-
Arne Slot bercanda mengenai rumor Xabi Alonso yang akan menggantikan posisinya di Liverpool.
-
Performa buruk Liverpool musim ini memicu spekulasi pergantian manajer meski kontrak masih panjang.
-
Xabi Alonso dikaitkan kembali ke Anfield setelah dikabarkan hengkang dari klub Real Madrid.
Suara.com - Kabar mengejutkan mengenai pergantian nakhoda di Anfield kini sedang menjadi perbincangan hangat publik sepak bola.
Arne Slot memberikan respons yang tak terduga saat mendengar namanya mulai digoyang oleh isu kedatangan manajer baru.
Mantan pelatih Feyenoord tersebut hanya bisa melempar senyuman ketika ditanya mengenai potensi Xabi Alonso merapat ke Liverpool.
Spekulasi ini mencuat setelah Alonso dikabarkan mengakhiri kerja samanya dengan raksasa Spanyol, Real Madrid.
Hubungan emosional yang mendalam antara Alonso dan publik Merseyside menjadi bahan bakar utama rumor kepindahan tersebut.
Perlu diingat bahwa sosok pria asal Spanyol tersebut bukanlah orang asing bagi pendukung setia The Reds.
Alonso tercatat pernah membela panji Liverpool selama lima musim terhitung sejak tahun 2004 hingga 2009 silam.
Selama berseragam merah, ia telah mencatatkan lebih dari 200 penampilan kompetitif di berbagai ajang bergengsi dunia.
Pencapaian paling ikonik miliknya adalah saat membantu Liverpool meraih trofi Liga Champions dalam drama di Istanbul 2005.
Baca Juga: Jadwal Liga Champions Pekan Ini, Sajikan Duel Seru Inter Milan vs Arsenal
Identitasnya sebagai gelandang elegan bernomor punggung 14 masih melekat kuat di memori para penggemar setingkat legenda.
Kondisi Liverpool saat ini memang sedang tidak baik-baik saja di bawah kendali taktik manajer asal Belanda.
Performa tim musim ini terus mendapatkan kritik tajam karena dianggap gagal menunjukkan level permainan yang memuaskan.
Padahal manajemen klub sudah memberikan sokongan dana besar untuk mendatangkan amunisi baru yang sangat berkualitas tinggi.
Salah satu langkah ambisius klub adalah mendatangkan Alexander Isak dengan nilai transfer yang memecahkan rekor Inggris Raya.
Namun investasi besar tersebut belum mampu memberikan dampak instan pada posisi klub di klasemen sementara liga.