CAS Kabulkan Banding Malaysia, 7 Pemain Naturalisasi Terbebas dari Sanksi Berat FIFA Hari Ini

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 27 Januari 2026 | 16:27 WIB
CAS Kabulkan Banding Malaysia, 7 Pemain Naturalisasi Terbebas dari Sanksi Berat FIFA Hari Ini
Federasi Malaysia (FAM)
baca 10 detik
  • CAS menangguhkan sanksi 12 bulan terhadap tujuh pemain naturalisasi timnas sepak bola Malaysia.

  • FIFA sebelumnya mendenda FAM Rp7,5 miliar akibat dugaan pemalsuan dokumen pemain kualifikasi.

  • Tujuh pemain kini boleh bertanding kembali sambil menunggu putusan final dari pengadilan.

Suara.com - Kabar gembira menghampiri dunia sepak bola Malaysia setelah tujuh pemain naturalisasi mereka mendapatkan kepastian hukum.

Pengadilan Arbitrase Olahraga atau CAS secara resmi memberikan penangguhan sementara terhadap hukuman larangan bertanding satu tahun.

Langkah ini diambil guna merespons banding yang diajukan oleh pihak Federasi Sepak Bola Malaysia terkait sanksi FIFA.

Situasi ini membuat para pemain yang sebelumnya terancam absen lama kini bisa bernapas dengan lega.

Mereka diperbolehkan untuk kembali berkompetisi secara aktif di berbagai level turnamen sepak bola profesional internasional.

Pihak otoritas hukum olahraga tertinggi tersebut menilai perlu adanya peninjauan ulang sebelum vonis final ditetapkan nanti.

Secara otomatis, hukuman yang sebelumnya telah diketuk oleh FIFA tidak lagi berlaku untuk sementara waktu.

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyambut baik keputusan ini melalui pengumuman resmi di kanal media sosialnya.

Kutipan resmi FAM menyebutkan status terkini para atlet tersebut dengan sangat jelas dan terperinci kepada publik.

baca juga

“Keputusan ini berarti sanksi larangan 12 bulan dari seluruh aktivitas sepak bola yang dijatuhkan FIFA kepada tujuh pemain tersebut ditangguhkan sementara, dan mereka diizinkan melanjutkan karir serta berpartisipasi dalam seluruh kegiatan sepak bola hingga keputusan final atas banding di CAS ditetapkan,” demikian pernyataan resmi Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) melalui akun Facebook pada Selasa.

Setidaknya ada tujuh nama yang masuk dalam daftar pemain yang mendapatkan manfaat dari putusan interim ini.

Deretan pemain tersebut antara lain adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, serta Joao Figueiredo.

Selain itu, terdapat nama Gabriel Palmero, Jon Irazabal, hingga Hector Hevel yang juga bebas dari jeratan hukuman.

Ketujuh penggawa ini sebelumnya dilarang menyentuh lapangan hijau akibat dugaan pelanggaran administratif yang sangat serius.

Kini, mereka memiliki kesempatan untuk membuktikan kualitas mereka di lapangan sambil menunggu proses persidangan berakhir sepenuhnya.

Konflik ini bermula ketika FIFA menjatuhkan hukuman disiplin yang sangat berat pada bulan September tahun lalu.

Induk organisasi sepak bola dunia tersebut melarang ketujuh pemain itu beraktivitas di dunia sepak bola.

Hukuman tersebut tidak hanya menyasar individu pemain, namun juga memberikan dampak finansial besar bagi pihak federasi.

FAM diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 franc Swiss atau setara dengan angka Rp7,5 miliar rupiah.

Sanksi ini muncul setelah adanya temuan mengejutkan terkait keabsahan dokumen para pemain dalam laga kualifikasi.

FIFA menduga kuat adanya penggunaan dokumen yang tidak asli saat mendaftarkan pemain naturalisasi tersebut ke turnamen.

Dokumen tersebut digunakan agar para pemain bisa memperkuat timnas Malaysia saat berhadapan dengan tim nasional Vietnam.

Laga krusial dalam kualifikasi Piala Asia tersebut menjadi titik awal terbongkarnya skandal yang mencoreng wajah federasi.

Karena bukti awal dianggap kuat, FIFA sempat menolak mentah-mentah upaya keberatan yang diajukan oleh pihak FAM.

Kondisi terjepit inilah yang kemudian memaksa federasi Malaysia untuk mencari keadilan di tingkat Pengadilan Arbitrase.

Selain sanksi individu dan denda, FIFA juga mengambil langkah tegas terhadap operasional organisasi internal milik FAM.

Otoritas tertinggi dunia itu menyatakan akan melakukan penyelidikan mendalam mengenai cara kerja birokrasi di dalam federasi.

Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada lagi praktik manipulasi data yang bisa merugikan integritas olahraga.

Dampak dari skandal ini juga merembet pada catatan statistik pertandingan resmi yang telah dijalani sebelumnya.

FIFA secara resmi telah membatalkan hasil dari tiga laga internasional yang dimainkan oleh skuad Harimau Malaya.

Pembatalan hasil laga tersebut dilakukan karena Malaysia dianggap menurunkan pemain yang secara hukum tidak memenuhi syarat.

Poin yang didapatkan dari pertandingan tersebut hangus dan tidak lagi dihitung dalam pemeringkatan resmi sepak bola dunia.

Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh negara dalam menjalankan proses naturalisasi pemain secara transparan.

Meski saat ini pemain bisa bermain, investigasi menyeluruh masih terus berjalan di bawah pengawasan ketat FIFA.

Masa depan sepak bola Malaysia kini bergantung sepenuhnya pada keputusan akhir yang akan dikeluarkan oleh CAS.

Para pendukung tim nasional Malaysia kini menunggu dengan cemas hasil akhir dari sengketa hukum yang panjang ini.

Kembalinya tujuh pemain ini ke lapangan diharapkan mampu mendongkrak kembali performa tim yang sempat terpuruk akibat sanksi.

Federasi berharap argumen yang mereka sampaikan di pengadilan bisa membatalkan seluruh hukuman FIFA secara permanen.

Untuk sementara, kompetisi liga dan agenda timnas bisa kembali diramaikan oleh kehadiran para pemain naturalisasi tersebut.

Dunia sepak bola Asia Tenggara kini memantau dengan saksama bagaimana akhir dari drama dokumen palsu ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konjen RI Respon Kabar Proyek Jembatan Indonesia-Malaysia: Sudah Ada Komunikasi

Konjen RI Respon Kabar Proyek Jembatan Indonesia-Malaysia: Sudah Ada Komunikasi

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:09 WIB

Apakah Listrik 900 Watt Bisa Cas Motor Listrik? Cek 3 Syarat Agar Aman Tanpa Naik Daya

Apakah Listrik 900 Watt Bisa Cas Motor Listrik? Cek 3 Syarat Agar Aman Tanpa Naik Daya

Otomotif | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:48 WIB

Ordal PSSI Akui Timnas Indonesia Terancam Melemah Andai Liga tak Berbenah

Ordal PSSI Akui Timnas Indonesia Terancam Melemah Andai Liga tak Berbenah

Bola | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:55 WIB

Terkini

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 11:35 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:33 WIB

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

Jogja | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 11:29 WIB

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:26 WIB

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 11:25 WIB

Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat

Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 11:24 WIB

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 11:15 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

Kalbar | Minggu, 13 September 2026 | 11:13 WIB

×