- Pemain keturunan Indonesia, Jordy Wehrmann, mengonfirmasi sedang mengurus proses naturalisasi untuk membela Timnas Indonesia.
- Wehrmann meluruskan kabar lama tentang penolakan membela Garuda, disebabkan kesalahpahaman saat proses transfer klub.
- Kesalahpahaman tersebut terjadi saat PSSI dan Shin Tae-yong menghubunginya tiga sampai empat tahun silam.
Suara.com - Satu pemain keturunan Indonesia, Jordy Wehremann mengakui dirinya sedang mengurus proses naturalisasi untuk membela Timnas Indonesia.
Lebih dari itu, ia juga meluruskan kabar miring yang menyebut dirinya pernah menolak panggilan Skuad Garuda beberapa tahun lalu.
Konfirmasi ini ia sampaikan langsung dalam sebuah perbincangan dengan Youtuber Yussa Nugraha. Saat ditanya mengenai statusnya, Wehrmann memberikan jawaban yang lugas.
"Bro apakah kamu sudah proses naturalisasinya?" tanya Yussa Nugraha dalam kanal Youtube pribadinya.
"Ya harusnya saat ini sudah berjalan (proses naturalisasi)," jawab Jordy Wehrmann.
Klarifikasi ini menjadi penting, mengingat nama Wehrmann sempat hilang dari peredaran setelah rumor penolakannya mencuat tiga hingga empat tahun silam.
Pemain jebolan akademi Feyenoord itu menjelaskan bahwa yang terjadi sebenarnya adalah sebuah kesalahpahaman besar.
"Tentunya sedikit ada miskom dengan apa yang beberapa tahun lalu telah terjadi. Tidak begitu jelas untuk orang-orang apa yang terjadi," kata Wehrmann.
Ia menuturkan, saat PSSI dan pelatih Shin Tae-yong menghubunginya, ia sedang berada di tengah-tengah proses transfer klub yang rumit dan menyita fokusnya.
Baca Juga: Kronologis Emil Audero Ditinggal Bus Usai Kekalahan dari Jay Idzes Cs, Gara-gara Orang Indonesia
"Saat itu saya masih proses transfer klub, terus masih banyak hal yang kurang jelas saat itu. Habis itu saya juga ngobrol sama mereka dan ngobrol dengan coach STY juga 3 atau 4 tahun lalu dan dia tanya apakah saya ingin memperkuat timnas (Indonesia)," jelas Wehrmann.
Ia menegaskan tidak pernah sekalipun menolak tawaran tersebut. Komunikasi yang tidak berjalan lancar pada saat itu membuat seolah-olah dirinya tidak berminat.
"Saya terbuka untuk itu, kami bicara tentang hal itu. Hanya ada kesalahan komunikasi waktu itu, bahwa mereka kira saya menolak dan tidak ingin membela timnas Indonesia. Saya tidak pernah bilang seperti itu, hanya salah komunikasi," jelasnya.
Kini setelah kesalahpahaman itu berlalu, Jordy Wehrmann siap melanjutkan proses yang tertunda untuk berseragam Merah Putih.
Kehadirannya tentu akan menambah kedalaman skuad, mengingat ia memiliki koneksi dengan beberapa pilar Timnas lainnya, seperti pernah satu tim dengan Rafael Struick di ADO Den Haag dan Calvin Verdonk di Feyenoord.