-
The Jakmania belum merasa puas terhadap transfer pemain baru Persija karena performanya belum teruji.
-
Ketua Jakmania menuntut aksi nyata Shayne Pattynama dan Paulo Ricardo di pertandingan mendatang.
-
Adaptasi dan chemistry pemain baru menjadi kunci utama kesuksesan Persija Jakarta di lapangan.
Walaupun belum merasa puas sepenuhnya, Diky tetap memberikan kredit positif atas kinerja manajemen dalam mencari pemain.
Ia mengakui bahwa langkah Persija kali ini cukup mengejutkan dengan mendatangkan nama-nama yang punya profil tinggi.
Pilihan pemain yang diambil manajemen dianggap sangat kompetitif dan memiliki potensi besar untuk mengangkat performa tim.
“Kalau secara nama dan track record, pemain yang diambil Persija sekarang bagus-bagus. Bisa dibilang pemain yang oke,” lanjutnya.
Reputasi pemain yang bergabung kali ini memang membawa harapan baru bagi publik sepak bola Jakarta yang rindu prestasi.
Namun, Diky mengingatkan bahwa sepak bola bukanlah olahraga individu yang hanya mengandalkan kemampuan satu orang saja.
Faktor luar teknis seperti chemistry dan kecepatan memahami strategi pelatih menjadi kunci yang sangat krusial di liga Indonesia.
Tanpa adanya keterikatan kuat antar pemain lama dan baru, nama besar hanya akan menjadi beban bagi klub.
“Kita harus lihat hasil di lapangan, bagaimana kerja samanya dengan tim, adaptasinya cepat atau tidak. Itu yang paling penting,” tegas Diky.
Baca Juga: Segini Gaji Shayne Pattynama di Buriram United, Persija Membayar Sama?
Ketajaman taktik tim hanya bisa maksimal jika proses sosialisasi pemain baru berjalan dengan mulus tanpa kendala komunikasi.
Diky sangat berharap agar tim pelatih segera menurunkan seluruh pemain baru pada laga-laga krusial di depan mata.
Suporter ingin melihat Shayne Pattynama dan Paulo Ricardo segera melakukan debut untuk memperkokoh lini pertahanan Macan Kemayoran.
Kehadiran mereka di lapangan sangat dinanti untuk memberikan warna baru dalam gaya permainan Persija yang sedang berkembang.
“Harusnya di next match sudah bisa main, seperti Shayne dan Paulo. Alaaeddine sama Fajar sudah main dan sudah kelihatan, walaupun memang belum maksimal. Tapi ya kita lihat lagi ke depannya,” pungkasnya.
Hanya konsistensi dan kemenangan yang mampu mengubah keraguan The Jakmania menjadi tepuk tangan meriah di tribun stadion.