- Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, resmi pindah dari FC Dallas menuju Ajax Amsterdam pada bursa transfer musim dingin.
- Ajax merekrut Paes karena darurat kiper akibat peminjaman Jaros berakhir dan Pasveer sudah menua.
- Transfer permanen senilai lebih dari satu juta euro ini didukung rekomendasi Direktur Teknis Jordi Cruyff.
Suara.com - Teka-teki masa depan Maarten Paes akhirnya terjawab pada bursa transfer musim dingin.
Kiper andalan Timnas Indonesia itu dipastikan meninggalkan FC Dallas untuk bergabung dengan Ajax Amsterdam.
Kepastian transfer ini diperkuat setelah Fabrizio Romano memberi stempel “Here We Go”.
Namun, keputusan Ajax merekrut Paes justru memunculkan banyak tanda tanya.
Mengapa klub sebesar Ajax begitu serius mendatangkan kiper dari Major League Soccer?
Media Belanda, Algemeen Dagblad, membongkar alasan utama di balik transfer ini.
Ajax ternyata sedang berada dalam situasi darurat di sektor penjaga gawang.
Manajemen klub tengah menyiapkan rencana penyelamatan untuk musim depan.
Ajax terancam kehilangan dua kiper utamanya sekaligus dalam waktu dekat.
Baca Juga: John Herdman Sudah Punya Rencana Soal Lokasi TC Timnas Indonesia
Vitezslav Jaros masih berstatus pinjaman dari Liverpool dan belum tentu bertahan.
Sementara itu, Remko Pasveer yang menjadi pelapis sudah berusia 42 tahun.
Kondisi tersebut memaksa Ajax bergerak cepat mencari solusi jangka panjang.
Maarten Paes dinilai sebagai opsi paling logis dan strategis untuk masa depan.
Ajax pun tak main-main dengan menyodorkan kontrak jangka panjang hingga 2029.
Kesepakatan ini bersifat permanen dengan nilai transfer lebih dari satu juta euro.