Real Madrid Dalam Masalah Besar, Toni Kroos Ungkap Akar Krisis di Bernabeu

Galih Prasetyo

Senin, 19 Januari 2026 | 11:52 WIB
Real Madrid Dalam Masalah Besar, Toni Kroos Ungkap Akar Krisis di Bernabeu
Real Madrid Dalam Masalah Besar, Toni Kroos Ungkap Akar Krisis di Bernabeu [Instagram Toni Kroos]
  • Kondisi Real Madrid 2025/2026 memburuk, ditandai kegagalan di Supercopa dan Copa del Rey, berujung pemecatan Xabi Alonso.
  • Toni Kroos berpendapat Madrid butuh sedikit kekacauan spontan, bukan permainan terlalu terkontrol, untuk memenangkan laga besar.
  • Kroos mengkritik kurangnya pemahaman situasi pemain Madrid dan pendekatan taktis konservatif saat melawan Barcelona.

Suara.com - Musim 2025/2026 menjadi periode sulit bagi Real Madrid. Performa Los Blancos terus menurun dalam beberapa pekan terakhir, yang berpuncak pada kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol dan tersingkirnya mereka secara mengejutkan dari Copa del Rey oleh Albacete.

Rentetan hasil buruk tersebut bahkan berujung pada berakhirnya masa kepelatihan Xabi Alonso di Santiago Bernabeu.

Mantan gelandang Real Madrid, Toni Kroos, turut memberikan analisis tajam terkait kondisi mantan klubnya.

Berbicara dalam podcast Einfach mal luppen yang dikutip Diario AS, Kroos menilai Real Madrid kesulitan memenangkan laga besar jika permainan mereka terlalu terencana dan terkendali.

“Saya merasa mereka membutuhkan semacam kekacauan di lapangan untuk memenangkan pertandingan seperti ini. Bukan permainan yang sepenuhnya direncanakan atau dikontrol, tetapi laga yang berjalan naik turun, membiarkan hal-hal gila terjadi. Di situ, kualitas mereka bisa muncul,” ujar Kroos.

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Kalah dari Celta Vigo, Real Madrid Terancam Sanksi Berat [Instagram]
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Kalah dari Celta Vigo, Real Madrid Terancam Sanksi Berat [Instagram]

Namun, Kroos juga menyoroti kesalahan-kesalahan elementer yang justru merugikan Madrid, seperti yang terjadi pada gol pertama Barcelona di final Supercup.

Kross menilai situasi tersebut tidak seharusnya terjadi pada tim sebesar Real Madrid.

“Selama 30–35 menit mereka bertahan dengan baik. Xabi Alonso juga mengatakan merasa pertandingan terkendali, meski tanpa penguasaan bola. Setelah Raphinha gagal memanfaatkan peluang, seharusnya itu momen untuk menenangkan permainan. Tapi 30 detik kemudian mereka kembali kebobolan karena kehilangan bola dengan cara yang tidak perlu,” jelasnya.

Menurut Kroos, masalah utama Real Madrid terletak pada kurangnya pemahaman situasional di dalam pertandingan.

Ia menilai para pemain depan juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga bola dan menurunkan tempo ketika dibutuhkan.

“Dalam momen seperti itu, pemain depan harus bisa menahan bola dan tidak mengambil risiko. Saya merasa ada kekurangan dalam membaca permainan dan memahami apa yang dibutuhkan di setiap situasi,” tegas Kroos.

Kroos juga mengkritik pendekatan taktis Xabi Alonso saat menghadapi Barcelona di final Supercup di Jeddah.

Ia menilai strategi konservatif yang diterapkan memang terlihat aman, namun sulit membawa kemenangan dalam jangka panjang.

“Anda memang bisa menang dengan cara seperti itu, tapi lebih sering kalah. Real Madrid bisa menang karena kualitas individu, seperti gol Vinícius, tetapi saya merindukan permainan yang lebih terstruktur,” katanya.

Lebih lanjut, Kroos membandingkan gaya bermain Real Madrid dengan Barcelona.

Ia menilai tim yang ingin mendominasi penguasaan bola harus siap menderita saat kehilangan bola, seperti yang dilakukan Blaugrana.

“Barcelona adalah tim yang tidak suka tanpa bola, jadi mereka langsung menekan untuk merebutnya kembali. Jika Anda bisa menjaga penguasaan bola secara seimbang, peluang mengalahkan Barcelona akan jauh lebih besar. Jika hanya mengandalkan serangan balik, peluang menang tetap ada, tetapi sangat kecil,” pungkas Kroos.

Kontributor: Azka Putra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Florentino Perez Dikepung Amarah Fans, Bernabeu Jadi Saksi Krisis Real Madrid

Florentino Perez Dikepung Amarah Fans, Bernabeu Jadi Saksi Krisis Real Madrid

Bola | Minggu, 18 Januari 2026 | 20:40 WIB

Florentino Perez dan Vinicius Jr Dicemooh Madridista, Alvaro Arbeloa Pasang Badan

Florentino Perez dan Vinicius Jr Dicemooh Madridista, Alvaro Arbeloa Pasang Badan

Bola | Minggu, 18 Januari 2026 | 19:05 WIB

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih, Tottenham atau Liverpool yang Dipilih?

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih, Tottenham atau Liverpool yang Dipilih?

Bola | Minggu, 18 Januari 2026 | 13:40 WIB

Zidane Ungkap Kunci Taklukan Ruang Ganti Real Madrid: Pelatih Wajib Diterima Pemain

Zidane Ungkap Kunci Taklukan Ruang Ganti Real Madrid: Pelatih Wajib Diterima Pemain

Bola | Sabtu, 17 Januari 2026 | 19:30 WIB

Real Madrid di Titik Terendah, Alvaro Arbeloa Mohon Dukungan kepada Sosok Ini

Real Madrid di Titik Terendah, Alvaro Arbeloa Mohon Dukungan kepada Sosok Ini

Bola | Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:09 WIB

Terkini

Lamine Yamal Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026

Lamine Yamal Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:00 WIB

Tottenham Resmi Rekrut Andy Robertson, De Zerbi Kegirangan

Tottenham Resmi Rekrut Andy Robertson, De Zerbi Kegirangan

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:54 WIB

Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Menang Lagi saat Lawan Mozambik

Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Menang Lagi saat Lawan Mozambik

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:46 WIB

Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri

Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:42 WIB

Tepis Penalti, Emil Audero Ungkap Kunci Permainan Solid Lawan Oman

Tepis Penalti, Emil Audero Ungkap Kunci Permainan Solid Lawan Oman

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:25 WIB

John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Jumawa usai Kalahkan Oman 3-0

John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Jumawa usai Kalahkan Oman 3-0

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:19 WIB

Pelatih Oman Kena 'Prank' Timnas Indonesia, Peringkat Tidak Sesuai Kualitas

Pelatih Oman Kena 'Prank' Timnas Indonesia, Peringkat Tidak Sesuai Kualitas

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:11 WIB

Penantian Panjang, Timnas Indonesia Butuh Waktu 38 Tahun untuk Kembali Kalahkan Oman

Penantian Panjang, Timnas Indonesia Butuh Waktu 38 Tahun untuk Kembali Kalahkan Oman

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:05 WIB

Hasil Timnas Indonesia vs Oman: Garuda Menang Telak!

Hasil Timnas Indonesia vs Oman: Garuda Menang Telak!

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:11 WIB

Sesi Potret Erling Haaland Jelang Piala Dunia 2026 Panen Kritik Dianggap Fasis dan Neo Nazi

Sesi Potret Erling Haaland Jelang Piala Dunia 2026 Panen Kritik Dianggap Fasis dan Neo Nazi

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:56 WIB