinya bagaimana sepak bola itu berkembang dengan sehat, dengan baik, dan tidak merugikan pihak lain," lanjut Umar.

“Nah, pihak-pihak yang mengancam atmosfer yang sehat ini yang mesti ditertibkan. Yang mesti kita berikan teguran, denda, sanksi, dan lain sebagainya demi tegaknya fair play dan rule of the game dari olahraga khususnya sepak bola."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Duel Panas Kontra Persija Jakarta, Petinggi Persib Bandung Kirim Peringatan ke Jakmania

Jelang Duel Panas Kontra Persija Jakarta, Petinggi Persib Bandung Kirim Peringatan ke Jakmania

Bola | Rabu, 07 Januari 2026 | 14:36 WIB

Karier Tamat! Tendangan Kungfu Hilmi Berbuah Hukuman Seumur Hidup dari PSSI

Karier Tamat! Tendangan Kungfu Hilmi Berbuah Hukuman Seumur Hidup dari PSSI

Bola | Rabu, 07 Januari 2026 | 14:21 WIB

Persija Jakarta Resmi Lepas 3 Pemain Sekaligus, Siapa Saja?

Persija Jakarta Resmi Lepas 3 Pemain Sekaligus, Siapa Saja?

Bola | Rabu, 07 Januari 2026 | 13:03 WIB

Terkini

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

×