- Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, mendukung boikot Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat karena kekhawatiran keamanan dan politik domestik.
- Wacana boikot muncul akibat ketegangan politik AS dengan Eropa, diperkuat oleh pejabat Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).
- Sebagian besar dari 104 pertandingan Piala Dunia 2026 akan dilaksanakan di Amerika Serikat, menjadikannya fokus utama isu ini.
“Bagi saya, waktu itu sudah pasti telah tiba,” tambahnya.
Dari total 104 pertandingan Piala Dunia 2026, sebanyak 78 laga akan digelar di Amerika Serikat, sehingga peran AS sebagai tuan rumah utama menjadi sorotan dalam wacana tersebut.
Dalam argumennya, Gottlich mengingatkan pada boikot Olimpiade 1980 yang dipimpin Amerika Serikat sebagai respons atas invasi Uni Soviet ke Afghanistan.
“Apa pembenaran boikot Olimpiade pada 1980-an?” ujar Gottlich.
“Menurut perhitungan saya, potensi ancaman saat ini justru lebih besar dibandingkan saat itu. Diskusi ini perlu dilakukan.”
Gottlich menegaskan bahwa dunia sepak bola dan masyarakat internasional harus berani menetapkan batas nilai yang jelas.
“Qatar terlalu politis bagi semua orang, lalu sekarang kita sepenuhnya apolitis? Itu sangat mengganggu saya,” tegasnya.
Kontributor: M.Faqih
Baca Juga: Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026