Karier Tamat! Tendangan Kungfu Hilmi Berbuah Hukuman Seumur Hidup dari PSSI

Pebriansyah Ariefana | Adie Prasetyo Nugraha | Suara.com

Rabu, 07 Januari 2026 | 14:21 WIB
Karier Tamat! Tendangan Kungfu Hilmi Berbuah Hukuman Seumur Hidup dari PSSI
Muhammad Hilmi Gimnastiar, PS Putra Jaya
  • Hilmi Gimnastiar dihukum larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup akibat kekerasan di Liga 4.

  • Korban bernama Firman Nugraha mengalami luka serius di dada akibat tekel keras pelaku tersebut.

  • Pelaku melanggar berbagai pasal Kode Disiplin PSSI 2025 dan telah dipecat oleh klubnya.

Suara.com - Pelaku aksi kekerasan yang menggegerkan Liga 4 Jawa Timur, Muhammad Hilmi Gimnastiar, akhirnya menerima ganjaran paling berat dalam dunia sepak bola nasional. 

Komite Disiplin (Komdis) PSSI Asosiasi Provinsi (Asprov) Jawa Timur menjatuhkan sanksi larangan beraktivitas di sepak bola seumur hidup.

Keputusan tegas tersebut diputuskan dalam sidang Komdis PSSI Jatim pada Selasa (6/1/2026). Meski demikian, pemain yang membela Klub Putra Jaya Pasuruan itu masih memiliki ruang untuk menempuh jalur banding sesuai regulasi yang berlaku.

"Komite Disiplin (Komdis) PSSI Provinsi Jawa Timur menjatuhkan hukuman berat berupa larangan beraktivitas sepakbola seumur hidup kepada pemain Klub Putra Jaya Pasuruan, Muh. Hilmi Gimnastiar (NPG 23)," tulis putusan Komdis PSSI Jatim yang dibagikan PS Putra Jaya.

Tak hanya hukuman utama, Komdis PSSI Jatim juga menegaskan bahwa sanksi tersebut dijatuhkan demi menjaga marwah sepak bola dan menjadi peringatan keras bagi pemain lain agar tidak mengulangi tindakan serupa.

"Dengan mempertimbangkan dampak serius yang ditimbulkan, serta untuk memberikan efek jera dan pembelajaran bagi pemain lain, Komdis PSSI Jawa Timur menjatuhkan hukuman tambahan berupa larangan beraktivitas sepakbola seumur hidup kepada yang bersangkutan."

Dalam pertimbangannya, Komdis PSSI Jatim menyoroti kondisi korban, pemain Perseta Tulungagung Firman Nugraha. 

Firman mengalami luka di bagian dada akibat tekel brutal Hilmi, yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kondisi fisiknya.

Secara regulasi, tindakan Hilmi masuk dalam kategori pelanggaran berat berupa violent conduct sebagaimana tercantum dalam Pasal 48 juncto Pasal 49 Kode Disiplin PSSI. 

Selain itu, aksinya juga dinilai melanggar Pasal 10 dan Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025.

Sebelum hukuman dari Komdis PSSI Jatim resmi dijatuhkan, Hilmi Gimnastiar telah lebih dulu diberhentikan oleh klubnya.

Ledakan emosi di atas lapangan yang tak terkendali akhirnya menjadi titik akhir perjalanan kariernya di dunia sepak bola.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perseta 1970: Firman Nugraha Cedera Serius dan Berisiko

Perseta 1970: Firman Nugraha Cedera Serius dan Berisiko

Bola | Rabu, 07 Januari 2026 | 12:14 WIB

Korban Brutal Tendangan Kungfu Muhammad Hilmi Gimnastiar Kejang-kejang Hingga Rusuk Retak

Korban Brutal Tendangan Kungfu Muhammad Hilmi Gimnastiar Kejang-kejang Hingga Rusuk Retak

Bola | Rabu, 07 Januari 2026 | 11:51 WIB

Masa Lalu John Herdman yang Kelam Dibongkar Habis-habisan Media Belanda

Masa Lalu John Herdman yang Kelam Dibongkar Habis-habisan Media Belanda

Bola | Rabu, 07 Januari 2026 | 10:37 WIB

Terkini

Vinicius Jr Dukung Lamine Yamal Lawan Chant Anti Muslim Oknum Suporter

Vinicius Jr Dukung Lamine Yamal Lawan Chant Anti Muslim Oknum Suporter

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 16:45 WIB

Titik Terang Skandal Paspoortgate, KNVB Tidak Sanksi Dean James dan Go Ahead Eagles

Titik Terang Skandal Paspoortgate, KNVB Tidak Sanksi Dean James dan Go Ahead Eagles

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 16:23 WIB

Bali United Tak Gentar Main di GBLA, Johnny Jansen Siapkan Strategi Lumat Persib

Bali United Tak Gentar Main di GBLA, Johnny Jansen Siapkan Strategi Lumat Persib

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 16:05 WIB

Maarten Paes Kena Semprot Legenda Ajax, Pola Permainannya Dinilai Tak Masuk Akal

Maarten Paes Kena Semprot Legenda Ajax, Pola Permainannya Dinilai Tak Masuk Akal

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 15:49 WIB

Comeback Epik! Timnas Futsal Indonesia Hajar Australia, Melaju ke Semifinal

Comeback Epik! Timnas Futsal Indonesia Hajar Australia, Melaju ke Semifinal

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 15:28 WIB

Bicara ke Erick Thohir, John Herdman Minta PSSI Fokus pada Pengembangan Usia Dini

Bicara ke Erick Thohir, John Herdman Minta PSSI Fokus pada Pengembangan Usia Dini

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 14:07 WIB

Arsenal Gendong Liga Inggris di Liga Champions

Arsenal Gendong Liga Inggris di Liga Champions

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 13:47 WIB

Hector Souto Pamerkan Kemampuan Bahasa Indonesia Usai Kalahkan Malaysia

Hector Souto Pamerkan Kemampuan Bahasa Indonesia Usai Kalahkan Malaysia

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 13:29 WIB

Arne Slot: Liverpool Bakal Dipermalukan PSG Jika Ulangi Performa Lawan Man City

Arne Slot: Liverpool Bakal Dipermalukan PSG Jika Ulangi Performa Lawan Man City

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 13:21 WIB

Pelatih PSBS Biak Akui Timnya Kehilangan Semangat Bertanding, Gara-gara Gaji?

Pelatih PSBS Biak Akui Timnya Kehilangan Semangat Bertanding, Gara-gara Gaji?

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 13:18 WIB