- FIFA mengunggah foto kepindahan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung melalui akun media sosial resminya.
- Mantan pemain PSG tersebut telah diperkenalkan secara resmi di hadapan Bobotoh di GBLA.
- Kehadiran Kurzawa bertujuan membantu Persib meraih target juara liga dan prestasi di kompetisi Asia.
Pemain yang tumbuh besar di akademi AS Monaco ini mengungkapkan perasaan bahagianya bisa merapat ke Bandung.
Kurzawa mengaku sangat tidak sabar untuk segera merumput dan memberikan kontribusi nyata bagi strategi pelatih.
Ia membawa misi pribadi untuk membuktikan bahwa kemampuannya masih berada di level tertinggi kompetisi profesional.
"Ini petualangan baru dan saya sangat antusias untuk datang dan bermain di sini. Saya ingin membantu tim, memberikan kualitas saya dan menunjukkan ke mereka siapa saya sebenarnya," ucap Kurzawa.
Keinginan kuat sang bek sayap tersebut diharapkan menjadi suntikan energi baru bagi lini pertahanan tim.
Sebelum berlabuh ke Indonesia, Kurzawa tercatat sebagai pemain yang memiliki jam terbang tinggi di Benua Biru.
Setelah bersinar di Monaco, ia sempat menjadi bagian dari skuad bertabur bintang milik raksasa Prancis, PSG.
Perjalanan kariernya juga mencakup masa peminjaman di klub Liga Inggris, Fulham, serta memperkuat Boavista di Portugal.
Tidak hanya di level klub, ia juga tercatat memiliki 13 penampilan resmi bersama tim nasional senior Prancis.
Baca Juga: Reaksi PSG Atas Kepindahan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung
Pengalaman bertanding di babak kualifikasi Piala Dunia dan Piala Eropa menjadi modal berharga bagi karier barunya.
Manajemen Persib berharap kehadiran pemain berpengalaman ini mampu menjaga kestabilan transisi bertahan maupun menyerang tim.
Maung Bandung saat ini sedang berambisi besar untuk mencatatkan sejarah hattrick juara di kompetisi Super League.
Selain target domestik, tenaga Kurzawa sangat dibutuhkan untuk bersaing di level kontinental, Liga Champions Asia Two.
Visi klub untuk berprestasi di kancah internasional sejalan dengan profil Kurzawa yang terbiasa dengan kompetisi ketat.
Kini, semua mata tertuju pada sejauh mana dampak instan yang bisa diberikan sang pemain di lapangan.