- Persija hadapi Madura United di GBK dengan kondisi skuad banyak absen akibat sanksi.
- Mauricio Souza optimis Persija tetap kuat demi mengejar gelar juara Liga 1 musim ini.
- Kemenangan paruh pertama jadi modal mental Persija Jakarta tundukkan Madura United di kandang.
Suara.com - Stadion Utama Gelora Bung Karno bersiap menyambut kembalinya Macan Kemayoran dalam lanjutan Super League Liga 1.
Laga pembuka putaran kedua musim 2025/2026 ini mempertemukan Persija Jakarta dengan tim Madura United.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat 23 Januari 2026 ini menjadi ujian mental tim.
Ribuan Jakmania dipastikan memadati tribun untuk memberikan dukungan moral bagi para pemain di lapangan.
Momentum ini sangat krusial bagi Persija untuk menjaga posisi di papan atas klasemen sementara.
Namun persiapan tuan rumah tidak berjalan mulus karena badai absennya sejumlah pemain pilar utama.
Nama-nama besar seperti Ryo Matsumura dan Fabio Calonego terpaksa tidak bisa diturunkan dalam pertandingan.
Sanksi dari Komite Disiplin PSSI menjadi penyebab utama beberapa pemain asing tersebut harus absen.
Tidak hanya hukuman kartu, masalah kebugaran juga menghantam skuad asuhan pelatih asal Brasil tersebut.
Baca Juga: Prediksi Persis Solo vs Borneo FC di BRI Super Leaguje, 23 Januari 2026
Hanif Sjahbandi dilaporkan sedang dalam masa pemulihan cedera serius bersama pemain pilar lainnya.
Kondisi pincang ini memaksa jajaran pelatih untuk memutar otak lebih keras dalam menentukan taktik.
Latihan intensif telah dijalankan sepanjang pekan untuk mencari pengganti yang sepadan di posisi kosong.
Pemain baru yang didatangkan pada bursa transfer diharapkan bisa langsung nyetel dengan irama permainan.
Meskipun dalam tekanan, Mauricio Souza tetap memancarkan aura positif kepada seluruh anggota tim asuhannya.
“Semua orang tahu bahwa kami memiliki beberapa pemain yang absen. Tapi kami punya waktu yang cukup baik untuk bekerja," kata Mauricio Souza saat konferensi pers jelang laga.