Alasan Eks Presiden FIFA Sepp Blatter Dukung Boikot Piala Dunia 2026

Galih Prasetyo | Suara.com

Selasa, 27 Januari 2026 | 11:35 WIB
Alasan Eks Presiden FIFA Sepp Blatter Dukung Boikot Piala Dunia 2026
Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter menghadiri sebuah sesi wawancara di Zurich
  • Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, mendukung boikot Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat karena kekhawatiran keamanan dan politik domestik.
  • Wacana boikot muncul akibat ketegangan politik AS dengan Eropa, diperkuat oleh pejabat Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).
  • Sebagian besar dari 104 pertandingan Piala Dunia 2026 akan dilaksanakan di Amerika Serikat, menjadikannya fokus utama isu ini.

Suara.com - Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, secara terbuka mendukung seruan boikot Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat.

Pria berusia 89 tahun itu meminta para suporter untuk tidak datang ke AS selama turnamen berlangsung, dengan alasan kekhawatiran serius terhadap faktor keamanan dan situasi politik domestik negara tersebut.

Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026, dengan tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Blatter menyampaikan sikapnya pada Senin (26/1/2026), sekaligus menguatkan pernyataan pengacara anti-korupsi asal Swiss, Mark Pieth, yang sebelumnya mempertanyakan kelayakan Amerika Serikat sebagai tuan rumah turnamen sepak bola terbesar di dunia itu.

Trofi FIFA World Cup 2026 diperlihatkan kepada media saat Trophy Tour di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/agr]
Trofi FIFA World Cup 2026 diperlihatkan kepada media saat Trophy Tour di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/agr]

Dalam wawancaranya dengan media Swiss Tages-Anzeiger, Pieth menyoroti sejumlah persoalan internal di AS, mulai dari isu marginalisasi oposisi politik hingga dugaan pelanggaran terhadap imigran. Ia bahkan menyarankan agar penggemar sepak bola lebih aman menonton Piala Dunia dari televisi saja.

“Para suporter berisiko menghadapi masalah hukum dan bisa saja dipulangkan secara cepat jika dianggap melanggar aturan otoritas setempat,” ujar Pieth.

Blatter menegaskan dukungannya terhadap pandangan tersebut dan secara eksplisit menyebut boikot sebagai langkah yang layak dipertimbangkan.

Seruan Boikot dari Federasi Jerman

Wacana boikot Piala Dunia 2026 mulai mencuat di Eropa. Seorang pejabat Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) menilai sudah saatnya pembahasan tersebut dilakukan secara serius, menyusul meningkatnya ketegangan politik antara Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa akibat pernyataan Presiden AS, Donald Trump.

Piala Dunia 2026 rencananya digelar pada musim panas mendatang dan akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dengan mayoritas pertandingan berlangsung di wilayah AS.

Ketegangan diplomatik meningkat setelah Trump menuai kecaman dari para pemimpin Eropa karena mengancam akan mengambil alih Greenland, wilayah otonom milik Denmark.

Selain itu, presiden berusia 79 tahun tersebut juga sempat mengancam penerapan tarif dagang terhadap delapan negara Eropa, termasuk Jerman, yang menentang rencana tersebut.

Ilustrasi Donald Trump dan Piala Dunia 2026 [Suara.com]
Ilustrasi Donald Trump dan Piala Dunia 2026 [Suara.com]

Meski Trump kemudian menarik kembali ancaman tarif, hubungan antara pemerintah AS dan sejumlah negara Eropa dinilai masih berada dalam situasi sensitif.

Wakil Presiden DFB sekaligus Presiden klub Bundesliga St Pauli, Oke Gottlich, menyatakan bahwa pembicaraan soal boikot Piala Dunia sudah tidak bisa lagi dihindari.

“Saya benar-benar bertanya-tanya kapan waktunya untuk mulai memikirkan dan membicarakan ini [boikot] secara konkret,” ujar Gottlich kepada surat kabar Hamburger Morgenpost.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026

Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 26 Januari 2026 | 20:00 WIB

Iran Siapkan Markas Perang di Amerika! Kino Sports Complex Jadi Base Camp Piala Dunia 2026

Iran Siapkan Markas Perang di Amerika! Kino Sports Complex Jadi Base Camp Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 26 Januari 2026 | 17:59 WIB

Resmi! Indonesia Ajukan Bidding Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028

Resmi! Indonesia Ajukan Bidding Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028

Bola | Senin, 26 Januari 2026 | 11:53 WIB

Skandal Presiden FIFA, Diprotes Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan Malah Hina Suporter Inggris

Skandal Presiden FIFA, Diprotes Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan Malah Hina Suporter Inggris

Bola | Minggu, 25 Januari 2026 | 10:30 WIB

Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp3,6Miliar, Infantino: Di Resale Bisa Lebih Mahal

Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp3,6Miliar, Infantino: Di Resale Bisa Lebih Mahal

Bola | Minggu, 25 Januari 2026 | 10:24 WIB

Terkini

FIFA Kenalkan Aturan Baru Kartu Merah di Piala Dunia 2026 untuk Perangi Rasisme

FIFA Kenalkan Aturan Baru Kartu Merah di Piala Dunia 2026 untuk Perangi Rasisme

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 14:27 WIB

Perjuangan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 Diangkat ke Film Dokumenter, Tayang Juni

Perjuangan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 Diangkat ke Film Dokumenter, Tayang Juni

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 14:17 WIB

Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Prioritaskan Persib Bandung

Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Prioritaskan Persib Bandung

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 14:09 WIB

Kesulitan di Klub, Mees Hilgers Masih Layak Dipanggil Timnas Indonesia?

Kesulitan di Klub, Mees Hilgers Masih Layak Dipanggil Timnas Indonesia?

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 14:08 WIB

85 Gol dalam 100 Laga: Kylian Mbappe Lebih Tajam dari Benzema, Nyaris Samai Ronaldo

85 Gol dalam 100 Laga: Kylian Mbappe Lebih Tajam dari Benzema, Nyaris Samai Ronaldo

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 13:55 WIB

Hadiah Uang Juara Piala Dunia 2026 Naik

Hadiah Uang Juara Piala Dunia 2026 Naik

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 13:50 WIB

Vincent Kompany Optimistis Bayern Munich Bisa Balikkan Keadaan Lawan PSG

Vincent Kompany Optimistis Bayern Munich Bisa Balikkan Keadaan Lawan PSG

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 13:37 WIB

Nova Arianto Buka Pintu Maaf untuk Fadly Alberto, Tunggu Keputusan Komdis PSSI

Nova Arianto Buka Pintu Maaf untuk Fadly Alberto, Tunggu Keputusan Komdis PSSI

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 13:36 WIB

Persiapan Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Sertakan 7 Pemain Diaspora

Persiapan Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Sertakan 7 Pemain Diaspora

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 13:36 WIB

Luis Enrique Puji Mental Juang PSG saat Kalahkan Bayern Munich

Luis Enrique Puji Mental Juang PSG saat Kalahkan Bayern Munich

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 13:34 WIB