- Ajax Amsterdam telah memantau performa dan mentalitas "training beast" Maarten Paes selama dua tahun sebelum akhirnya menebusnya dari klub Amerika Serikat, FC Dallas.
- Kehadiran Paes diproyeksikan untuk memberikan stabilitas di sektor penjaga gawang Ajax yang saat ini diisi oleh kiper pinjaman Liverpool dan penjaga gawang veteran.
- Nilai transfer lebih dari satu juta euro disepakati karena faktor kedekatan Jordi Cruyff dengan pihak Indonesia serta momentum jeda kompetisi Major League Soccer (MLS).
Suara.com - Keputusan Ajax Amsterdam memboyong kiper andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes, ternyata bukan merupakan sebuah langkah yang diambil secara impulsif pada bursa transfer kali ini.
Klub raksasa Belanda tersebut dilaporkan Voetbal Primeur, Rabu (28/1/2026), sudah memantau performa Maarten Paes selama dua tahun terakhir saat dirinya masih membela klub Major League Soccer (MLS), FC Dallas.
Kedekatan Direktur Teknis Jordi Cruyff dengan federasi sepak bola tanah air juga disinyalir menjadi salah satu faktor pendukung kembalinya sang penjaga gawang ke kompetisi kasta tertinggi Belanda.
Ajax Amsterdam tidak hanya memantau performa teknis Maarten Paes di atas lapangan, tetapi juga mengamati perilakunya di dalam ruang ganti tim selama di Amerika Serikat.
Pemain berusia 27 tahun tersebut dipandang sebagai sosok kiper pelapis yang ideal karena memiliki reliabilitas yang sangat tinggi bagi kebutuhan klub besar.
Manajemen klub asal Amsterdam itu melabeli kiper utama Timnas Indonesia ini sebagai "training beast" karena dedikasinya yang luar biasa dalam setiap sesi latihan.
Mentalitas elit yang dimiliki Paes diharapkan mampu menularkan semangat positif sekaligus meningkatkan level permainan rekan setim lainnya di dalam skuad.
Perekrutan ini juga menjadi bagian dari rencana jangka panjang Ajax Amsterdam untuk menyeimbangkan komposisi penjaga gawang mereka.
Saat ini Ajax masih memiliki Vitezslav Jaros yang dipinjam dari Liverpool serta kiper senior berusia 42 tahun, Remko Pasveer, yang sudah mendekati masa pensiun.
Baca Juga: 1 Detik Gabung Ajax Amsterdam, Maarten Paes Geser Kiper Liverpool
Kehadiran Maarten Paes diharapkan mampu memberikan stabilitas serta kontinuitas yang sangat dibutuhkan oleh lini pertahanan tim.
Faktor momentum bursa transfer juga menjadi alasan kuat di balik kesepakatan nilai transfer yang menyentuh angka lebih dari satu juta euro tersebut.
FC Dallas bersedia memberikan kerja sama penuh untuk melepas sang pemain karena kompetisi MLS saat ini sedang memasuki masa jeda musim.
Hubungan baik antara Jordi Cruyff dengan Maarten Paes menjadi kunci kelancaran negosiasi karena sang direktur juga memiliki peran sebagai penasihat bagi PSSI.
Maarten Paes sendiri tercatat sudah mengantongi total sepuluh caps bersama Timnas Indonesia sejak resmi menjalani debut internasionalnya.
Meskipun tidak mendapatkan jaminan posisi sebagai kiper utama, Ajax Amsterdam tetap memberikan peran strategis bagi Paes baik di dalam maupun di luar lapangan hijau.