- Timnas Inggris mengajukan Swope Soccer Village di Kansas City, Missouri, sebagai markas utama Piala Dunia 2026.
- Kansas City dipilih karena lokasinya yang strategis, meskipun pengesahan resmi oleh FIFA baru terjadi Februari 2026.
- Sebelum ke markas utama, Inggris akan menjalani pemusatan latihan pra-turnamen serta dua laga uji coba di Florida.
Suara.com - Timnas Inggris resmi mengajukan Kansas City, Missouri, sebagai markas utama mereka untuk kampanye Piala Dunia 2026. Federasi Sepak Bola Inggris (FA) telah mengajukan Swope Soccer Village sebagai basis latihan harian utama anak asuh Thomas Tuchel.
Meski FIFA baru akan mengesahkan lokasi resmi markas tiap negara pada awal Februari 2026, sumber internal menyebutkan bahwa Inggris sangat berpeluang mendapatkan lokasi pilihan mereka.
Swope Soccer Village dikenal sebagai fasilitas olahraga modern dengan standar internasional dan infrastruktur lengkap, menjadikannya salah satu pusat latihan terbaik di Amerika Serikat.
Dalam fase grup Grup L Piala Dunia 2026, Inggris dijadwalkan menghadapi, Kroasia di Arlington, Texas, lalu melawan Ghana di Foxborough, serta hadapi Panama di East Rutherford, New Jersey.
![Tuchel Kritik 3 Pemain Inggris Usai Menang 2-0 Atas Andorra [Instagram Inggris]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/07/65351-timnas-inggris.jpg)
Kansas City dipilih FA karena kota ini memiliki lokasi cukup strategis, karenanya Kansas City juga dijuluki The Heart of America alias jantunnya Amerika karena faktor geografis.
Sebelum menuju Kansas City, Inggris akan menggelar kamp pemusatan latihan pra-turnamen di Florida.
Di sana, mereka dijadwalkan menjalani dua laga uji coba, sebelum bertolak ke markas utama di Missouri.
Mantan kapten Inggris, Alan Shearer, menegaskan bahwa faktor utama keberhasilan kamp tim bukan hanya fasilitas, tetapi hasil pertandingan.
“Anda bisa memiliki fasilitas terbaik di dunia, tapi hasil pertandingan yang menentukan suasana tim,” ujarnya dilansir dari BBC.
Baca Juga: H-134 Piala Dunia 2026: Harga Hotel di AS, Kanada dan Meksiko Meroket, Suporter Berebut Reservasi
Menurut Shearer, kehidupan di kamp Piala Dunia seperti berada dalam “gelembung tertutup”, jauh dari keluarga, tekanan tinggi, tetapi juga berpotensi menjadi pengalaman terbaik dalam hidup seorang pemain.
Ia juga menyoroti tantangan era modern, di mana pemain harus menghadapi tekanan media sosial dan sorotan publik global, berbeda dengan era sebelumnya.