Gaji Selangit hingga Kaki Kaca, Ini 3 Risiko Besar Persib Bandung Datangkan Layvin Kurzawa

Arief Apriadi

Selasa, 20 Januari 2026 | 14:08 WIB
Gaji Selangit hingga Kaki Kaca, Ini 3 Risiko Besar Persib Bandung Datangkan Layvin Kurzawa
Eks bintang PSG dan Timnas Prancis, Layvin Kurzawa dirumorkan gabung Persib Bandung. (Instagram/@kurzawa)
baca 10 detik
  • Perekrutan Layvin Kurzawa berisiko tinggi bagi Persib karena riwayat cederanya yang parah, terbukti hanya tampil empat kali bersama Boavista musim lalu.
  • Gaji fantastis Kurzawa berpotensi membebani keuangan klub dan memicu kecemburuan sosial di ruang ganti jika performanya tidak sesuai ekspektasi.
  • Tantangan adaptasi terhadap cuaca tropis, kualitas lapangan, dan perjalanan jauh di Indonesia bisa menjadi hambatan besar bagi pemain yang terbiasa dengan fasilitas Eropa.

Suara.com - Rumor ketertarikan Persib Bandung terhadap mantan bek kiri Paris Saint-Germain (PSG), Layvin Kurzawa, memang memantik antusiasme tinggi di kalangan Bobotoh.

Namun, di balik kilau nama besar dan rekam jejak mentereng di Eropa, terdapat potensi risiko serius yang wajib dipertimbangkan matang-matang oleh manajemen Pangeran Biru.

Mendatangkan pemain veteran dari benua biru tidak selalu menjamin kesuksesan instan, bahkan bisa menjadi bumerang bagi stabilitas tim jika tidak dikelola dengan hati-hati.

Berikut adalah tiga dampak buruk yang berpotensi menghantui Persib Bandung jika sukses mendaratkan Layvin Kurzawa ke Kota Kembang:

1. Riwayat Cedera yang Mengkhawatirkan

Dampak buruk pertama dan yang paling nyata adalah kondisi fisik Kurzawa yang terbilang sangat rapuh dalam beberapa musim terakhir.

Pemain berusia 33 tahun ini memiliki rekam jejak medis yang kurang meyakinkan, seringkali menghabiskan waktu di ruang perawatan ketimbang di lapangan hijau.

Fakta bahwa ia hanya mencatatkan total empat penampilan bersama Boavista di Liga Portugal musim lalu menjadi sinyal merah alias red flag yang sangat jelas.

Jika Persib merekrutnya, ada risiko besar Kurzawa akan lebih sering absen akibat cedera kambuhan, mengingat intensitas fisik dan jadwal padat Super League yang cukup brutal.

baca juga

Hal ini tentu akan merugikan tim yang membutuhkan pemain asing yang siap tempur di setiap pekan untuk mengejar target juara.

2. Beban Finansial dan Kecemburuan di Ruang Ganti

Status sebagai eks pemain Timnas Prancis dan PSG tentu membuat Kurzawa memiliki standar gaji yang sangat tinggi, mungkin salah satu yang termahal di sejarah liga.

Menggelontorkan dana fantastis untuk satu pemain berisiko mengganggu kesehatan finansial klub, terutama jika kontribusinya tidak sebanding dengan bayarannya.

Ketimpangan gaji yang terlalu mencolok antara Kurzawa dengan pemain pilar lainnya juga berpotensi memicu kecemburuan sosial di dalam ruang ganti.

Harmonisasi tim yang sudah dibangun susah payah oleh pelatih Bojan Hodak bisa terganggu jika ada pemain yang dianggap "anak emas" namun minim kontribusi nyata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Kocek Persib Bandung Datangkan Layvin Kurzawa?

Berapa Kocek Persib Bandung Datangkan Layvin Kurzawa?

Bola | Selasa, 20 Januari 2026 | 13:57 WIB

Tolak Liverpool dan Arsenal, Marc Guehi Beberkan Alasan Mantap Pilih Manchester City

Tolak Liverpool dan Arsenal, Marc Guehi Beberkan Alasan Mantap Pilih Manchester City

Bola | Selasa, 20 Januari 2026 | 13:41 WIB

Kepastian Layvin Kurzawa ke Persib Bandung, Tunggu Akhir Pekan Ini

Kepastian Layvin Kurzawa ke Persib Bandung, Tunggu Akhir Pekan Ini

Bola | Selasa, 20 Januari 2026 | 13:20 WIB

Terkini

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Sport | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:42 WIB

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

Kalbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:11 WIB

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×