-
Ze Valente resmi mencatatkan 101 penampilan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
-
Pemain Portugal ini menargetkan 200 pertandingan karena merasa sangat dihargai di PSIM Yogyakarta.
-
Dedikasi dan konsistensi fisik menjadi kunci utama Valente bertahan di ketatnya persaingan liga.
Suara.com - Gelandang andalan PSIM Yogyakarta berkebangsaan Portugal baru saja menorehkan tinta emas dalam perjalanan karier profesionalnya.
Sosok bernama Ze Valente ini secara resmi telah melampaui angka seratus pertandingan di kompetisi sepak bola tertinggi tanah air.
Awal mula petualangannya di rumput hijau Indonesia terjadi saat memperkuat PSS Sleman pada bulan Juli tahun 2022 silam.
Momen bersejarah penampilan ke-100 tersebut berhasil ia raih ketika berhadapan dengan PSBS Biak di penghujung Desember lalu.
Kini jumlah pertandingannya bertambah menjadi 101 laga usai tampil impresif melawan Semen Padang di Stadion Sultan Agung.
Pemain bernomor punggung sentral ini sukses mencetak gol tunggal yang mengunci kemenangan tim berjuluk Laskar Mataram tersebut.
Meski sudah mencapai angka yang cukup besar, antusiasme sang pemain untuk terus merumput di Indonesia tidak meredup.
Valente mengaku merasa sangat nyaman dan dihargai selama merintis karier di kasta tertinggi sepak bola nasional ini.
Ia bahkan memasang target pribadi yang jauh lebih tinggi untuk masa depannya bersama klub yang ia bela.
Baca Juga: Persija Jakarta Resmi Lepas 3 Pemain Sekaligus, Siapa Saja?
“Saya ingin mencapai sebanyak mungkin selama saya merasa dihargai di sini. Jadi mari kita lihat apa yang terjadi tahun demi tahun. Tapi jika saya bisa mencapai angka 200 pertandingan di liga ini, saya akan sangat senang,” kata pemain asal Portugal itu.
Mencapai seratus penampilan bukanlah perkara yang sederhana bagi pemain asing yang baru pertama kali merantau ke Asia.
Sebelum menapakkan kaki di Indonesia, pemain berusia 31 tahun ini lebih banyak menghabiskan waktu di liga Eropa.
Negara kelahirannya, Portugal, menjadi tempat utama bagi dirinya dalam mengembangkan bakat sepak bola sejak usia dini.
Tercatat ia hanya pernah dua kali keluar dari Portugal untuk membela klub di wilayah Spanyol serta Siprus.
Namun pengalaman singkat di kedua negara Eropa tersebut menjadi modal berharga saat ia memutuskan pindah ke lingkungan baru.