- Liverpool tetap dukung Arne Slot meski hasil imbang lawan Burnley picu cemoohan fans.
- Pemilik klub FSG tidak berencana ganti pelatih di tengah musim meskipun performa menurun.
- Spekulasi bursa manajer menguat karena Xabi Alonso sukses besar bersama Bayer Leverkusen.
Suara.com - Liverpool dikabarkan telah mengambil keputusan penting terkait masa depan Arne Slot di Anfield.
Meski nama Xabi Alonso ramai dikaitkan dengan kursi manajer The Reds, manajemen klub disebut masih memberikan dukungan penuh kepada pelatih asal Belanda tersebut.
Liverpool baru saja ditahan imbang 1-1 oleh Burnley di ajang Premier League akhir pekan lalu.
Hasil tersebut memicu reaksi keras dari sebagian pendukung di Anfield, yang terdengar mencemooh tim seusai pertandingan.
Situasi ini menjadi sorotan karena fan Liverpool dikenal loyal dan jarang menunjukkan ketidakpuasan secara terbuka.

Kondisi tersebut memunculkan spekulasi bahwa posisi Slot mulai berada di bawah tekanan.
Terlebih lagi, ketersediaan Xabi Alonso di bursa pelatih setelah ia resmi meninggalkan Real Madrid membuat rumor pergantian manajer semakin menguat.
Namun, laporan The Athletic menyebutkan bahwa pemilik Liverpool, Fenway Sports Group (FSG), tidak memiliki rencana melakukan perubahan di kursi pelatih pada pertengahan musim.
Slot disebut masih mendapatkan kepercayaan penuh dari hierarki klub untuk melanjutkan proyeknya hingga akhir musim.
Baca Juga: Jungkalkan Crystal Palace, Sunderland Raih Dua Kemenangan Beruntun
Saat ini, Liverpool berada di peringkat keempat klasemen Premier League dengan koleksi 36 poin. Meski demikian, persaingan papan atas sangat ketat.
The Reds hanya unggul empat poin dari Everton yang berada di posisi ke-10, sementara Manchester United menempel ketat di peringkat kelima dengan selisih satu poin.
Secara statistik, Liverpool memang belum terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk 10 laga Premier League.
Namun, hasil imbang terlalu sering menghantui, dengan enam kali seri dari sembilan pertandingan liga terakhir.
Lebih mengkhawatirkan lagi, Liverpool hanya mampu meraih lima kemenangan dari 17 laga Premier League terakhir.
The Reds mengumpulkan 21 poin dari total 51 poin maksimal, dengan rata-rata 1,24 poin per pertandingan. Catatan ini bahkan lebih buruk dibandingkan raihan Roy Hodgson saat mengakhiri masa kepelatihannya di Liverpool.