-
Persita menjamu Persija pada pekan ke-19 Super League di Indomilk Arena sore ini.
-
Persija mengandalkan motivasi tinggi usai menang atas Madura United di laga sebelumnya.
-
Kapten Persita bertekad balas dendam setelah kalah empat gol pada putaran pertama.
Suara.com - Stadion Indomilk Arena akan menjadi saksi bisu pertarungan epik antara Persita Tangerang melawan Persija Jakarta.
Pertemuan kedua tim besar ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 30 Januari 2026 pukul 15.30 WIB.
Laga pekan ke-19 Super League 2025/2026 ini diprediksi akan berjalan dengan tensi tinggi sejak menit awal.
Kedua kesebelasan membawa modal positif yang membuat jalannya pertandingan semakin sulit untuk ditebak oleh para penggemar.
Anda dapat menemukan akses menyaksikan pertandingan melalui tautan yang tersedia pada bagian penutup artikel ini.
Persija Jakarta datang dengan kepercayaan diri yang meluap setelah berhasil menundukkan Madura United sebelumnya.
Kemenangan dua gol tanpa balas tersebut menjadi pelecut semangat bagi skuad Macan Kemayoran untuk terus merangkak naik.
Pelatih kepala, Mauricio Souza, mengungkapkan rasa puasnya terhadap persiapan matang yang telah dilakukan oleh anak asuhnya.
Ketelitian dalam menyusun strategi menjadi kunci utama bagi tim ibu kota dalam menghadapi tekanan di kandang lawan.
Baca Juga: Ogah Pulang Malu, Rio Fahmi Incar Poin Penuh Persija Jakarta di Markas Persita Tangerang
Souza menilai transisi permainan timnya sudah menunjukkan grafik yang sangat memuaskan selama sesi latihan intensif pekan ini.
“Semuanya berjalan sesuai dengan apa yang kami harapkan. Pekan ini sangat produktif. Para pemain menunjukkan dedikasi penuh sepanjang pekan,” ujar pelatih Persija, Mauricio Souza.
Juru taktik berkebangsaan Brasil tersebut menyadari bahwa Persita kini bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata lagi.
Pihak manajemen dan tim pelatih Persija dikabarkan telah membedah seluruh rekaman pertandingan terakhir milik sang tuan rumah.
Langkah ini diambil guna meminimalisir kesalahan elementer yang bisa berakibat fatal bagi posisi mereka di klasemen.
Kesiapan fisik dan mental menjadi fokus utama Souza agar pasukannya tidak goyah menghadapi teror suporter lawan.