- Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengkritik keras standar kepemimpinan wasit jelang Derby Manchester.
- Guardiola menilai Erling Haaland tidak mendapat perlindungan layak dari pengadil saat duel fisik di Premier League.
- Kritik ini muncul akibat keputusan wasit yang dinilai merugikan Haaland dalam laga melawan Brighton dan Newcastle.
Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, kembali melontarkan kritik keras terhadap standar kepemimpinan wasit jelang Derby Manchester melawan Manchester United sore ini.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan Erling Haaland tidak mendapatkan perlindungan yang layak dari para pengadil lapangan, terutama dalam duel-duel fisik di Premier League.
Haaland akan menghadapi Manchester United di Old Trafford dengan catatan impresif, yakni delapan gol dalam enam pertemuan liga melawan Setan Merah.
Namun, penyerang berusia 25 tahun itu tengah mengalami periode sulit dalam urusan mencetak gol jika dibandingkan dengan standar tingginya sendiri.
Guardiola menyoroti keras keputusan-keputusan wasit yang menurutnya merugikan Haaland, khususnya dalam beberapa laga terakhir menghadapi Brighton dan Newcastle United.
![Pecahkan Rekor 100 Gol, Erling Haaland: Kalau Saya Mandul, Kritik Saya [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/12/03/94286-erling-haaland.jpg)
Dalam pertandingan tersebut, Haaland terlibat duel fisik intens dengan Jan Paul van Hecke dan Sven Botman, namun City dinilai jarang mendapatkan pelanggaran.
“Erling adalah satu-satunya penyerang di dunia yang membuat lebih banyak pelanggaran kepada bek dibandingkan bek yang melanggarnya,” kata Guardiola dilansir dari Dailymail.
“Saya tidak pernah melihat hal seperti ini. Di awal musim, wasit bilang akan sebaliknya, tapi yang terjadi justru sebaliknya.”
Guardiola juga menyinggung kontroversi keputusan menganulir gol Antoine Semenyo di laga Newcastle akibat posisi offside Haaland, yang kembali memanaskan diskusi soal konsistensi kepemimpinan wasit.
Baca Juga: Legenda AC Milan Sebut Guardiola Pelatih Terbaik Dunia, Mourinho Pelatih Terburuk
Pelatih City itu menegaskan dirinya tidak melakukan kontak dengan kepala badan wasit Inggris, Howard Webb, namun mempertanyakan standar perlindungan terhadap pemain, terutama di dalam kotak penalti.
“Coba lihat apa yang terjadi di kotak penalti, bukan hanya dengan Man City,” ujarnya.
“Saya tidak tahu bagaimana penjaga gawang bisa bertahan dengan semua dorongan yang terjadi. Saya juga tidak mengerti mengapa setiap kali Erling menyentuh lawan, itu selalu dianggap pelanggaran dari Erling.”
Kontributor: Adam Ali