Jelang Piala Dunia 2026, Internal FIFA Terbelah, Penghargaan kepada Trump Bikin Malu Petinggi

Galih Prasetyo

Senin, 19 Januari 2026 | 17:53 WIB
Jelang Piala Dunia 2026, Internal FIFA Terbelah, Penghargaan kepada Trump Bikin Malu Petinggi
Donald Trump dan Cristiano Ronaldo. (Instagram/@cristiano)
baca 10 detik
  • FIFA merasa malu setelah menganugerahkan FIFA Peace Award kepada Donald Trump pada 5 Desember 2025.
  • Trump menerima penghargaan tersebut menjelang undian Piala Dunia 2026, namun kebijakan agresifnya memicu kritik.
  • Kekhawatiran muncul mengenai kesiapan AS sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 akibat ketegangan geopolitik.

Suara.com - FIFA dikabarkan berada dalam posisi serba tidak nyaman menyusul keputusan kontroversial mereka menganugerahkan FIFA Peace Award kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjelang undian Piala Dunia 2026.

Seorang sumber internal menyebut federasi sepak bola dunia itu kini merasa sangat malu atas penghargaan yang telah diberikan.

Momen tersebut terjadi pada 5 Desember 2025, saat Presiden FIFA Gianni Infantino secara langsung menyerahkan penghargaan perdamaian perdana FIFA kepada Trump dalam acara drawing Piala Dunia 2026.

Dalam pidatonya kala itu, Infantino menyebut Trump sebagai sosok pemimpin yang membawa harapan, persatuan, dan masa depan.

Sejak menerima penghargaan tersebut, Trump justru menuai kritik tajam akibat sejumlah kebijakan luar negeri yang agresif.

FIFA resmi meluncurkan FIFA ASEAN Cup, turnamen baru untuk negara Asia Tenggara (Instagram/Gianni Infantino)
FIFA resmi meluncurkan FIFA ASEAN Cup, turnamen baru untuk negara Asia Tenggara (Instagram/Gianni Infantino)

Amerika Serikat dilaporkan melancarkan serangan udara ke Venezuela, menangkap Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya, serta mengancam akan menginvasi Greenland demi alasan keamanan nasional.

Menurut laporan The Guardian, seorang sumber internal FIFA mengungkapkan bahwa perasaan tidak nyaman di internal organisasi kini telah berubah menjadi rasa malu yang mendalam.

Beberapa pejabat FIFA disebut menilai bahwa tindakan Trump setelah menerima penghargaan sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai perdamaian dan persatuan yang menjadi dasar pemberian FIFA Peace Award.

Bahkan, ada kekhawatiran serius terkait kesiapan Amerika Serikat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 di tengah ketegangan geopolitik.

baca juga

Seorang pejabat senior FIFA mengakui bahwa proses menuju turnamen nanti akan berlangsung sangat sensitif dan sulit, baik sebelum maupun selama kompetisi berlangsung.

Meski demikian, FIFA secara resmi tetap membela keputusan mereka. Dalam pernyataannya, juru bicara FIFA menegaskan bahwa organisasi tersebut mendukung penuh penghargaan perdamaian tahunan yang mereka berikan.

“FIFA mendukung penuh Peace Award sebagai bentuk pengakuan atas tindakan luar biasa dalam mempromosikan perdamaian dan persatuan,” ujar pernyataan tersebut.

Kontributor: Azka Putra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokumen Gaji Bocor! Presiden FIFA Kantongi Rp46,4M, Belanja Kasur Seharga Rumah

Dokumen Gaji Bocor! Presiden FIFA Kantongi Rp46,4M, Belanja Kasur Seharga Rumah

Bola | Senin, 19 Januari 2026 | 15:47 WIB

Ancaman Tarif Trump Picu Jerman Ambil Langkah Ekstrem, Ini 9 Negara yang Pernah Boikot Piala Dunia

Ancaman Tarif Trump Picu Jerman Ambil Langkah Ekstrem, Ini 9 Negara yang Pernah Boikot Piala Dunia

Bola | Senin, 19 Januari 2026 | 15:40 WIB

Tak Bisa Leha-Leha, John Herdman Sudah Ditunggu Seabrek Event Bersama Skuat Garuda di Tahun 2026!

Tak Bisa Leha-Leha, John Herdman Sudah Ditunggu Seabrek Event Bersama Skuat Garuda di Tahun 2026!

Your Say | Senin, 19 Januari 2026 | 14:10 WIB

Bulgaria Resmi Bergabung, Bakal Menjadi Penyelamat Marwah FIFA Series 2026 Indonesia?

Bulgaria Resmi Bergabung, Bakal Menjadi Penyelamat Marwah FIFA Series 2026 Indonesia?

Your Say | Senin, 19 Januari 2026 | 11:33 WIB

Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk? FIFA Terus Diam, Trump Makin Menggila

Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk? FIFA Terus Diam, Trump Makin Menggila

Bola | Senin, 19 Januari 2026 | 09:59 WIB

Terkini

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

×