- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, resmi diperkenalkan pada 13 Januari 2026 untuk mempersiapkan agenda besar 2026.
- Herdman mulai intensif memantau Super League dengan menonton laga Persija versus Madura United dan Persita versus Bhayangkara FC.
- Pemantauan langsung ini bertujuan membangun hubungan dan menilai sebanyak mungkin pemain untuk agenda seperti FIFA Series dan Piala AFF.
Suara.com - Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menunjukkan keseriusannya membangun skuad Garuda.
Meski belum terburu-buru menilai kualitas Super League, pelatih asal Inggris itu menegaskan akan melakukan pemantauan intensif demi menyiapkan Timnas Indonesia menghadapi agenda besar sepanjang 2026.
John Herdman resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 13 Januari 2026.
Sejak saat itu, pelatih berusia 50 tahun tersebut langsung tancap gas dengan hadir di sejumlah stadion untuk menyaksikan langsung atmosfer dan kualitas kompetisi domestik.
Langkah awal Herdman dimulai dengan menonton laga Persija Jakarta kontra Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Sehari berselang, ia kembali terlihat di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, saat Persita Tangerang menghadapi Bhayangkara FC, Sabtu (24/1/2026).
Meski aktif memantau, Herdman menegaskan dirinya masih membutuhkan waktu sebelum memberikan penilaian terkait kualitas Super League.
“Saya pikir saya perlu menonton beberapa laga sebelum memberikan opini mengenai liga. Yang saya lakukan sekarang adalah mengamati sebanyak mungkin pemain,” kata Herdman kepada awak media.
Bagi Herdman, kehadiran langsung di stadion bukan sekadar formalitas. Ia menilai interaksi langsung dengan pemain menjadi fondasi penting dalam membangun tim nasional yang solid.
Baca Juga: Malam Kontras Pilar Garuda: Jay Idzes dan Hubner Panen Pujian, Emil Audero-Verdonk Telan Kekalahan
“Bagi saya, penting bagi pemain untuk melihat pelatih di lapangan dan tahu bahwa saya hadir. Ini bagian dari proses membangun hubungan dan memahami kemampuan mereka,” tambahnya.
Ke depan, Herdman memastikan intensitas pemantauan Super League akan semakin ditingkatkan.
Dalam dua hingga tiga bulan ke depan, ia berencana menyaksikan banyak pertandingan sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahun yang padat bagi Timnas Indonesia.
Agenda besar sudah menanti, mulai dari FIFA Series 2026 pada Maret hingga ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026.
Karena itu, Herdman menegaskan pentingnya memiliki skuad yang luas dan kompetitif.
“Kami membutuhkan skuad yang besar, jadi penting bagi saya untuk menilai semua pemain di domestik,” pungkasnya.