- Jayden Oosterwolde mengonfirmasi PSSI dan Suriname intensif mendekat, tetapi ia fokus pada Timnas Belanda.
- PSSI telah menghubungi Oosterwolde secara rutin sejak 2020, namun ambisinya tetap membela Belanda.
- Pascal Struijk juga menyatakan fokusnya pada Timnas Belanda, meski mengapresiasi minat besar suporter Indonesia.
Suara.com - Asa publik sepak bola Indonesia untuk melihat bek kiri Fenerbahce, Jayden Oosterwolde mengenakan seragam Merah Putih tampaknya harus kembali tertunda.
Sang pemain secara terbuka mengonfirmasi adanya pendekatan intensif dari Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) dan Suriname, namun menegaskan bahwa prioritasnya saat ini masih tertuju pada Timnas Belanda.
Dalam sebuah wawancara dengan media Turki, A Spor bek yang juga fasih bermain sebagai bek tengah ini blak-blakan mengenai komunikasi rutin yang ia terima dari negara asal leluhurnya.
“Ibu saya berasal dari Indonesia. Mereka menghubungi saya setiap bulan dan menanyakan apakah saya ingin bermain Indonesia atau Suriname,” kata Jayden Oosterwolde, seperti dikutip dari akun @TimnasXtra.
Meskipun pendekatan tersebut dilakukan secara konsisten, jawaban Oosterwolde tetap sama.
Ambisinya untuk menembus skuad elite Der Oranje masih menjadi target utama dalam kariernya.
“Namun, saya masih ingin bermain untuk Belanda. Saya merasa punya peluang dan itulah hal yang ingin saya perjuangkan,” lanjutnya.
Ini bukanlah kali pertama PSSI mencoba merayu Oosterwolde. Upaya pendekatan bahkan sudah dimulai sejak tahun 2020, ketika namanya masuk dalam proyeksi untuk memperkuat Timnas Indonesia U-20 di ajang Piala Dunia U-20 2021.
Namun sejak saat itu hingga kini, pendiriannya tidak berubah. Sikap Oosterwolde didasari oleh performa apiknya di level klub.
Baca Juga: Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia Masih Lebih Rendah dari Malaysia
Bersama Fenerbahce musim ini, ia menjadi andalan di lini pertahanan, sering kali berduet dengan bek sekaliber Milan Skriniar.
Meski begitu, jalan menuju timnas Belanda sangat terjal, mengingat pos pertahanan mereka diisi oleh bintang-bintang top dunia seperti Virgil van Dijk, Matthijs de Ligt, Micky van de Ven, dan Nathan Aké.
Kasus Oosterwolde ini menjadi yang kedua dalam sepekan terakhir, di mana pemain keturunan potensial menegaskan fokusnya pada Timnas Belanda.
Sebelumnya bek Leeds United, Pascal Struijk juga menyampaikan hal serupa karena masih belum berniat untuk bela Timnas Indonesia dan menunggu panggilan dari Belanda.
"Menyenangkan melihat betapa bersemangatnya para penggemar dan betapa mereka (suporter Indonesia) menginginkan saya di sana. Ini menunjukkan betapa besarnya negara sepakbola itu," kata Pascal Struijk mengutip dari ESPN.
"Bermain untuk negara ibu saya bukanlah sesuatu yang saya fokuskan. Belanda? Mari berharap itu terjadi suatu hari nanti," pungkas Pascal Struijk.