- Ramadhan Sananta di DPMM FC Liga Super Malaysia terancam karena produktivitas golnya masih rendah.
- Sananta baru mencetak empat gol dalam 18 laga, kalah dari Jordan Murray dan Hakeme Yazid.
- Kedatangan striker baru Christian Irobiso semakin memperumit situasi posisi bermain reguler Sananta.
Suara.com - Tempat Ramadhan Sananta di lini depan DPMM FC kini berada dalam situasi yang tidak sepenuhnya aman.
Penyerang Timnas Indonesia itu masih dinantikan ketajamannya di Liga Super Malaysia 2025/2026.
Di tengah penantian tersebut, posisi Sananta justru mendapat ancaman serius.
Produktivitas gol pemain berusia 23 tahun itu memang masih jauh dari harapan.
Dari total 18 laga di semua ajang, Sananta baru mencetak empat gol dan dua assist.
Catatan itu kalah dibandingkan Jordan Murray yang sudah mengoleksi enam gol dan empat assist.
Selain itu, winger lokal Hakeme Yazid juga tampil lebih tajam dengan enam gol dan dua assist.

Sananta sempat kembali mencetak gol di ajang Piala Malaysia 2026.
Ia membantu DPMM FC menaklukkan Kelantan Red Warriors dan memutus puasa gol.
Baca Juga: Apa Kabar Julian Oerip, Masih Ada Kans Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia?
Gol tersebut diharapkan bisa mengangkat kepercayaan diri Sananta.
Namun, di Liga Super Malaysia, gol terakhirnya tercatat pada pekan ke-12.
Sejak saat itu, Sananta absen mencetak gol dalam empat pertandingan beruntun.
Situasi makin rumit setelah DPMM FC mendatangkan striker Nigeria, Christian Irobiso.
Penyerang anyar tersebut langsung menjadi pesaing Sananta di lini depan.
Pada beberapa laga, Sananta bahkan mulai kehilangan porsi bermain reguler.