-
Persija Jakarta resmi meminjam Alaeddine Ajaraie dari NorthEast United untuk perkuat lini serang.
-
Alaeddine Ajaraie datang dengan status top skor dan pemain terbaik Liga India musim lalu.
-
Direktur Mohamad Prapanca menargetkan gelar juara pada akhir musim kompetisi Super League 2025.
Suara.com - Bos Persija Jakarta Mohamad Prapanca buka suara alasan mendatangkan Alaeddine Ajaraie yang merupakan pemain berlabel top skor Liga India di paruh Super League 2025/2026. Sang pemain diharapkan bisa membantu Macan Kemayoran jadi juara.
Alaeddine Ajaraie adalah pemain anyar kedua Macan Kemayoran di paruh musim ini. Sebelumnya, Persija sudah mendaratkan Fajar Fathurrahman, yang sebelumnya 5 tahun berbaju Borneo FC Samarinda.
Nah, khusus Alaeddine hadir bersama Persija dengan status pinjaman sampai akhir musim ini. Ia hadir menyusul ketidakjelasan kompetisi di India.
“Alaeddine didatangkan untuk membuat kami lebih kuat dan lebih tajam. Kami sangat serius melangkah ke putaran kedua Super League," kata Direktur Persija, Mohamad Prapanca dalam keterangannya.
"Bukan hanya dengan sekadar narasi, tetapi dengan pembuktian melalui evaluasi komposisi tim. Kami berharap dapat mengakhiri musim dengan senyum bahagia, yaitu juara,” jelasnya.
Alaeddine bergabung dengan Persija dengan status pinjaman dari klub Liga India, NorthEast United, hingga akhir musim. Ia tiba di Jakarta dengan label mentereng.
Musim lalu, di Indian Super League 2024/2025, Alaeddine sukses menjadi top skor dengan koleksi 23 gol serta tujuh assist, sekaligus dinobatkan sebagai Pemain Terbaik.
Pada musim 2025/2026, dalam sembilan laga di dua turnamen (Durand Cup dan Super Cup), ia membukukan 10 gol dan lima assist. Sebuah penegasan bahwa ia datang dengan kualitas, bukan sebagai sosok sembarangan.
Perjalanan karier Ajaraie adalah kisah tentang ketekunan. Dari Widad Temara (2019), RS Berkane (2019–2020), hingga MAS Fes (2020–2022), ia menapaki setiap tahap dengan kerja keras.
Baca Juga: Tak Mau Terbuai Puncak Klasemen, Eliano Reijnders Bicara Soal Ancaman Persib
Ia merantau ke Timur Tengah bersama Muaither SC (2022–2023), lalu kembali ke tanah kelahirannya untuk membela AS FAR Rabat (2023/2024).
Puncaknya hadir bersama NorthEast United (2024–sekarang), tempat ia menjelma menjadi sosok penentu dan pusat perhatian.